Ruhut Raja Termehek Mehek

Ruhut Raja Termehek Mehek
Foto: Istimewa
2 minute read

Pengajuan peninjauan kembali kasus penodaan agama yang dilakukan Ahok, banyak menuai komentar. Salah satunya dari Eggi Sudjana dan Ruhut Sitompul.


PinterPolitik.com

“Ada tiga hal yang tidak dapat disembuyikan terlalu lama, yaitu matahari, bulan, dan kebenaran.” ~ Buddha

Siapa sih yang enggak kenal Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok? Mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini mendekam di hotel prodeo ini, menuai banyak kontroversi dan penolakan akibat pernyataannya yang dianggap menodai ayat suci umat Islam.

Walau pengadilan telah memvonisnya bersalah dan diganjar dua tahun penjara, namun sepertinya masih banyak yang belum memaafkan dirinya. Hmmm, katanya Muslim, kok orang udah meminta maaf dan menerima hukuman masih saja dimusuhi sih?

Apalagi setelah mendengar kalau Ahok tengah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan yang diterimanya, dengan alasan kekhilafan yang dilakukan hakim. Hmmm, apakah dengan alasan itu berarti Ahok masih percaya kalau dirinya tidak bersalah? Duh, gimana ya.


Kalau benar begitu, pantas aja Eggi Sudjana langsung blingsatan kayak orang kesetrum. Melalui kelompok yang dipimpinnya, yaitu Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Eggi mengatakan akan mengerahkan massa agar permohonan Ahok itu tidak dikabulkan. Wuuiiih, kok setiap ngomong dia kerjaannya ngancam mulu sih?

Mungkin karena enggak tahan dengan ancamannya atau karena memang Ahoker sejati, Ruhut Sitompul yang kini lagi cuti jadi politikus, mengatakan kalau pernyataan Eggi itu layaknya orang yang enggak ngerti hukum. Lho, bukannya Eggi itu orang hukum ya?

Ternyata karena Eggi orang hukum itulah, Ruhut si poltak raja minyak itu jadi termehek-mehek dengar ancamannya. Menurut pengacara sinetron ini, setiap orang berhak mengajukan PK asal syarat pengajuannya terpenuhi. Dan bagi Ruhut, alasan yang diajukan Ahok masuk akal. Masa sih, Eggi enggak paham?

Baca juga :  Jokowi dan Ironi Bus Ugal-ugalan

Jangan-jangan, karena saking pahamnya, makanya Eggi jadi kayak kebakaran jenggot gitu ya? Apa Eggi takut kalau sebenarnya, Ahok memang punya kesempatan untuk bebas? Ohooy, bisa jadi tuh. Makanya, dia pakai bawa-bawa massa buat nakut-nakutin Mahkamah Agung. Hmmm, sungguh mencurigakan.

Nah, upaya Eggi untuk melobi Mahkamah Agung agar PK Ahok enggak diterima, juga makin membuat si poltak makin termehek-mehek. Wooii,  emang seberapa berkuasanya sih Eggi ini, bisa bikin Mahkamah Agung tekuk lutut ama keinginannya? Hmmm, ya udahlah ya, jangan diterusin lagi. Kasian tuh si poltak, entar dia enggak jadi raja minyak lagi. Tapi raja termehek-mehek! (R24)