<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Abdul Kadir Karding &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/tag/abdul-kadir-karding/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2022 01:53:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>Abdul Kadir Karding &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Argentina Menang Berkat Politisi Indonesia?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/infografis/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M78]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 07:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infografis]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Kadir Karding]]></category>
		<category><![CDATA[Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[Gustiman Aliwu]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Datariansyah Indra Hamzah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=120966</guid>

					<description><![CDATA[Warganet soroti poster politisi ucapkan selamat ke Argentina. Mereka dianggap numpang euforia kemenangan di Piala Dunia. Lalu muncul pertanyaan dari warganet atas relevansi poster dan kemenangan Argentina. Tiga politisi yang dipertanyakan karena dinilai tidak ada kaitannya memasang poster kemangan Argentina itu, diantaranya -Abdul Kadir Karding dari PKB, Muhammad Datariansyah Indra Hamzah juga sama dari PKB, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia-ed.-1024x1024.jpg" alt="argentina menang berkat politisi indonesia ed." class="wp-image-120967" srcset="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia-ed.-1024x1024.jpg 1024w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia-ed.-300x300.jpg 300w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia-ed.-150x150.jpg 150w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia-ed.-1536x1536.jpg 1536w, https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia-ed.-2048x2048.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Warganet soroti poster politisi ucapkan selamat ke Argentina. Mereka dianggap numpang euforia kemenangan di Piala Dunia. Lalu muncul pertanyaan dari warganet atas relevansi poster dan kemenangan Argentina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tiga politisi yang dipertanyakan karena dinilai tidak ada kaitannya memasang poster kemangan Argentina itu, diantaranya -Abdul Kadir Karding dari PKB, Muhammad Datariansyah Indra Hamzah juga sama dari PKB, dan terakhir Gustiman Aliwu berasal dari PKS.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/12/argentina-menang-berkat-politisi-indonesia-ed.-1024x1024.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Demokrasi Serba Salah Jokowi-Ma’ruf</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/demokrasi-serba-salah-jokowi-maruf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R50]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2019 08:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Kadir Karding]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Dedi Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi-Ma'ruf]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=60393</guid>

					<description><![CDATA[“Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat; tidak akan musnah dari bumi.” – Abraham Lincoln PinterPolitik.com Pernah nggak sih pacarmu ngomong begini: “Kalau ada yang kamu nggak suka dari aku, bilang aja langsung ke aku”. Eh, pas kamu beneran ngomongin hal-hal jelek yang nggak kamu suka dari dia, si dia malah marah dan bilang kalau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>“Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat; tidak akan musnah dari bumi.” – Abraham Lincoln</strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #cedb2a"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p><span class="dropcap dropcap2">P</span>ernah nggak sih pacarmu ngomong begini: “Kalau ada yang kamu nggak suka dari aku, bilang aja langsung ke aku”.</p>
<p><em>Eh</em>, pas kamu beneran ngomongin hal-hal jelek yang nggak kamu suka dari dia, si dia malah marah dan bilang kalau kamu nggak bisa terima dia apa adanya. <em>Hmm.</em> Serba salah emang kalau punya pacar kayak gitu. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Jadi keinget sama Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, yang mengatakan bahwa orang-orang yang tetap melakukan aksi demo di Mahkamah Konstitusi (MK) nanti pada saat pengumuman hasil gugatan sengketa Pilpres 2019 adalah orang-orang yang tidak siap berdemokrasi.</p>
<p><em>Nah loh</em>. Di sini yang sebenernya kelihatan nggak siap berdemokrasi siapa ya? <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Bukannya makna demokrasi itu sendiri adalah pemerintahan yang dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat ya? Aksi demonstrasi itu sendiri kan termasuk bagian yang tak terpisahkan dari demokrasi ya.</p>
<p>Makanya kadang suka heran saat ada pejabat-pejabat atau institusi negara yang seolah melarang masyarakat untuk mengekspresikan pendapatnya. Padahal kan kebebasan berpendapat merupakan hak rakyat juga, yang sudah dilegalkan di Undang-Undang No. 9 Tahun 1998.</p>
<div id="fb-root"></div>
<p><script async="1" defer="1" crossorigin="anonymous" src="https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&amp;version=v3.3"></script></p>
<div class="fb-post" data-href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2348779725201779/?type=3&amp;theater" data-width="696">
<blockquote cite="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2348779725201779/?type=3" class="fb-xfbml-parse-ignore">
<p>Peraturan ketat investasi bisa saja membatasi reformasi Jokowi di periode kedua. Nantikan artikel selengkapnya di Pinterpolitik.com</p>
<p>Posted by <a href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/">Pinter Politik</a> on&nbsp;<a href="https://www.facebook.com/pinterpolitikdotcom/photos/a.1186487481431015/2348779725201779/?type=3">Thursday, June 20, 2019</a></p></blockquote>
