<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Asabri &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/asabri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Feb 2020 05:20:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Asabri &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Asabri Akan Libatkan Polri dan Kemhan Tagih Utang Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/asabri-akan-libatkan-polri-dan-kemhan-tagih-utang-benny-tjokrosaputro-dan-heru-hidayat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2020 15:26:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Tjokrosaputro]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Heru Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwasraya]]></category>
		<category><![CDATA[PT Asabri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=74150</guid>

					<description><![CDATA[PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) menuntut pertanggungjawaban dari Benny Tjokrosaputro (Bentjok) dan Heru Hidayat perihal penurunan aset perusahaan akibat oleh penempatan investasi pada saham-saham milik keduanya. PinterPolitik.com Perusahaan asuransi pelat merah ini juga akan meminta bantuan kepada pihak Kepolisian RI (Polri) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk ikut menagih utang dari kedua orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) menuntut pertanggungjawaban dari Benny Tjokrosaputro (Bentjok) dan Heru Hidayat perihal penurunan aset perusahaan akibat oleh penempatan investasi pada saham-saham milik keduanya.</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">P</span>erusahaan asuransi pelat merah ini juga akan meminta bantuan kepada pihak Kepolisian RI (Polri) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk ikut menagih utang dari kedua orang yang dinilai paling bertanggung jawab atas kasus yang dialami&nbsp; perusahaan asuransi yang manangani para angggota TNI dan Polri tersebut.</p>
<p>Direktur Utama Asabri, Sonny Widjaja, mengatakan bahwa berdasarkan kalkulasi yang dilakukan, penurunan nilai aset investasi yang dialami Asabri mencapai angka Rp 11,4 triliun. Sonny mengaku, kedua pihak yang bersangkutan telah menandatangani surat pernyataaan komitmen pertanggungjawaban.</p>
<p>&#8220;Total aset tahun 2018 sebesar Rp 19,4 triliun, sedangkan <em>unaudited</em> 2019 sebesar Rp 10,6 triliun. Ini terjadi karena penurunan nilai saham dan reksadana dua orang yang menjadi tetangga sebelah (Bentjok dan Heru Hidayat),&#8221; tegas Sonny.</p>
<p>Untuk memastikan dana tersebut kembali ke kas Asabri, Sonny mengatakan bahwa pihaknya juga akan meminta bantuan kepada pihak kepolisian (Polri) dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) untuk ikut menagih uang tersebut dari Bentjok dan Heru Hidayat.</p>
<p>Menurutnya, Asabri tidak punya kewenangan untuk menarik aset milik kedua tersangka itu sehingga butuh bantuan dari Polri sebagai pihak yang berwenang.</p>
<p>&#8220;Kami juga memberdayakan kepolisian untuk bisa menagih. Kami sudah lapor ke Kementerian Pertahanan, ke Polri, yang terjadi ini sehingga beliau-beliau berkenan membantu pemulihan (dana) dari dua orang ini (Bentjok dan Heru Hidayat),&#8221; tandas Sonny. (R58)</p>
<p><iframe title="SEJARAH REPUBLIK LANFANG: REPUBLIK PERTAMA DI NUSANTARA?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/v-MItMh1KP0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/02/Benny-Tjokro.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kerugian Negara Akibat Kasus PT Jiwasraya Terus Membengkak</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/kerugian-negara-akibat-kasus-pt-jiwasraya-terus-membengkak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2020 10:32:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwasraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=73891</guid>

					<description><![CDATA[Jumlah kerugian negara akibat dugaan penyalahgunan dana milik PT Asuransi Jiwasraya bertambah dari taksiran awal Rp 13,7 triliun menjadi Rp 17 triliun. Membengkaknya kerugian dari kasus yang membelit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang asuransi tersebut diungkapkan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (14/2) kemarin. PinterPolitik.com Direktur Penyidikan pada  Jampidsus Kejagung,  Agung Febrie Adriansyah mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Jumlah kerugian negara akibat dugaan penyalahgunan dana milik PT Asuransi Jiwasraya bertambah dari taksiran awal Rp 13,7 triliun menjadi Rp 17 triliun. Membengkaknya kerugian dari kasus yang membelit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang asuransi tersebut diungkapkan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (14/2) kemarin.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">D</span>irektur Penyidikan pada  Jampidsus Kejagung,  Agung Febrie Adriansyah mengatakan dugaan kerugian negara ini terhitung untuk periode 10 tahun, yakni sejak 2008 sampai 2018, sesuai masa penyidikan yang ditetapkan Kejagung dibantu oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p>
<p>Menurut Agung, angka tersebut diperkirakan masih bisa bertambah seiring proses audit terhadap pengelolaan keuangan dan investasi di perusahaan pelat merah ini masih berlangsung. &#8220;Perkiraan sekitar angka Rp 17 triliun. Tapi <em>real</em> di hitungan BPK, dia (perhitungan) akan berkembang terus nanti,&#8221; ujar Febrie.</p>
