Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

Emil ‘Pemuja’ NasDem
Ridwan Kamil, Calon Gubernur Jawa Barat yang juga Walikota Bandung. (Foto: Jawapos)
2 minute read

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus


PinterPolitik.com

Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor yang menggantung dan ada celah ruang kosong yang tak pernah terjawab secara argumentatif.

Ehmmm, pantes aja kalau begitu, kita nyangkanya ini serius gak sih mau pindahin ibu kota, uang yang mau dikeluarkan ratusan triliun lho, tapi perencanaannya kok lemah gemulai, weleeeh weleeeeeh.

Kalo perencanaannya aja lemah, seharusnya kalo ada pencerahan saran dari orang lain itu disambut baik, heleeeeh, tapi sayang sekali Bappenas terkesan tutup kuping dan tutup mata kayanya, ehmm, Bappenas, Bappenas, jangan terlalu reaktif dan terpancing gitu dong, hadeuuh.

Contohnya aja nih, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang juga berprofesi arsitek menyarankan supaya lahan Ibukota baru jangan terlalu luas, karena pendapat Kang Emil bisa jadi ibu kota baru itu jadi ‘kota mati’, hiiiiiiii, sepi dan sunyi weleeeh weleeeeh.


Makanya, tak aneh kalo pemindahan ibu kota ke Kalimantan masih menuai polemik, terlebih catatan evaluasi rencana masih menggunung dan menyasar lemahnya perencanaan yang tidak tersusun dengan baik.

Mungkin karena Ridwan Kamil sebel ngasih saran malah dinyinyirin, Kang Emil akhirnya menjiplak inisiasi Presiden Jokowi yang akan memindahkan ibu kota. Ehmm, ini tergolong latah atau memang kebutuhan ya? Weleeeh weleeeh.

Nah lho, politisi-politisi jangan ngeliat sedikit sesuatu langsung pengen ikutan juga, hadeuuhhh, udah kayak penjiplak aja, kepancing musim mulu deh, heleeehhh.

Hati-hati Kang Emil, Jokowi kan mau ‘ngontrakdi Ibukota baru, nah Kang Emil mau ikutan ngontrak juga apa gimana? Apa mau samping-sampingan ngontraknya? Weleeeh weleeeh.

Weeeeiittsss, tapi kayaknya Kang Emil bukan latah deh, tapi bisa jadi ini bentuk protes Kang Emil karena sarannya kepada Bappenas gak didengerin, heleeehhh.

Ibarat kata, Kang Emil pengen bilang, yaudah deh kalau semisal saran Akang gak didengerin, biar Akang contohin aja di Jawa Barat kalo mindahin Ibukota yang baik dan benar, weleeeh weleeeh.

Ehhh, ehh, tapi Jawa Barat ini mau mindahin Ibukota karena emosional Gubernur Jawa Barat atau memang harus banget pindah Ibukotanya? Heleeehhh.

Kalo karena ‘latah’ mindahin Ibukota, Jawa Barat ‘terancam’ kaya Kalimantan juga nih, ehmmm, pindah tapi tanpa perencanaan yang matang, weleeeh weleeeeh. (Z19)

Baca juga :  Surat Cinta Dari Ridwan Kamil