</div>
<p>Kalau ucapan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin terkesan paradoks, lebih ekstrem lagi ucapannya Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. Dia mengimbau bahwa wilayah MK adalah area steril, tidak boleh ada kegiatan menyampaikan aspirasi di ruang publik. Kalau mau menyampaikan aspirasi dipersilahkan di Patung Kuda.</p>
<p><em>Waduhh</em>. Ini mah sudah bukan katagori imbauan lagi, tapi kayaknya institusi negara sudah melarang keras agar masyarakat tidak menyalurkan aspirasi mereka di depan MK. <em>Upss</em>.</p>
<p>Tujuan massa tersebut kan mau menyampaikan aspirasi mereka ke hakim MK, tapi malah digiring untuk demo di depan Patung Kuda. <em>Hmm</em>. Kalau keputusan sidang Pemilu 2019 diputuskan oleh si Patung Kuda sih gapapa ya demo di situ. <em>Hehehe</em>.</p>
<p>Kalau rakyatnya aja dilarang menyuarakan pendapat mereka, nampaknya sistem demokrasi di Indonesia masih perlu dipertanyakan lagi nih.</p>
<p>Apakah ini berarti bahwa wacana demokrasi saat ini sudah menjadi retorika semata? Harus ku akui lelah juga kalau mikirin ini sendiri. Mending nyanyi lagu “Serba Salah” punyanya Raisa aja deh. <em>Hehehe.</em> (R50)</p>
<div class="youtube-embed" data-video_id="6WPooCPtHQA"><iframe title="SEJARAH GOLPUT" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/6WPooCPtHQA?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2019/06/Republika-Abdul-Karding.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Perang ‘Kage’ di Pilgub Jatim</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/terkini/perang-kage-di-pilgub-jatim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[K16]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2018 07:06:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Kadir Karding]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul-Puti]]></category>
		<category><![CDATA[Paslon Khofifah dan Emil]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jawa Timur 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Puti Guntur Soekarnoputri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pinterpolitik.com/?p=24025</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Cak Imin (Muhaimin Iskandar) akan turun, Ibu Mega turun, Pak Prabowo turun. Seluruh kekuatan kita maksimumkan, karena Jatim ini adalah basis pertarungan bagi kami.&#8221; ~ Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding. PinterPolitik.com [dropcap]P[/dropcap]ilkada Jawa Timur memang cukup menyedot perhatian publik. Gimana gak? Lha wong banyak Ketua Umum Partai pengusung yang langsung &#8220;turun gunung&#8221; mendukung Pasangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong><em>&#8220;Cak Imin (Muhaimin Iskandar) akan turun, Ibu Mega turun, Pak Prabowo turun. Seluruh kekuatan kita maksimumkan, karena Jatim ini adalah basis pertarungan bagi kami.&#8221; ~ Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding.</em></strong></h4>
<hr />
<p><span style="color: #ccdb00;"><strong>PinterPolitik.com</strong></span></p>
<p>[dropcap]P[/dropcap]ilkada Jawa Timur memang cukup menyedot perhatian publik. Gimana gak?<em> Lha wong</em> banyak Ketua Umum Partai pengusung yang langsung &#8220;turun gunung&#8221; mendukung Pasangan Calon (Paslon) Gubernurnya. Seperti dukungan yang diberikan untuk Paslon Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarnoputri. <em>Tsadeest.</em></p>
<p>Tuh liat aja, tiga ketua umum partai seperti Megawati Soekarnoputri dari PDIP, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, dan Muhaimin Iskandar dari PKB, turun gunung langsung untuk mendukung Gus Ipul &amp; Puti. Meski agak <em>lebay</em> sih keliatannya, tapi <em>worthed</em> lah ya buat dilakukan. Dari pada kalah dan menyesal belakangan karena gak dukung maksimal. Sakitnya<em> tuh</em> di sini.</p>
<p>Pasalnya, Paslon lain seperti Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak juga melakukan strategi yang sama. Ketum Partai pengusung mereka juga ikut terjun langsung ke lapangan bantu kampanye <em>loh</em>.</p>
<p>Seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Ketum Partai Demokrat), Airlangga (Ketum Golkar), Rommy (Ketum PPP), Surya Paloh (Ketum NasDem), dan Oesman Sapta Odang (Ketum Hanura).</p>
<p>Ibarat film animasi anak, anime Naruto, mereka para Ketum Partai ini udah kayak para <em>Kage</em> (Pemimpin) dari berbagai desa ninja. Dan dalam Pilkada 2018 nanti, para <em>Kage</em> ini ramai-ramai terjun ke lapangan unjuk gigi, saling beradu jurus.</p>
<p>Jurus siapa yang paling ampuh? Ya kita liat aja nanti ya. Yang pasti jurusnya itu harus bisa bikin <em>klepek-klepek</em> calon pemilihnya nanti. Emangnya jurus <em>pelet</em> <em>Jaran Goyang</em> ya, hahaha.</p>
<p>Anggap aja Ibu Megawati pendukung Paslon Gus Ipul dan Puti sebagai<em> Tsunade</em> <em>(Hokage</em> dari Desa Konoha). Dan SBY pendukung Khofifah dan Emil sebagai <em>Raikage</em> dari Kumogakure.</p>
<p>Sudah pasti bakal seru Pilkada Jawa Timur. Masyarakat yang mengidolakan kedua orang ini pasti akan secara otomatis <em>manut</em> pada pilihan dukungan junjungannya itu. Kok serasa di-<em>genjustu</em> gitu ya, hahaha.</p>
<p>Dapet dukungan dari orang nomor satu di Partai, bukan lantas bisa<em> lenggang kangkung</em> begitu aja. Mesin partai juga tetap harus kerja keras se-efisien mungkin untuk meningkatkan perolehan suara. Ya jangan <em>ngandalin</em> para Kage aja, eh Ketum Partai maksudnya. <em>Wadezig.</em></p>
<p>Masalahnya nih ya, seandainya udah didukung tapi masih kalah juga, <em>mmm,</em> malu abis itu pastinya. Mau dikemanain muka para Ketua Umum Partai pengusung? Bisa <em>amsyong,</em> buahahahaha. (K16)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2018/03/Kage-Partai-Politik.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
