<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Aksi 313 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/aksi-313/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 May 2019 10:00:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Aksi 313 &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>313, Jakarta Aman Terkendali</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/data-politik/313-jakarta-aman-terkendali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[T29]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Mar 2017 10:55:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Data Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi 313]]></category>
		<category><![CDATA[Demo 313]]></category>
		<category><![CDATA[FUI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=8042</guid>

					<description><![CDATA[PinterPolitik.com [dropcap size=big]J[/dropcap]akarta masih aman terkendali, hingga berita ini diturunkan aksi demo massa 313 yang menuntut pemerintah segera memberhentikan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terpantau aman terkendali. Dalam keterangan FUI sebelumnya dikatakan massa akan melakukan aksi 313 mulai dari Masjid Istiqlal setelah Salat Jumat dan bergerak menuju Merdeka Timur ke arah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #cedb2a;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap size=big]J[/dropcap]akarta masih aman terkendali, hingga berita ini diturunkan aksi demo massa 313 yang menuntut pemerintah segera memberhentikan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terpantau aman terkendali.</p>
<p>Dalam keterangan FUI sebelumnya dikatakan massa akan melakukan aksi 313 mulai dari Masjid Istiqlal setelah Salat Jumat dan bergerak menuju Merdeka Timur ke arah Stasiun Gambir ke depan Kedubes Amerika Serikat, menyusuri Merdeka Selatan, Patung Kuda, lalu berjalan menuju Merdeka Barat sampai ke Istana Negara.</p>
<p>Massa, kemudian akan melakukan salat Maghrib sebelum membubarkan diri pada sore hari.</p>
<p>Namun hingga berita ini diturunkan, Terkait massa yang datang, berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Kalimantan, dan Jakarta. Jumlah massa yang hadir tidak sebesar aksi-aksi sebelumnya.</p>
<p>Sementara itu, Menkopolhukam Wiranto menyatakan pemerintah tidak memihak maupun membela Ahok dalam pengadilan.</p>
<p>&#8220;Masalah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pemerintah jangan sampai dicurigai berpihak di proses pengadilan. Pemerintah sebagai badan eksekutif tidak dapat mencampuri urusan yudikatif,&#8221; kata Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017).</p>
<p>Menurutnya, pemerintah juga telah bersungguh-sungguh menangani masalah yang menyangkut Ahok. Salah satunya dengan meminta fatwa Mahkamah Agung (MA).</p>
<p>Wiranto juga meyakinkan pada para perwakilan massa aksi 313 yang bertemu dengannya, bahwa apa yang mereka inginkan akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. Dia juga mengharapkan para peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.</p>
<p>&#8220;Saya sampaikan kepada para perwakilan, hasil pertemuan akan saya sampaikan kepada Presiden. Demonstrasi sudah selesai, sudah berhasil menyampaikan aspirasinya. Dan ada baiknya nanti membubarkan diri dengan baik, dengan tertib,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Seperti diketahui sebelumnya para perwakilan massa aksi 313 telah bertemu dengan Menkopolhukam Wiranto di kantor Kemenkopolhukam. Turut hadir Amien Rais sebagai delegasi massa. Pertemuan itu berlangsung sejak pukul 14.00 WIB dan tertutup bagi awak media.</p>
<p>Sementara itu, terkait aksi kali ini berbeda dengan aksi demo sebelumnya, jumlah massa yang ikut tidak sebesar aksi sebelumnya. Selain itu polisi juga melakukan blokade dengan radius 500 meter dari Istana Negara. Sekitar 20 ribu polisi dikerahkan untuk mengamankan aks kali ini. Di aksi-aksi sebelumnya, massa masih bisa sampai ke depan Istana, namun sekarang mereka tidak diizinkan.</p>
<p><strong>Empat orang Ditangkap </strong></p>
<p>Sebelum aksi berlangsung usai Sholat Jumat, Polda Metro Jaya sudah mengamankan empat orang terkait dugaan upaya makar. Salah satu yang ditangkap adalah Muhammad Al Khaththath, Sekjen Forum Umat Islam, penanggungjawab aksi 313.</p>