<p>Saat ditanyai kasus tersebut, Wakil Menteri BUMN 2, Kartika Wirjoatmodjo membenarkan bahwa kerugian negara akibat kasus Jiwasraya memang semakin membengkak.</p>
<p>&#8220;Memang bertambah, karena kan memang sudah diidentifikasi pertumbuhan nilai sahamnya memang segitu. Jadi itu tergantung hasil audit terakhir,&#8221; ujarnya saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (15/2).</p>
<p>Kartika mengatakan, Kejaksaan Agung dan BPK kini tengah mengaudit nilai kerugian negara yang disebabkan Jiwasraya pada 2019. Dia pun menargetkan hasil perhitungan akan keluar pada Maret 2020.</p>
<p>&#8220;Ini kita lagi audit yang tahun 2019, mungkin selesai sekitar bulan Maret nanti,&#8221; papar Kartika. Namun Kartika tidak menjelaskan lebih lanjut tentang potensi penambahan kerugian negara tersebut.</p>
<p>Sementara itu, pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), berencana merilis hasil investigasi atas perhitungan kerugian negara akibat kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) pada akhir Februari ini.</p>
<p>Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Selvia Vivi Devianti di Jakarta, mengatakan pihaknya tengah memproses audit kerugian negara terkait kasus PT Jiwasraya dan PT Asabri.</p>
<p>&#8220;Jiwasraya dan Asabri kita sedang proses. <em>Deadline</em>-nya kan akhir Februari untuk kerugian negara,&#8221; jelas Selvia.</p>
<p>Menurutnya laporan tersebut akan diumumkan dalam forum formal. Harapannya, informasi yang disampaikan nanti dapat terkonfirmasi dengan jelas.</p>
<p>&#8220;Semoga jawabannya nanti enggak basa-basi saja, karena memang pemeriksaan investigatif (Jiwasraya dan Asabri) ini kami berkaitan dengan masalah hukum,&#8221; tandas Selvia. (R58)</p>
<p><iframe title="SEJARAH REPUBLIK LANFANG: REPUBLIK PERTAMA DI NUSANTARA?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/v-MItMh1KP0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/02/jiwasraya-asabri-1024x568.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sunda Empire Hanya Pengalihan Isu?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/sunda-empire-hanya-pengalihan-isu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R53]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2020 11:43:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwasraya]]></category>
		<category><![CDATA[Keraton Agung Sejagat]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Natuna]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalihan Isu]]></category>
		<category><![CDATA[Sleeper effect]]></category>
		<category><![CDATA[Sunda Empire]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72536</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah ramainya berbagai isu miring yang berseliweran di media massa, mulai dari konflik Natuna, kasus Jiwasraya dan Asabri, serta kasus suap yang melibatkan KPU dan PDIP, fenomena Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire tiba-tiba muncul di headline pemberitaan berbagai media dan menarik perhatian masyarakat luas. Lantas, benarkah viralnya fenomena tersebut untuk mengalihkan perhatian publik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Di tengah ramainya berbagai isu miring yang berseliweran di media massa, mulai dari konflik Natuna, kasus Jiwasraya dan Asabri, serta kasus suap yang melibatkan KPU dan PDIP, fenomena Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire tiba-tiba muncul di <em>headline</em> pemberitaan berbagai media dan menarik perhatian masyarakat luas. Lantas, benarkah viralnya fenomena tersebut untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu penting lain yang belakangan ini terjadi?</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">P</span>ada konteks munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo dan Sunda Empire di Bandung, Profesor Salim Said benar-benar senada dengan Presiden ke-32 Amerika Serikat (AS), Franklin Delano Roosevelt yang menyebutkan bahwa “di dalam politik tidak ada hal yang terjadi secara kebetulan. Jika itu terjadi, kita dapat bertaruh bahwa hal tersebut telah direncanakan”.</p>
<p>Di dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada 21 Januari 2020, Profesor Salim Said <a href="https://www.youtube.com/watch?v=rxrZ971-_58"><strong>menerangkan</strong></a> bahwa sejak era Presiden Soekarno, kasus di mana terdapat pihak yang mengklaim sebagai keturunan raja selalu terjadi. Menariknya, dari banyaknya kasus yang ia temui, fenomena tersebut kerap terjadi di Pulau Jawa.</p>
<p>Menurutnya, setidaknya terdapat dua hal yang membuat fenomena ini marak terjadi di Pulau Jawa.</p>
<p><em>Pertama</em>, secara budaya, di Jawa memang kental dengan sejarah keraton dan kerajaan. Sehingga, ini akan membuat masyarakat Jawa akan begitu dekat cerita-cerita keturunan raja yang dibawa.</p>
<p><em>Kedua</em>, karena menurutnya Pulau Jawa memiliki signifikansi politik. Simpulan ini didapatkannya setelah mewawancarai salah satu pemimpin pemberontakan Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta), Herman Nicolas Ventje Sumual, yang menyebutkan targetnya adalah untuk merebut Jawa. Menurut Sumual, apabila tidak menguasai Jawa maka usaha untuk melakukan pemberontakan adalah sia-sia.</p>
<p>Atas berbagai fenomena tersebut, Salim Said menegaskan mestilah terdapat kepentingan yang bersembunyi di belakang viralnya fenomena tersebut, baik itu kepentingan ekonomi maupun kepentingan politik.</p>
