Softbank Kerap Rugi, Nasib Ibu Kota?

Softbank ibu kota
Masayoshi Son (Foto: Antara Foto/Puspa Perwitasari)
2 minute read

“Bukan maksudku mau berbagi nasib, nasib adalah kesunyian masing-masing,” – Chairil Anwar, Pemberian Tahu


PinterPolitik.com

Pembicaraan tentang ibu kota baru di Pulau Kalimantan sepertinya menjadi salah satu hal yang menarik ya. Gimana enggak, kalau membicarakan ini, gak bisa hanya tentang pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga soal investasi yang akan menyertainya.

Salah satu pihak yang direncanakan akan berinvestasi di ibu kota baru adalah perusahaan asal Jepang yaitu Softbank. Konon, raksasa dari negeri sakura ini bakal berinvestasi di ibu kota negara baru hingga mencapai 30 miliar dolar AS.

Gak hanya itu, Masayoshi Son, CEO dari perusahaan ini juga bakalan terlibat secara khusus dalam proses pemindahan ibu kota. Bersama Putra Mahkota Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, ia akan menjadi dewan pengarah dalam  proyek ibu kota baru.

Meski keterlibatan Softbank dan Masayoshi terdengar sebagai sesuatu yang mewah, sebenarnya ada isu yang ada di beberapa orang kala mendengar korporasi tersebut.


Selama beberapa waktu terakhir, berita tentang investasi Softbank kerap kali kurang menggembirakan. Dalam banyak kasus, kata rugi kerap mewarnai pemberitaan ivestasi perusahaan asal Jepang tersebut di berbagai perusahaan rintisan alias startup.

Salah satu startup binaan Softbank yang berstatus Unicorn yaitu Wework dikabarkan mengalami kerugian cukup dalam. Perusahaan coworking space itu mencapai 1,25 miliar dolar AS. Akibatnya, PHK karyawan jadi sesuatu yang sulit dihindari.

Selain WeWork, baru-baru ini, perusahaan lain yang dibina oleh Softbank juga mengalami kerugian. Perusahaan yang dimaksud adalah Cloudmind yang pada tahun lalu disebut mengalami kerugian sebesar 100 juta dolar AS.

Nah, dari berbagai riwayat tersebut, publik mungkin akan bertanya-tanya, bagaimana ya dengan nasib rencana investasi Softbank di Indonesia? Apakah akan ada pengaruhnya? Apakah hasilnya tetap akan sesuai dengan yang diharapkan?

Tentu, jawabannya masih misteri. Toh, skema investasi dari perusahaan ini di ibu kota baru konon baru akan diungkap pada Februari mendatang. Kita tunggu aja deh bagaimana nasib investasi mereka dan bagaimana pula proyek ibu kota baru ini akan memberi hasil. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.