<p>Menurut juru bicara Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, mereka yang ditangkap tersebut masih diperiksa intensif di Markas Komando Korps Brimob Kelapa Dua, Depok.</p>
<p>Selain, Al Khaththat, tiga orang lain yang ditahan adalah Zainudin Arsyad, Irwansyah dan Dikho Nugraha.</p>
<p>Sementara sekretaris DPD FPI DKI Jakarta dan Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air, Novel Chaidir Hasan Bamukmin membantah tuduhan makar yang dialamatkan polisi pada Al Khaththath. (T29)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/313-aksi.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Aksi 313: Siapa Bela Siapa?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/in-depth/aksi-313-siapa-bela-siapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S13]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Mar 2017 11:14:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nalar Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahok]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi 212]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi 313]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi 414]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi 313]]></category>
		<category><![CDATA[FPI]]></category>
		<category><![CDATA[FUI]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=7983</guid>

					<description><![CDATA[Demonstrasi 313 ini akan menambah daftar deretan demonstrasi dengan nama dan angka cantik: 411, 212, lalu 313. Secara simbol politik, orang yang merancang demo-demo tersebut sangat pandai membuat kemasan politik yang menarik: mulai dari pemilihan hari, tanggal, dan apa yang ingin dicapai. PinterPolitik.com “Repetitio est mater studiorum”. [dropcap size=big]P[/dropcap]engulangan adalah ibu dari semua pembelajaran&#8217;, demikian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Demonstrasi 313 ini akan menambah daftar deretan demonstrasi dengan nama dan angka cantik: 411, 212, lalu 313. Secara simbol politik, orang yang merancang demo-demo tersebut sangat pandai membuat kemasan politik yang menarik: mulai dari pemilihan hari, tanggal, dan apa yang ingin dicapai.</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><em><strong>“Repetitio est mater studiorum”.</strong> </em></p>
<p>[dropcap size=big]P[/dropcap]engulangan adalah ibu dari semua pembelajaran&#8217;, demikian kalau pribahasa Latin tersebut diartikan ke dalam bahasa Indonesia. Tampaknya kata-kata ini betul-betul dimaknai oleh kelompok massa yang akan menyelenggarakan aksi demonstrasi pada tanggal 31 Maret 2017: mengulang dan terus mengulang adalah kunci menyelesaikan persoalan. Benarkah demikian?</p>
<p>Rencananya pada Jumat besok, akan ada gerakan protes massa dalam tajuk ‘Aksi Bela Al-Quran 313’. Pemilihan tanggal dan penamaan aksinya pun seolah-olah mengikuti apa yang sebelum-sebelumnya sudah pernah terjadi tahun lalu dalam demonstrasi 411 dan 212.  Berbagai selebaran, undangan, pesan-pesan <em>broadcast</em> sudah tersebar untuk mengajak semua pihak untuk ikut dalam aksi ini.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, dalam keterangan persnya memperkirakan jumlah peserta demo akan mencapai <a href="http://www.jawapos.com/read/2017/03/29/119758/segini-perkiraan-polisi-untuk-jumlah-massa-aksi-313"><strong>50 ribu orang</strong></a>. Sementara beberapa sumber lain memperkirakan akan ada <a href="http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/03/30/massa-aksi-313-akan-datangi-masjid-di-jakarta-konsolidasikan-pemenangan-gubernur-muslim"><strong>100 ribu orang</strong></a> yang ikut ambil bagian dalam aksi ini. Selain itu, akan ada banyak ormas yang terlibat dalam demonstrasi yang diprakarsai oleh Forum Umat Islam (FUI) ini.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Aksi 313, Parmusi: Kami Siap Turunkan 3.000 Anggota Laskar <a href="https://t.co/GndeDqm23j">https://t.co/GndeDqm23j</a> <a href="https://t.co/7nUCMCJob3">https://t.co/7nUCMCJob3</a></p>
<p>&mdash; NKRI Merintih (@parlianmd) <a href="https://twitter.com/parlianmd/status/846117353205084160?ref_src=twsrc%5Etfw">March 26, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Adapun aksi ini nantinya akan dimulai dengan Sholat Jumat di Masjid Istiqlal. Setelah itu dilanjutkan dengan <em>long march </em>dari Istiqlal menuju depan Istana Negara.</p>