<p>Di acara yang sama, sejarawan Ridwan Saidi juga menyimpulkan hal yang sama bahwa terdapat <em>hidden system</em> yang merancang viralnya Keraton Agung Sejagat maupun Sunda Empire. Menurutnya, viralnya fenomena ini ditujukan untuk <a href="https://www.youtube.com/watch?v=G6FJ4RbEEV8"><strong>memecah fokus</strong></a> masyarakat terhadap isu yang tengah menyedot perhatian publik, seperti kasus Natuna.</p>
<p>Tentu pertanyaannya, benarkah viralnya Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire ditujukan untuk memecahkan fokus masyarakat ataupun memiliki kepentingan politik tertentu di belakangnya?</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B7qD3CFgKGM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7qD3CFgKGM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7qD3CFgKGM/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Sunda Empire klaim sebagai kekaisaran dunia.⠀ ⠀ #infografik #infografis #politik #politikindonesia #politikluarnegeri #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-01-23T09:30:22+00:00">Jan 23, 2020 at 1:30am PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<h4><strong>Mengapa Dapat Terjadi?</strong></h4>
<p>Menimbang pada pernyataan Salim Said bahwa peristiwa serupa kerap terjadi sejak dahulu, tentu pertanyaannya mengapa selalu terdapat kelompok masyarakat yang hanyut di dalam cerita-cerita kerajaan tersebut?</p>
<p>Konteks masalah tersebut dapat kita jawab dengan konsep psikologi yang ditemukan oleh psikolog, Carl Hovland yang bernama <em>sleeper effect </em>atau efek tertidur. Efek tertidur yang dimaksud di sini terkait dengan mereka yang mempercayai suatu propaganda atau konspirasi terjadi karena adanya kecenderungan psikologis manusia untuk mengabaikan atau cepat melupakan fakta – atau manusia cenderung tertidur melihat fakta.</p>
<p>Efek ini tercipta tidak lain karena keterbatasan dari memori manusia itu sendiri yang cenderung lebih cepat memudarkan atau melupakan sumber informasi daripada informasi atau argumentasi yang diterima. Dengan kata lain, ini sebenarnya menjelaskan bahwa kognisi manusia sebenarnya lebih tertarik pada suatu informasi ketimbang sumber informasi itu sendiri.</p>
<p>Efek tertidur terhadap fakta ini dengan jelas terlihat dari keterangan Toto sang Raja Keraton Agung Sejagat ataupun Rangga yang merupakan petinggi di Sunda Empire yang menyebut berbagai cerita konspiratif dengan dalih inilah sejarah yang sebenarnya.</p>
<p>Bayangkan saja, di tengah revolusi teknologi informasi yang membuat sekat-sekat informasi sudah tidak lagi terasa, bagaimana mungkin terdapat pihak-pihak yang tidak dapat mencari tahu bagaimana NATO atau PBB terbentuk?</p>
<p>Merujuk pada efek tertidur, kita tentu dapat memahami mengapa para pengikut Sunda Empire menjadi percaya terhadap cerita konspiratif terkait NATO dan PBB yang disebut memiliki pertautan dengan Bandung.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B7npYX_g3n-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7npYX_g3n-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7npYX_g3n-/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Komik strip Jokowi mengundang kritik⠀ ⠀ #infografik #infografis #politik #politikindonesia #politikluarnegeri #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-01-22T11:00:30+00:00">Jan 22, 2020 at 3:00am PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<h4><strong>Memecah Perhatian Masyarakat?</strong></h4>
<p>Melihat berbagai keganjilan yang ada, simpulan Salim Said dan Ridwan Saidi terkait adanya kepentingan tertentu maupun adanya usaha untuk memecah perhatian masyarakat nampaknya memiliki alasan yang cukup kuat.</p>
<p><em>Pertama</em>, Keraton Agung Sejagat ataupun Sunda Empire sudah sejak bertahun-tahun yang lalu didirikan. Video pidato Sunda Empire yang viral di sosial media beberapa waktu yang lalu juga diambil pada 2018. Ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa keduanya baru viral saat ini atau mungkin tepatnya diviralkan?</p>
<p>Kecurigaan diviralkannya fenomena ini diperkuat dengan pengakuan Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Kesbangpol) Bandung, Sony yang menyebutkan Sunda Empire sebenarnya telah <a href="https://www.liputan6.com/news/read/4158808/kesbangpol-bandung-sunda-empire-diketahui-sejak-2018-dan-sudah-dibubarkan"><strong>dibubarkan</strong></a> oleh Kodam III/Siliwangi pada 2018 lalu.</p>
<p>Tidak hanya itu, ternyata terdapat pertalian yang erat antara Keraton Agung Sejagat dengan Sunda Empire karena Toto Santosa yang merupakan Raja Keraton Agung Sejagat pernah menjadi anggota Sunda Empire sebelum memutuskan membentuk kerajaannya sendiri.</p>
<p><em>Kedua</em>, pada Desember 2019, pihak kepolisian menemukan terdapat <a href="https://www.msn.com/id-id/berita/nasional/polisi-temukan-aliran-rp-14-m-ke-rekening-raja-keraton-agung-sejagat/ar-BBZai0C?li=AAfukE3"><strong>uang senilai</strong></a> Rp 1,4 miliar masuk ke rekening Toto yang tidak jelas sumbernya dari mana. Pasalnya, tidak mungkin uang sebesar itu dikirimkan pihak tertentu secara “iseng”, dan bagaimana caranya nomor rekening Toto diketahui? Bukankah tidak mungkin pihak sembarang mampu mengetahui nomor rekening seseorang?</p>
<p>Keanehan ini sangat relevan dengan kecurigaan Ridwan Saidi bahwa viralnya fenomena ini besar kemungkinan telah disiapkan beberapa bulan sebelumnya, atau hanya menunggu waktu yang tepat untuk dimunculkan ke publik.</p>
