Sukamiskin, Lapas atau Hotel?

Lapas sukamiskin - lapas mewah - ott kpk
Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin Bandung. (Foto: Nusantara Pos)
2 minute read

Kenapa orang Indonesia selalu mempromosikan batik, reog? Kok korupsi nggak? Padahal korupsilah budaya kita yang paling mahal.” ~Sujiwo Tejo


PinterPolitik.com

[dropcap]G[/dropcap]aes, eike mau nanya tempat menginap recommended di daerah Arcamanik, Bandung, dong. Eike maunya yang mewah ya, yang ada air panasnya, TV, kulkas, dispenser, AC, sama kasur yang super empuk, pokoknya pelayanan kelas satu deh. Ada?

Ehhh, gaes, tapi jangan ngasih jawaban Lapas Sukamiskin, ya.Terlalu mahal. Katanya per kamar bisa Rp200-500 juta. Duh, nggak sanggup eike bayarnya. Hehe

Lagian nih ya, kalau pun eike sanggup bayar, eike juga nggak sudi tuh nginep di sana. Yang dapet fasilitas mewah di sana kan koruptor gitu. Tahu kan? Yang suka ngerugiin negera itucchh… ckckck.

Ya..ya..ya.. kalau dilihat-lihat, lapas bekas Bung Karno pernah dipenjara dulu ini sekarang sudah banyak berubah, terutama saat resmi dijadikan sebagai lapas khusus koruptor. Saking kerennya, bisa kali buat tujuan wisata di Bandung.


Selain fasilitas kamar mewah, Lapas Sukamiskin juga menyediakan taman rekreasi yang asyik banget untuk kumpul keluarga, lho. Eike rasa ngadain acara arisan atau reunian juga seru, soalnya ada 36 saung bambu yang lucu buat leha-leha dan selfie-selfie. Mantapkan?

Ehmm, tapi nganuu.. itu kan ceritanya lapas buat narapidana korupsi ya.  Tapi kok bisa mewah banget? Sedangkan lapas lain biasa-biasa aja.

Miris ya gaes, di saat negeri ini lagi heboh menyuarakan semangat anti korupsi, tapi koruptornya malah dibikin nyaman dengan ngasih fasilitas super spesial dan boleh seenaknya keluar masuk lapas.

Wahhh waaahh, gimana rasanya jadi tim penyidik KPK yang udah banting tulang buat nangkepin koruptor? Sakit gaesss sakittt!!!

Yaa, hak istimewa untuk koruptor sepertinya memang sudah tidak asing terdengar di telinga, sebut saja Artalyta Suryani hingga Freddy Budiman yang tidak hanya ketahuan memiliki sejumlah fasilitas mewah di dalam jeruji besi, tapi juga bisa mengendalikan bisnis narkotikanya dari balik penjara.

Mennn!!! Baru kali ini eike bertanya-tanya gunanya penjara itu untuk apa?!?!

Yaa, semoga saja tindakan KPK nggak berhenti sampe di Lapas Sukamiskin. Usut terus sampai tuntas! Pokoknya koruptor harus menderita! (E36)

Baca juga :  Yasonna-KPK “Bangkang” ke Jokowi?