<p>Salah satu tuntutan yang dibawa dalam aksi ini adalah meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari jabatannya sebagai gubernur. Status Ahok yang telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama membuatnya dianggap tidak layak untuk menduduki kursi kepemimpinan di Jakarta.</p>
<p>Tentu semua masyarakat menanti: apakah kita akan disuguhkan oleh pemandangan aksi massa yang luar biasa besar sama seperti yang terjadi pada demonstrasi 212? Apakah demonstrasi ini hanya sekedar menyuarakan aspirasi, ataukah ada maksud politik lain di belakangnya?</p>
<figure id="attachment_7985" aria-describedby="caption-attachment-7985" style="width: 1042px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-7985 size-full" src="https://pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/aksi-damai-212jpg_WRZXJ.jpg" alt="Siapa Bela Siapa di Aksi 313" width="1042" height="838" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/aksi-damai-212jpg_WRZXJ.jpg 1042w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/aksi-damai-212jpg_WRZXJ-696x560.jpg 696w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/aksi-damai-212jpg_WRZXJ-522x420.jpg 522w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/aksi-damai-212jpg_WRZXJ-300x241.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/aksi-damai-212jpg_WRZXJ-768x618.jpg 768w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/aksi-damai-212jpg_WRZXJ-1024x824.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1042px) 100vw, 1042px" /><figcaption id="caption-attachment-7985" class="wp-caption-text">Pemandangan Tugu Monas saat aksi 212 (Foto: services.korpri.online)</figcaption></figure>
<h4><strong>Riak Jelang Aksi 313</strong></h4>
<p>Tuntutan utama dalam aksi ini adalah melengserkan Ahok dari jabatannya sebagai gubernur. FUI berpendapat perlu ada kejelasan dalam penegakkan hukum, mengingat sebelumnya ada <a href="http://m.viva.co.id/berita/metro/899242-ini-tuntutan-aksi-313"><strong>5 gubernur yang telah dicopot</strong></a> dari jabatannya karena statusnya sebagai tersangka dalam kasus hukum – walaupun dalam pernyataan tersebut, tidak disebutkan secara rinci siapa saja gubernur yang telah dilengserkan tersebut.</p>
<p>Namun, rencana aksi ini bukan tanpa ‘riak’ atau dinamika di dalamnya. Kabar terbaru, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Kiai Haji Said Aqil Siradj bahkan tidak merestui aksi tersebut. Menurut orang nomor satu dalam <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Nahdlatul_Ulama"><strong>organisasi Islam independen terbesar di dunia</strong></a> ini, tidak perlu ada lagi aksi-aksi demonstrasi.  Apalagi tuntutannya pun sudah jelas.</p>
<blockquote>
<p style="padding-left: 90px;"><strong>&#8220;Enggak perlu. Mau pilih Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) silahkan. Enggak senang, enggak usah dipilih. Pilih Anies (Baswedan) silahkan. Enggak seneng enggak usah dipilih, begitu aja, ngapain (aksi).&#8221;</strong></p>
</blockquote>
<p>Demikian penggalan ucapan KH Said Aqil Siradj saat dimintai tanggapannya terkait rencana aksi demonstrasi besok. Menurut Kiai Said, setiap pilihan politik di Pilkada DKI Jakarta sebaiknya dikembalikan kepada pribadi masing-masing. Selain itu, ia menilai sebaiknya urusan politik tidak dicampuradukkan dengan persoalan agama. Ia pun meminta semua pihak untuk menyukseskan Pilkada DKI Jakarta hingga di hari pencoblosan pada 19 April nanti. Saat ditanya apakah dirinya melarang warga NU untuk mengikuti aksi 313, ia menjawab dengan tegas bahwa larangan tersebut sudah ada sejak aksi-aksi sebelumnya.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">PBNU Larang Nahdliyin Ikut Aksi 313 <a href="https://t.co/6zjzBvvlkJ">https://t.co/6zjzBvvlkJ</a> <a href="https://t.co/PMuGuhcrSd">pic.twitter.com/PMuGuhcrSd</a></p>