<p>Budi Gunawan (BG) selaku Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) juga telah menuturkan bahwa Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire sebenarnya <a href="https://news.detik.com/berita/d-4864313/bin-sudah-lama-deteksi-keberadaan-keraton-agung-sejagat-dan-sunda-empire"><strong>telah lama</strong></a> dideteksi. Anehnya, jika telah lama dideteksi, mengapa tidak sedari dulu ditindak?</p>
<p><em>Ketiga</em>, seperti yang disebutkan sebelumnya, viralnya fenomena ini begitu bertepatan dengan berbagai isu negatif yang tengah mendera pemerintah. Melihat kedekatannya, agaknya sulit bagi kita untuk memahami bahwa peristiwa ini hanyalah kebetulan semata.</p>
<p>Lebih hebatnya lagi, Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire bahkan diangkat menjadi topik pembahasan di acara ILC dengan judul “Siapa Di Balik Raja-Raja Baru?” Melihat polanya, acara yang telah menjadi standar kecerdasan dalam melakukan diskursus politik ini tidak pernah sembarangan dalam mengangkat suatu topik.</p>
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B7cQhAmlH9R/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7cQhAmlH9R/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p></a> </p>
<p style=" margin:8px 0 0 0; padding:0 4px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B7cQhAmlH9R/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#000; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none; word-wrap:break-word;" target="_blank">Muncul sejumlah indikasi benturan antara PDIP vs KPK.⠀ ⠀ Simak artikel selengkapnya di https://pinterpolitik.com/⠀ ⠀ #infografik #infografis #politik #politikindonesia #politikluarnegeri #pinterpolitik</a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;">A post shared by <a href="https://www.instagram.com/pinterpolitik/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px;" target="_blank"> PinterPolitik.com</a> (@pinterpolitik) on <time style=" font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px;" datetime="2020-01-18T00:51:36+00:00">Jan 17, 2020 at 4:51pm PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p>Sebelum menjadi topik di ILC, fenomena tersebut bahkan telah malang-melintang di berbagai media massa. Dengan kata lain, viralnya kasus ini memang telah benar-benar memecah perhatian publik terhadap berbagai isu negatif yang tengah terjadi. Singkat kata, Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, benar-benar telah menciptakan kebisingan politik yang begitu baik.</p>
<p>Konteks masalah ini sangat sesuai dengan yang ditulis oleh Ed Rogers dalam <em>The Politics of Noise</em>, bahwa kebisingan politik dapat membuat publik menjadi <a href="https://www.washingtonpost.com/blogs/post-partisan/wp/2016/02/16/the-politics-of-noise/"><strong>tidak fokus pada inti masalah</strong></a> yang tengah terjadi karena lebih menyibukkan diri membahas kebisingan politik yang tercipta.</p>
<p>Menciptakan kebisingan politik untuk memecah perhatian publik tersebut dapat kita pahami melalui teori komunikasi publik yang disebut dengan <a href="https://instituteforpr.org/issues-management/"><strong>manajemen isu</strong></a>. Manajemen isu adalah proses strategis dan antisipatif yang membantu organisasi – dalam konteks ini adalah pemerintah – untuk mendeteksi dan merespons berbagai perubahan tren atau isu yang muncul di lingkungan sosial-politik.</p>
<p>Karena perubahan tren dan isu tersebut dapat mengkristal menjadi suatu masalah yang dapat memberikan dampak destruktif, maka organisasi terkait perlu untuk memberikan respon yang tepat untuk mencegah terjadi kristalisasi masalah. Salah satu caranya dengan melemparkan isu agar isu yang tengah terjadi tidak mengkristal – atau yang kita sebut dengan pengalihan isu.</p>
<p>Mantan praktisi di lingkaran istana yang pernah dimintai keterangan oleh PinterPolitik juga menuturkan bahwa <a href="https://www.pinterpolitik.com/pki-senjata-ilegal-dan-pengalihan-isu/"><strong>pengalihan isu</strong></a> adalah hal yang sangat lumrah terjadi – khususnya sebagai strategi politik pemerintahan yang berkuasa. Dengan menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki, kapabilitas untuk mengalihkan isu, tentu sangat dimungkinkan demi menciptakan koridor situasi nasional yang kondusif.</p>
<p>Presiden Jokowi sendiri, ketika ditanya pendapatnya oleh media massa terkait Keraton Agung Sejagat <a href="https://news.detik.com/berita/d-4863940/hiburan-ala-keraton-agung-sejagat-bagi-jokowi"><strong>menjawab</strong></a> “itu hiburan lah” sambil tertawa. Mungkinkah viralnya fenomena ini memang diperuntukkan untuk memberikan semacam hiburan kepada masyarakat karena tengah begitu tegang dengan berbagai isu negatif yang tengah terjadi?</p>
<p>Atau memang kasus ini dimaksudkan agar masyarakat tak terlalu banyak bereaksi terhadap skandal besar macam Jiwasraya dan Asabri yang merugikan negara hingga belasan triliun rupiah? Tak ada yang tahu pasti.</p>
<p>Pada akhirnya, kita mungkin dapat menyimpulkan bahwa viralnya Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire merupakan suatu bentuk pengalihan isu untuk meredam mengkristalnya berbagai isu negatif yang tengah terjadi agar tidak menjadi masalah tersendiri bagi pihak-pihak terkait.</p>
