<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Artidjo Pensiun &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/artidjo-pensiun/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jul 2018 01:18:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Artidjo Pensiun &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Artidjo Pensiun, Koruptor Kegirangan?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/artidjo-pensiun-koruptor-kegirangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[F41]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2018 13:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Artidjo Alkostar]]></category>
		<category><![CDATA[Artidjo Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=32854</guid>

					<description><![CDATA[“Aku mengenali mereka yang tanpa tentara, mau berperang melawan diktator, dan yang tanpa uang mau memberantas korupsi”.~ Soe Hok Gie PinterPolitik.com [dropcap]S[/dropcap]udah pada dengar belum kalau hakim agung Artidjo Alkostar resmi pensiun per 22 Mei 2018? Ngomong-ngomong pada tahu nggak nih dia siapa? Ya, bisa dibilang beliau merupakan teror bagi para pelaku korupsi. Sangar banget [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Aku mengenali mereka yang tanpa tentara, mau berperang melawan diktator, dan yang tanpa uang mau memberantas korupsi”.~ Soe Hok Gie</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #d5e339">PinterPolitik.com</span></p>
<p>[dropcap]S[/dropcap]udah pada dengar belum kalau hakim agung Artidjo Alkostar resmi pensiun per 22 Mei 2018? Ngomong-ngomong pada tahu nggak nih dia siapa? Ya, bisa dibilang beliau merupakan teror bagi para pelaku korupsi. Sangar banget cooyy kalo ngasih hukuman ke keruptor. Bayangin aja gaes, sama Soeharto aja doi berani, apalagi cuma sama koruptor sekelas ketua partai. <em>Ntap soul</em>!</p>
<p>Jadi ceritanya, setelah pensiun, kabarnya mantan Hakim Agung sekaligus Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung ini mau ngangon kambing aja di kampung. Terus gimana nasib para koruptor yang pernah dia adili? Girang banget dong ya? Hm, bukan cuma girang lagi&#8230;</p>
<p>Begini gaes, pensiunnya Artidjo ternyata menjadi ajang para terpidana korupsi untuk mencoba peruntungan. Mereka berbondong-bondong mengajukan PK ke Mahkamah Agung. Dimulai dari Anas Urbaningrum, yang mengajukan PK beberapa hari menjelang Artdjo pensiun. Btw,<a href="https://pinterpolitik.com/siasat-anas-hindari-artidjo/"> Anas</a> itu yang dulu banding tapi hukumannya malah ditambah dua kali lipat itu, kan? Hihi, nggak tahu malu.</p>
<p>Sikap gesit Anas ini cukup menjadi inspirasi beberapa terpidana lainnya nih, beberapa orang terlihat menyusul, seperti Suryadharma Ali, Siti Fadilah Supari, sampai yang teranyar, Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel, Jero Wacik, dan Muhammad Sanusi. Wahh, sepertinya ini akan menjadi tren baru di tahun ini sodara-sodara.</p>
<p>Tentu sebagai masyarakat kita harus waspada dong gaes. Ya, semoga saja Mahkamah Agung bisa tahan godaan dan bersikap transparan dalam menangani PK yang bertubi-tubi dari para tikus rakyat itu.</p>
<p>Hm, mungkin kita memang harus sedikit kalem. Soalnya menurut Juru Bicara Komisi Yudisial, Farid Wajdi, PK merupakan hal yang lumrah dalam dunia hukum. Ia yakin kalau MA bisa membuktikan kredibilitasnya dengan tidak mengintervensi siapa pun termasuk para terpidana korupsi.</p>
<p>Baiklah kalau begitu, semoga saja ucapan doi benar adanya. Kita sebagai masyarakat harus mau ikut mengawal. Seperti yang dikatakan Babang Ganteng Kurt Cobain, vokalis Nirvana dari Amerika Serikat, bahwa tugas pemuda adalah memerangi korupsi. Kamu anak muda? Yuk, ikut berperang!! (E36)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/07/Terpidana-kasus-korupsi-Anas-Urbaningrum-ANTARA-1024x691.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Siasat Anas ‘Hindari’ Artidjo</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/siasat-anas-hindari-artidjo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 May 2018 07:57:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anas Ajukan PK]]></category>
