Sudirman Minta Balas Budi Anies

Sudirman Minta Balas Budi Anies
Anies Baswedan dan Sudirman Said. (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Lebih enak punya utang uang. Tinggal hitung dan kembalikan. Daripada berhutang budi, terikat sepanjang masa.”


PinterPolitik.com

Ada kalanya punya hutang budi itu membuat kita seperti punya utang sebegitu besarnya. Maka akan ada hasrat untuk segera mengembalikan kebaikannya juga.

Hal ini yang mungkin menerpa Anies R Baswedan yang lahir dari konflik Pilkada DKI Jakarta. Kontestasi politik penuh sensasi, boombastis dan syarat akan isu SARA.

Salah satu dari sekian banyak tangan bantuan yang menopang Anies menuju kekuasaannya kini, ialah Sudirman Said.

Pasca terpilih pun, Sudirman masih membantu menjadi Ketua Tim Sinkronisasi Anies – Sandi. Sosok yang totalitas.


Jadi tak heran kalau ada pertanyaan nakal, apa yang Anies – Sandi berikan kepada Sudirman Said sebagai gantinya? Ini kalau punya pikiran transaksional loh.

Kalau bicara ideal sih, mungkin karena adanya kesamaan pandangan wkwkwk. Ini cuma kemungkinan, lho, weleeeh weleeeh

Tapi pertanyaan di atas, mungkin akan segera terjawab dengan adanya bantuan gantian antara Sudirman Said dengan Anies Baswedan. Kini, Anies diminta membalas budinya kepada Sudirman Said yang sudah susah payah mencurahkan gagasannya untuk Anies – Sandi.

Hmmm, ada maunya toh ternyata. Weleeeh weleeeeh

Kabarnya, Anies diminta untuk menjadi juru bicara Sudirman Said di Pilgub Jawa Tengah nanti. Sudirman pun harap – harap cemas ingin memiliki nasib yang sama dengan Anies, bisa duduk di kursi empuk Gubernur. Weleeeh weleeeeh.

Jadi kalau nantinya Sudirman terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah, akan ada cerita menarik tentang dua tokoh yang saling membantu dan bahu membahu untuk menjadi seorang Gubernur. Itu juga kalau terpilih ya wkwkwk.

Memang ga enak kalau punya utang budi. Lebih baik uang saja, jelas nominalnya dan bayarnya juga enak. Wkwkwk

Baca juga :
Cinta Risma untuk Pewarta

Kalau misalkan Sudirman tak terpilih di Jawa Tengah, tentu akan ada anggapan utang budi belum tergantikan, maka akan ada permintaan lain yang menyetarakan diantara Anies dan Sudirman.  Waduh eeiiittt gimana itu ya?

Itulah susahnya kalau punya janji atau utang budi dengan pihak lain. Makanya kalau punya kolega harus punya visi yang seiring tanpa ada potensi balas budi. Enak kan kalau begitu. Tapi rasanya mustahil sih wkwkwk. (Z19)