<p>Namun, tidak menutup kemungkinan pula bahwa viralnya fenomena tersebut mungkin hanyalah kelihaian media massa dalam mencari berita. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (R53)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="C_NYTgDgSWI"><iframe title="Mungkinkah Perang Dunia 3 meletus?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/C_NYTgDgSWI?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/salah-satu-petinggi-sunda-empire.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Polri Tunggu Laporan BPK Soal Dugaan Korupsi  PT Asabri</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/polri-tunggu-laporan-bpk-soal-dugaan-korupsi-pt-asabri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2020 11:05:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Argo Yuwono]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72381</guid>

					<description><![CDATA[Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen (Pol) Argo Yuwono mengatakan Polri hingga saat ini masih menunggu laporan dari pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI (Asabri). PinterPolitik.com &#8220;Kepolisian akan membentuk tim verifikasi dan tunggu hasil laporan dari BPK. Kalau BPK sudah selesai melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen (Pol) Argo Yuwono mengatakan Polri hingga saat ini masih menunggu laporan dari pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI (Asabri).</strong></h4>
<hr>
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">&#8220;K</span>epolisian akan membentuk tim verifikasi dan tunggu hasil laporan dari BPK. Kalau BPK sudah selesai melakukan audit, Nanti dilihat saja kasus ini diserahkan ke kepolisan atau kejaksaan. Kami masih menunggu,&#8221; katanya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/1).</p>
<p>Menurut Argo, pihak kepolisian siap untuk menelusuri kasus tersebut sambil menunggu hasil dari BPK. &#8220;Intinya kami siap dan masih menunggu laporan,&#8221; kata Argo.</p>
<p>Sebelumnya diketahui, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengaku sudah membuat tim investigasi untuk mengusut adanya dugaan penyelewengan dana di perusahaan asuransi pelat merah&nbsp; yang menaungi asuransi dan dana pensiun prajurit TNI, Polri, serta ASN di lingkungan Kemenhan/Polri itu.</p>
<p>Prabowo pun mempersilahkan aparat penegak hukum menjalankan tugasnya. &#8220;Soal Asabri, sudah kami bentuk tim investigasi. Saya kira penegak hukum juga sudah bertindak,&#8221; kata Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1).</p>
<p>Prabowo menyebut, pembentukan tim investigasi itu merupakan komitmen Kementerian Pertahanan untuk ikut membantu proses penegakan hukum terkait dugaan kasus yang terjadi di ASABRI. Kendati demikian, Prabowo tak menjelaskan secara terperinci teknis kinerja tim investigasi tersebut.</p>
<p>Tentang pembenahan dalam tubuh Asabri, pihak Kemenhan akan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN. Dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan antara Menhan Prabowo Subianto dengan Menteri BUMN Erick Thohir, guna membahas&nbsp; pembenahan Asabri, termasuk kemungkinan&nbsp; adannya perombakan jajaran pimpinan Asabri. (R58)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="MhE8G70Be3w"><iframe loading="lazy" title="Kenapa Parpol Harus Didanai Negara?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/MhE8G70Be3w?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di&nbsp;<a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di&nbsp;<strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong>&nbsp;untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/polri-tidak-ada-perayaan-hut-opm-di-papua-pada-1-desember-J9RvbCrAWe.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kementerian BUMN Buka Peluang  Asabri  Dikelola Profesional Non-TNI</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/kementerian-bumn-buka-peluang-asabri-dikelola-profesional-non-tni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2020 11:12:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Arya Sinulingga]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Luhut Binsar Pandjaitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72304</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka peluang penyelesaian masalah  PT Asabri (Persero)  ditangani oleh kalangan profesional non-TNI. Mengingat  selama ini Asabri  merupakan  BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial dan pembayaran pensiun khusus untuk prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan)/ Polri. PinterPolitik.com Staf Khusus BUMN Arya Sinulingga mengatakan, skema [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka peluang penyelesaian masalah  PT Asabri (Persero)  ditangani oleh kalangan profesional non-TNI. Mengingat  selama ini Asabri  merupakan  BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial dan pembayaran pensiun khusus untuk prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan)/ Polri.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">S</span>taf Khusus BUMN Arya Sinulingga mengatakan, skema tersebut memungkinkan untuk sebuah perusahaan terbuka. &#8220;Memungkinkan. Nanti dibahas sama pemegang saham dan menteri teknis terkait,&#8221; kata Arya di Jakarta, Minggu (19/1).</p>
<p>Menurut Arya, hal tersebut juga akan dibahas  dalam pertemuan  Menteri BUMN dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang membawahi Asabri.  Tentunya wacana  pelibatan kalangan non-TNI tersebut akan bergantung pada pertimbangan Menhan Prabowo.</p>
<p>Sebelumnya, masalah gagal investasi Asabri juga sudah didengar oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.</p>