<p>&mdash; NU Online (@nu_online) <a href="https://twitter.com/nu_online/status/847294313318842369?ref_src=twsrc%5Etfw">March 30, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Menarik untuk ditunggu apakah dengan adanya larangan dari PBNU ini, jumlah orang yang akan datang dan mengikuti demonstrasi ini akan berkurang atau tidak. Selain PBNU, Kepolisian juga kemungkinan tidak mengizinkan massa melakukan aksi <a href="http://metro.news.viva.co.id/news/read/899493-polisi-larang-massa-aksi-313-turun-ke-jalan"><em><strong>long march</strong> </em></a>menuju ke Istana Negara karena dianggap dapat mengganggu aktivitas para pengguna jalan.</p>
<h4><strong>Tak Ada FPI dan Rizieq Shihab?</strong></h4>
<p>Hal lain yang menarik dalam rencana aksi 313 adalah tentang Front Pembela Islam (FPI) dan pemimpinnya, <a href="http://www.cnnindonesia.com/nasional/20170328141843-20-203213/fpi-dan-rizieq-shihab-bolos-di-aksi-313/"><strong>Habib Rizieq Shihab</strong></a> yang dikabarkan tidak ikut aksi 313 ini. Tentu banyak yang bertanya, mengapa salah satu tokoh yang begitu vokal dalam perjuangan melawan Ahok tidak ikut serta dalam aksi ini?</p>
<p>Juru bicara FPI, Slamet Maarif dalam keterangan persnya menuturkan bahwa FPI tidak ikut terlibat karena saat ini sedang berkonsentrasi menyiapkan sejumlah acara, di antaranya sholat subuh keliling di kawasan pemukiman warga Jakarta, serta mengawasi proses hukum kasus dugaan penodaan agama yang menjerat Ahok.</p>
<p>Selain itu, FPI juga sedang fokus mendukung upaya menggalang umat untuk ikut aksi Tamasya Al Maidah pada hari H pilkada Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017. Aksi tersebut digalang oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI dan Gerakan Kemenangan Jakarta yang dipimpin Kapitra Ampera.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Kapolda Metro imbau warga tak usah ikut &#39;Tamasya Al Maidah&#39;, &quot;Emang Mau Tamasya ke Mana?&quot; <a href="https://t.co/J9iuh3odp0">https://t.co/J9iuh3odp0</a> <a href="https://t.co/rq2ovXZy5V">pic.twitter.com/rq2ovXZy5V</a></p>
<p>&mdash; Warta?Politik™ (@wartapolitik) <a href="https://twitter.com/wartapolitik/status/847104292699828227?ref_src=twsrc%5Etfw">March 29, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p><a href="http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/03/28/direktur-intel-polda-metro-tamasya-kok-tamasya-al-maidah"><strong>Tamasya Al Maidah</strong></a> sendiri adalah gerakan untuk memobilisasi massa dari berbagai daerah untuk datang ke Jakarta pada hari penyelenggaraan pilkada putaran ke-2, 19 April 2017 mendatang. <em>Wow</em>! Bukankah itu berarti akan ada aksi intimidasi terhadap pilkada di Jakarta? Menarik untuk ditunggu akan seperti apa Jakarta pada tanggal 19 April mendatang jika gerakan ini benar-benar dilakukan.</p>
<p>Yang jelas, ketidakhadiran FPI dan Rizieq tentu mengurangi ‘rasa’ pada demonstrasi besok, mungkin bisa diibaratkan sebagai sayur tanpa garam. Tentu ada banyak analisis lain terkait ketidakhadiran Rizieq dan FPI dalam aksi besok, misalnya soal selentingan tentang dana yang sudah berkurang, kasus-kasus hukum yang menjerat Rizieq, ataupun strategi politik lain yang sedang dimainkan oleh elit-elit politik. Lalu, bagaimana dampaknya terhadap demonstrasi besok? Siapkan bahan catatan baru setelah selesai aksi besok siang!</p>
<h4><strong>Gerakan Politik Jalanan</strong></h4>
<p>Aksi Bela Al-Quran 313 dimotori oleh Forum Umat Islam (FUI). Sesungguhnya tidak banyak sumber informasi tentang oraganisasi ini. Penelusuran yang dilakukan terhadap <em>website</em> resmi FUI pun tidak memberikan banyak informasi terkait identitas organisasi ini. Bahkan, <em>website </em>tersebut belum jadi sepenuhnya. (Silahkan cek: forum-umat-islam.com) Informasi yang mungkin bisa digali adalah yang berasal dari website <strong><a href="https://hizbut-tahrir.or.id/2008/06/28/deklarasi-dewan-kesatuan-ulama-haiah-ittihad-al-ulama%E2%80%99-forum-umat-islam/">Hizbut Tahrir Indonesia</a></strong>.</p>
<p>Menurut tulisan dari Hizbur Tahrir Indonesia tersebut, FUI dideklarasikan pada 26 Juni 2008. Deklarasi yang disebut dengan nama ‘Deklarasi Darunnajah’ tersebut berisi kesepakatan dari sekitar 200 ulama yang hadir saat itu akan pentingnya forum yang mengakomodasi pemurnian pemikiran Islam, koordinasi antargerakan Islam, dan sebagai sarana untuk mencari solusi untuk semua persoalan yang terjadi di antara umat Islam.</p>
