<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Aktor &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/aktor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2018 10:40:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Aktor &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPI ‘Ditunggangi’ Habisi Deddy</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/kpi-ditunggangi-habisi-deddy/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Z19]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2018 10:40:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Aktor]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Deddy Mizwar]]></category>
		<category><![CDATA[Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Penyiaran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jawa Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=29243</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Ini sangat memprihatinkan, larangan itu sangat tendensius dan itu terkesan ada agenda setting dan dipolitisir, jangan-jangan ditunggangi nih. Tidak menutup kemungkinan itu dipesan pihak pihak tertentu. Tapi untuk kepastiannya sedang kita telusuri.&#8221; ~ Deddy Mizwar PinterPolitik.com [dropcap]K[/dropcap]omisi Penyiaran Indonesia (KPI) mendadak punya taring tajam, ganas, dan mengerikan. Ini bukan KPI yang kita kenal. Mengerikan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Ini sangat memprihatinkan, larangan itu sangat tendensius dan itu terkesan ada agenda setting dan dipolitisir, jangan-jangan ditunggangi nih. Tidak menutup kemungkinan itu dipesan pihak pihak tertentu. Tapi untuk kepastiannya sedang kita telusuri.&#8221; ~ Deddy Mizwar</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]K[/dropcap]omisi Penyiaran Indonesia (KPI) mendadak punya taring tajam, ganas, dan mengerikan. Ini bukan KPI yang kita kenal. Mengerikan dan mengejutkan, ada apa? Tumben sekali, <em>ehmm.</em></p>
<p>Mungkin yang kita kenal adalah KPI yang selalu malu – malu untuk menindak pelanggaran penyiaran, atau mungkin kita kenal KPI yang tak punya taring dalam memberikan sanksi berat bagi para pelanggar.</p>
<p>Jadi kalau KPI hadir dengan ganas dan agresif, itu jadi terasa aneh. KPI kenapa deh? <em>Uppsss, </em>sehat? <em>Weleeeh weleeeh.</em></p>
<p>Nah, coba kita simak secara seksama tingkah KPI belakangan ini. KPI kini melakukan pelarangan setiap calon kepala daerah melakukan kampanye melalui seni drama, sinetron,  maupun seni peran lainnya di televisi.</p>
<p>Tumben proaktif begini, <em>ehmm, </em>ada apa gerangan? Sudah sadar fungsi dan tugasnya? Apa dapet pesenan dari orang? Emangnya siapa sih yang suka kampanye di televisi?</p>
<p>Kabar kaburnya, kebijakan KPI ini ternyata sangat syarat kepentingan. Karena spesifik melarang calon kepala daerah yang tampil <em>acting </em>di televisi.</p>
<p>Usut punya usut, ini berkaitan dengan Pilgub Jawa Barat dan sangat merugikan salah satu calon yang berprofesi sebagai aktor, yaitu Deddy Mizwar.</p>
<p>Alhasil, Deddy Mizwar ngamuk karena merasa larangan ini tendensius dan terkesan dipolitisir bahkan seperti ada yang mendesain.</p>
<p>Lebih parahnya, Deddy sempat menuding kalau KPI ditunggangi kepentingan salah satu pihak. Nah loh, gimana nih? Akhirnya Deddy melayangkan somasi ke KPI, karena tidak terima dengan kebijakan tendensiusnya itu, <em>ehmmm.</em></p>
<p>Kemungkinannya cuma dua sih, kita yang kaget dan aneh lihat KPI pro aktif, atau dugaan Deddy kalau KPI itu dipesan pihak tertentu itu benar? <em>Wedew, </em>mengerikan!</p>
<p>Tapi kalau tiba – tiba KPI sok aktif begini, pasti ada sesuatu sih, apa pesanan di tahun politik? Mungkinkah KPI dijadikan alat untuk menghajar Deddy Mizwar?</p>
<p><em>Lah</em>, curang dong kalau begitu. <em>Ehmm</em> biarkan saja, kalau yang curang biasanya kena batunya sendiri nanti, <em>weleeeh weleeh.</em></p>
<p>Makanya Democritus pernah berkata, kecurangan itu awal dari kerugian. Nanti palingan pihak yang curang bakal rugi sendiri, <em>ehmm, </em>rasakan itu, <em>weleeeh weleeh. </em>(Z19)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/05/deddy-1024x676.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