<p>Menurut Luhut, adanya dugaan penyimpangan dana dalam investasi Asabri menunjukkan pentingnya perusahaan pelat merah dikelola oleh kalangan profesional. &#8220;Memang kelihatan ada permainan, itu pasti dibenahi. Saya lihat mereka (BUMN) sudah punya konsep untuk membenahi, mungkin bulan ini akan segera diserahkan,&#8221; kata Luhut di kantor Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi di Jakarta, Jumat (17/1) lalu.</p>
<p>Luhut mendorong agar Asabri dikelola kalangan profesional yang memahami soal keuangan dan investasi. &#8220;Nanti Asabri mesti dikelola profesional, tidak boleh hanya TNI, atau bisa juga dikelola oleh TNI yang profesional yang mengerti keuangan,&#8221;  tegas Luhut.</p>
<p>Luhut menambahkan, dari data transaksi investasi Asabri terlihat ada permainan saham. Dia menyebut para pemain saham tersebut akan dimintai tanggung jawab. &#8220;Bisa kelihatan kok, mereka sudah punya data kapan saham itu dimainkan dengan aset-aset yang tidak benar. Jadi saya pikir mereka enggak bisa lari,&#8221; tandas Luhut.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, saat ini  Direktur Utama PT Asabri (Persero) dijabat oleh Sonny Wijaya yang seorang purnawirawan TNI. (R58)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="MhE8G70Be3w"><iframe loading="lazy" title="Kenapa Parpol Harus Didanai Negara?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/MhE8G70Be3w?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/stafsus-menteri-bumn-arya.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kemenhan Minta Jajaran TNI Tenang Sikapi Kasus Asabri</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/kemenhan-minta-jajaran-tni-tenang-sikapi-kasus-asabri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 06:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Dahnil Anzar Simanjuntak]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72251</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI meminta agar para prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran TNI tetap tenang terkait adanya permasalahan dugaan penyelewengan dana prajurit di PT Asabri (Persero). PinterPolitik.com Hal tersebut disampaikan Staf Khusus bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Kemenhan, Dahnil Anzar Simanjuntak menyikapi kasus yang tengah membelit perusahaan asuransi pelat merah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI meminta agar para prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran TNI tetap tenang terkait adanya permasalahan dugaan penyelewengan dana prajurit di PT Asabri (Persero).</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">H</span>al tersebut disampaikan Staf Khusus bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Kemenhan, Dahnil Anzar Simanjuntak menyikapi kasus yang tengah membelit perusahaan asuransi pelat merah yang menaungi prajurit TNI, Polri dan ASN di lingkungan Kemenhan tersebut.</p>
<p>Dahnil mengimbau agar para prajurit tetap tenang terkait adanya permasalahan dugaan penyelewengan dana prajurit di Asabri. Pemerintah tengah menyelesaikan permasalahan ini, termasuk upaya penyehatan kembali Asabri.</p>
<p>Menurut Dahnil, Kemenhan sudah mendapatkan laporan dari Menteri BUMN dan juga Asabri terkait hal ini, dan memastikan dana prajurit tetap aman. Dan, jika ada permasalahan hukum tentu harus diselesaikan dengan segera.</p>
<p>Dahnil pun menegaskan, tidak boleh ada korban dalam permasalahan Asabri. Jika ada permasalahan korupsi di Asabri tentu harus segera diselesaikan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.</p>
<p>Kemenhan bersama pihak-pihak terkait lainya, tentunya segera menyelesaikan permasalan yang sedang terjadi dan kembali memulihkan kondisi yang ada di Asabri.</p>
<p>Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, mengatakan pihaknya masih menunggu masukan dari Kemenhan terkait rencana pembenahan, termasuk  perombakan jajaran direksi Asabri .</p>
<p>Namun Erick pun belum tahu pasti mengenai waktu perombakan direksi Asabri dilaksanakan. Tentunya masih menunggu masukan dan hasil koordinasi dengan Kemenhan. (R58)</p>
<p><div class="youtube-embed" data-video_id="MhE8G70Be3w"><iframe loading="lazy" title="Kenapa Parpol Harus Didanai Negara?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/MhE8G70Be3w?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div></p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut</p>


<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Dahnil-Anzar-Simanjuntak.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sangkal Ada Korupsi, Dirut Asabri Jamin Dana Nasabah Aman</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/sangkal-ada-korupsi-dirut-asabri-jamin-dana-nasabah-aman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2020 10:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<category><![CDATA[Sonny Widjaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72116</guid>