		<category><![CDATA[Anas Urbaningum]]></category>
		<category><![CDATA[Artidjo Alkostar]]></category>
		<category><![CDATA[Artidjo Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim Artidjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Korupsi Hambalang]]></category>
		<category><![CDATA[KPK RI]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Demokrat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=29831</guid>

					<description><![CDATA[“Karena Pak Artidjo sudah pegang kasasi. Jadi tidak boleh lagi hakim yang memegang kasasi menjadi majelis hakim PK, tidak boleh lagi. Jadi tidak ada kaitannya dengan masa tugas pak Artidjo.&#8221; ~ Anas Urbaningrum PinterPolitik.com [dropcap]A[/dropcap]nas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Partai Demokrat pernah menjadi sasaran empuk algojo sekaligus si raja tega Artidjo Alkostar. Mulanya, Anas mendapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>“Karena Pak Artidjo sudah pegang kasasi. Jadi tidak boleh lagi hakim yang memegang kasasi menjadi majelis hakim PK, tidak boleh lagi. Jadi tidak ada kaitannya dengan masa tugas pak Artidjo.&#8221; ~ Anas Urbaningrum</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]A[/dropcap]nas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Partai Demokrat pernah menjadi sasaran empuk algojo sekaligus si raja tega Artidjo Alkostar.</p>
<p>Mulanya, Anas mendapat putusan hukuman 7 tahun penjara dari hasil bandingnya, tapi Anas akhirnya mendapat dua kali lipat hukuman saat mengajukan kasasi di Mahkamah Agung (MA). Alhasil, Anas jadi harus rela menerima hukuman 14 tahun penjara.</p>
<p>Tak lain, keapesan Anas itu diakibatkan oleh salah satu Hakim Agung, Artidjo Alkostar yang acapkali dikenal sebagai algojo pemberi hukuman berlipat ganda bagi para koruptor.</p>
<p>Kalau melihat putusan Artidjo yang menggandakan hukuman begitu sudah tak aneh, <em>weleeh weleeh.</em></p>
<p>Ya salah satu argumentasinya, kalau para koruptor itu korupsi bukan saja dilihat sebagai tindak pidana, tapi tindakannya sudah merugikan negara dengan menggunakan jabatan yang diberikan melalui kepercayaan masyarakat.</p>
<p>Tapi, kini algojo pemberi hukuman ganda sudah mengakhiri tugasnya alias pensiun karena Artidjo memasuki umur 70 tahun. Tapi kabarnya kalau Artidjo pensiun sebagai hakim agung, akan ada beberapa pihak yang bergembira.</p>
<p>Nah loh, siapa tuh? Tak lain mereka ialah para koruptor. Ya iyalah gimana ga seneng, koruptor itu bisa bebas dari jeratan hukuman ganda Artidjo, <em>weleeeh weleeeh. </em></p>
<p>Oh mungkin pasca pensiunnya Artidjo ternyata menginspirasi para koruptor untuk mengajukan upaya hukum lagi.</p>
<p><em>Ehmm, </em>ga ada kapoknya ya, <em>hadeuuh. </em>Mentang – mentang Artidjo udah pensiun jadi seenaknya, <em>weleeh weleeeh.</em></p>
<p>Berarti Anas Urbaningrum yang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) itu juga terinspirasi dari pensiunnya Artidjo? Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan ya, <em>hadeuuuh.</em></p>
<p><em>Ehmm, </em>kata Anas sih engga begitu. Soalnya kan putusan kasasi yang diterima Anas udah ditangani Artidjo, sampe hukuman Anas berlipatganda, <em>uhuuuk uhuuukk, </em>emang enak?</p>
<p>Jadi kalau Anas mau ngajuin PK, ga mungkin ketemu Artidjo lagi, <em>ehmm, </em>kata Anas sih begitu, <em>weleeh weleeh. </em></p>
<p>Walaupun Artidjo udah pensiun, tetap aja hukum takkan melunak kepada para koruptor, makanya kalau kata Baharuddin Lopa, kendati kapal akan karam, tegakkan hukum dan keadilan!</p>
<p>Koruptor, masih mau ‘mengakali’ hukum? <em>Weleeh weleeeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/anas-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