<p>Dalam beberapa kesempatan, FUI juga kerap mendorong pemerintah untuk meninggalkan sekularisme. Indonesia dikenal sebagai negara berpenduduk muslim moderat terbesar di dunia, namun negara ini bukan negara agama. FUI mendorong pemerintah untuk menghentikan dan menghapus segala bentuk sekulerisme, liberalisme, dan kapitalisme yang menurut FUI telah nyata-nyata menghancurkan Indonesia dan menggantikannya dengan sistem Islam. Maka, semakin jelaslah mengapa FUI menjadi begitu ngotot ketika berhadapan dengan masalah hukum yang menimpa Ahok.</p>
<p>Walaupun FUI adalah forum keagamaan, namun tidak bisa dipungkiri aksi 313 yang digalang FUI kali ini sarat akan muatan politis. Apalagi saat ini tinggal 2 minggu lebih sebelum Pilkada DKI putaran kedua. Maka, aksi besok bisa dianggap sebagai aksi politik jalanan – aksi protes atas nama agama dan hukum, namun punya dimensi politik yang kuat.</p>
<p>Politik jalanan atau <em>street politic </em>bisa diartikan sebagai konflik atau aksi politik yang melibatkan sekelompok masyarakat berhadapan dengan otoritas pemerintah. Istilah ini digunakan oleh Asef Bayat – professor keturunan Iran yang menjadi guru besar di University of Illinois – ketika menulis buku berjudul “Street Politics” yang berisi aksi-aksi jalanan sepanjang Revolusi Iran (1977-1979). Gerakan politik jalanan di Iran berhasil mengakhiri kekuasaan monarki Shah Mohammad Reza Pahlavi, lalu apakah gerakan politik jalanan esok akan mendatangkan dampak yang serupa?</p>
<p>Mungkin masih terlalu jauh untuk sampai pada titik itu, buktinya dua kali demonstrasi besar pada tahun lalu – yang dianggap sebagai demonstrasi terbesar setelah tahun 1998 – belum mampu mendatangkan efek yang sama dengan aksi gerakan politik jalanan di Iran. Yang jelas kita tetap berharap negara ini tidak melupakan jati diri dan cita-cita para pendirinya.</p>
<p>Semua tentu ingin hidup aman dan damai agar kemajuan bangsa dan negara pun bisa terus diperjuangkan. Dengan semakin seringnya aksi-aksi politik semacam demonstrasi, konsentrasi politik pun akan terbagi. Akhirnya, ketimbang memperhatikan pembangunan bangsa dan negara, negara ini sibuk dengan saling sikut antara anak bangsa sendiri: kapan majunya?</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="550" data-dnt="true">
<p lang="in" dir="ltr">Jelang Aksi 313, Pengamanan Gedung DPR Diperketat <a href="https://t.co/GZ3ncVLY3n">https://t.co/GZ3ncVLY3n</a> <a href="https://t.co/SsyJvyNxnI">pic.twitter.com/SsyJvyNxnI</a></p>
<p>&mdash; Makassar TV (@makassar_tv) <a href="https://twitter.com/makassar_tv/status/847362714074611712?ref_src=twsrc%5Etfw">March 30, 2017</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<h4><strong>Siapa Bela Siapa?</strong></h4>
<p>Demonstrasi 313 ini akan menambah daftar deretan demonstrasi dengan nama dan angka cantik: 411, 212, lalu 313. Secara simbol politik, orang yang merancang demo-demo tersebut sangat pandai membuat kemasan politik yang menarik: mulai dari pemilihan hari, tanggal, dan apa yang ingin dicapai. Semuanya adalah kerja politik yang tersistematis.</p>
<p>Walaupun demikian, harus diakui berbagai aksi yang terjadi di seputaran dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok telah membuat bangsa ini lelah. Jangan heran, Ketua Umum PBNU saja sampai melarang warga NU untuk ikut ambil bagian dalam aksi ini. Bagi masyarakat awam, tentu pertanyaannya adalah &#8216;siapa bela siapa <em>sih </em>sebetulnya dalam aksi-aksi ini&#8217;? Mungkin sudah saatnya kita sadar bahwa hanya karena alasan perebutan kekuasaan di ibukota, bangsa ini telah terpecah belah dan mudah diadu domba.</p>
<blockquote><p>“Political language is designed to make lies sound truthful and murder respectable”.</p></blockquote>
<p>Kata-kata ini ditulis oleh George Orwell (1903-1950) – novelis dan sastrawan Inggris – untuk mengomentari dunia politik. Mungkin benar, selama politik dijalankan hanya untuk memenuhi hasrat untuk berkuasa, maka kebaikan paling baik pun akan dipandang sebagai keburukan, demikian pun sebaliknya. Semoga aksi 313 besok berjalan lancar dan aman, sehingga tidak memicu hal-hal yang lebih buruk. Selalu ada harapan untuk politik yang beradab di negara ini. (S13)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2017/03/TIRTOID-antarafoto-aksi-bela-islam-iii-021216-agr-02_ratio-16x9-1024x577.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