					<description><![CDATA[Direktur Utama  PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Sonny Widjaja menjamin dana atau uang para prajurit TNI dan Polri yang disimpan  di perusahaan asuransi miliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu  dalam kondisi aman. PinterPolitik.com Menurutnya manajeman Asabri memastikan dana tersebut tidak dikorupsi. &#8220;Saya tegaskan, saya menjamin bahwa uang kalian (para nasabah) yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Direktur Utama  PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Sonny Widjaja menjamin dana atau uang para prajurit TNI dan Polri yang disimpan  di perusahaan asuransi miliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu  dalam kondisi aman.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">M</span>enurutnya manajeman Asabri memastikan dana tersebut tidak dikorupsi. &#8220;Saya tegaskan, saya menjamin bahwa uang kalian (para nasabah) yang dikelola Asabri aman,&#8221; kata Sonny Widjaja di Jakarta, Kamis (16/1).</p>
<p>Sonny juga menegaskan bahwa berita-berita terkait Asabri yang beredar saat ini adalah tidak benar. Untuk itu pihaknya menghimbau agar nasabah Asabri tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan berita-berita tentang Asabri yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan likuiditas PT Asabri (Persero) dalam kondisi aman. Likuditas Asabri, menurut Erick, dijamin aman karena <em>cash flow</em> asetnya semua masih bagus, berbeda dengan Jiwasraya yang sudah sangat mengalami kerugian.</p>
<p>Menurut Erick, Asabri menyampaikan kondisi operasionalnya berjalan baik dan normal. Kegiatan operasional Asabri, terutama proses penerimaan premi, proses pelayanan, dan proses pembayaran klaim berjalan dengan normal dan baik. Asabri juga dapat memenuhi semua pengajuan klaim tepat pada waktunya.</p>
<p>Kasus dugaan penyimpangan di Asabri, sebelumnya diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan  (Menko Polhukam) Mahfud MD, yang  mengatakan ada dugaan kasus korupsi di PT Asabri  yang nilainya Rp10 triliun lebih.</p>
<p>Diungkapkan Mahfud, salah satu masalah yang muncul dalam tubuh perusahaan asuransi yang mengelola dana dan memberikan perlindungan finansial untuk kepentingan prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri itu adalah terkait pengelolaan investasi.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa Polri sedang menyelidiki dugaan praktik korupsi di PT Asabri (Persero).</p>
<p>Pernyataan Argo ini menindak lanjuti pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menko Polhukam, Mahfud MD yang menyatakan masalah Asabri yang terkait domain hukum diserahkan sepunuhnya kepada pigak penegak hukum, dalam hal ini adalah pihak Kepolisian RI. (R58)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="124ivGoFuQg"><iframe loading="lazy" title="SEJARAH VOC: PERUSAHAAN TERBESAR SEPANJANG SEJARAH MANUSIA?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/124ivGoFuQg?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/direktur-utama-asabri-sonny-widjaja.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Temui Mahfud MD, Erick Laporkan Soal Asabri</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/temui-mahfud-md-erick-laporkan-soal-asabri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2020 10:18:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72109</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Kamis (16/1) siang menemui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta. Kedatangan Erick ini guna memenuhi undangan Mahfud MD beberapa waktu lalu, terkait kasus dugaan penyimpangan dana yang membelit  PT Asabri (Persero). PinterPolitik.com Dalam pertemuan yang berlangsung selama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Kamis (16/1) siang menemui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta. Kedatangan Erick ini guna memenuhi undangan Mahfud MD beberapa waktu lalu, terkait kasus dugaan penyimpangan dana yang membelit  PT Asabri (Persero).</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">D</span>alam pertemuan yang berlangsung selama sekira 45 menit, Erick mengatakan kedatangannya untuk melaporkan soal kondisi PT Asabri (Persero) kepada Menko Polhukam.</p>
<p>Menurutnya  sudah menjadi kewajiban bagi dirinya sebagai Menteri BUMN untuk melaporkan kepada Mahfud tentang apa yang terjadi pada Asabri. &#8220;Seperti yang saya sampaikan kemarin kondisi keuangan Asabri stabil, tapi apakah ada penyelewengan atau penurunam harga saham, tentu itu harus dibuktikan,&#8221; ujar Erick seusai pertemuan.</p>
<p>Erick menegaskan kondisi keuangan Asabri yang masih stabil. Mengenai dugaan penyelewengan penurunan aset karena salah investasi, ada prosesnya tersendiri. Biarkan penyelesaiannya berjalan sesuai dengan aturan dan tentu domain hukum yang berlaku.</p>
<p>Erick juga menyebut persoalan Asabri dan Jiwasraya juga menjadi atensi bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi). &#8220;Pak Presiden kemarin mengatakan untuk Jiwasraya ingin memastikan nasabah terjamin dan untuk Asabri, Pak Presiden sudah menyampaikan bahwa untuk prajurit, polri, semua berjalan dengan baik,&#8221; tandas Erick.</p>
<p>Selain itu Erick meminta persoalan Asabri tidak ditarik ke isu-isu yang lain dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Kementerian BUMN, lanjut Erick, fokus pada langkah korporasi untuk Asabri maupun Jiwasraya. Sementara mengenai persoalan hukum, Erick menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.</p>
<p>&#8220;Kalau mengenai kerugian negara bukan di kami, ada BPK, OJK, tentu proses itu harus dijalani tapi yang penting bahwa prajurit dan polri, semua statusnya baik dan aman,&#8221; pungkasnya. (R58)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="124ivGoFuQg"><iframe loading="lazy" title="SEJARAH VOC: PERUSAHAAN TERBESAR SEPANJANG SEJARAH MANUSIA?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/124ivGoFuQg?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/erick-thohir-dan-mahfud-md.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kasus Jiwasraya dan Asabri Membuat Jasa Raharja Lebih Berhati-hati</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/fokus-bumn/kasus-jiwasraya-dan-asabri-membuat-jasa-raharja-lebih-berhati-hati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R58]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2020 11:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Raharja]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwasraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=72043</guid>

					<description><![CDATA[Kasus yang terjadi pada dua perusahaan asuransi pelat merah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) menjadi cambuk bagi asuransi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya agar lebih berhati-hati dalam penempatan investasi. PinterPolitik.com Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir selalu mengingatkan agar penempatan investasi dilakukan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Kasus yang terjadi pada dua perusahaan asuransi pelat merah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) menjadi cambuk bagi asuransi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya agar lebih berhati-hati dalam penempatan investasi.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">D</span>irektur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir selalu mengingatkan agar penempatan investasi dilakukan dengan lebih berhati-hati. &#8220;Yang jelas beliau mengingatkan masalah investasi harus lebih <em>prudent</em> ya, betul-betul menempatkan investasi yang memang <em>blue chip</em>,&#8221; kata Budi saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (15/1).</p>
<p>Menurut Budi, pihaknya tak menampik kasus yang membelit Jiwasraya dan Asabri menjadi peringatan bagi perusahaan asuransi BUMN lain untuk lebih waspada dalam melakukan aksi korporasi, termasuk dalam menempatkan investasi. &#8220;Paling tidak dengan kejadian ini kita harus meningkatkan kewaspadaan kita,&#8221; ungkap Budi.</p>
<p>Budi menambahkan, Jasa Raharja selalu mematuhi aturan dari OJK. Selain itu, lanjut Budi, Jasa Raharja juga selalu memastikan penempatan investasi dilakukan dengan cermat.</p>
<p>&#8220;Kami Jasa Raharja selama ini berbuat bagaimana lebih <em>prudent</em>, bagaimana penempatan investasi dan kita juga pastikan dari arahan komisaris, kita juga punya komite investasi dan penasehat investasi yang menjadi acuan kita bekerja,&#8221; tandas Budi.</p>
<p>Kementerian BUMN kini tengah menuntaskan permasalahan yang dialami dua perusahaan asuransi yang berada di bawah naungannya. Pihak Kementerian BUMN juga menyerahkan kasus ini agar diselasaikan secara hukum terkait pihak-pihak yang terlibat didalamnya.</p>
<p>Tercatat  sedikitnya ada 20 perusahaan asuransi dan jasa keuangan yang berada di bawah naungan Kementerian BUMN, diantaranya Jiwasraya, Asabri, Jasa Raharja, Jasindo, Askrindo, Jamkrindo, Taspen, Reasuransi Umum Indonesia, dan Bahana PUI. (R58)</p>
<p>► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di <a href="http://bit.ly/PinterPolitik"><strong>bit.ly/PinterPolitik</strong></a></p>
<p>Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di <strong><a href="http://bit.ly/ruang-publik">bit.ly/ruang-publik</a></strong> untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/jasa-raharja_20180724_172723.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Skandal Asabri Bikin Ngeri</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/skandal-asabri-bikin-ngeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R55]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2020 14:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Asabri]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwasraya]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[skandal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=71945</guid>

					<description><![CDATA[Beredar kabar skandal di BUMN Asuransi PT Asabri. Bermula dari pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan korupsi di Asabri capai Rp 10 triliun dan sebut modusnya sama dengan Jiwasraya. Diduga libatkan pelaku yang sama]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-Skandal-Asabri-Bikin-Ngeri-01.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class=" td-modal-image aligncenter wp-image-71926 size-full" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-Skandal-Asabri-Bikin-Ngeri-01.jpg" alt="skandal BUMN Asuransi PT Asabri" width="768" height="925" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-Skandal-Asabri-Bikin-Ngeri-01.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-Skandal-Asabri-Bikin-Ngeri-01-249x300.jpg 249w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-Skandal-Asabri-Bikin-Ngeri-01-696x838.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-Skandal-Asabri-Bikin-Ngeri-01-349x420.jpg 349w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /></a></p>
<p>Beredar kabar skandal di BUMN Asuransi PT Asabri. Bermula dari pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan korupsi di Asabri capai Rp 10 triliun dan sebut modusnya sama dengan Jiwasraya. Diduga libatkan pelaku yang sama</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2020/01/Infografis-Skandal-Asabri-Bikin-Ngeri-01.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
