Puti ‘Binasakan’ Emil Dardak

Puti ‘Binasakan’ Emil Dardak
Puti Guntur Soekarnoputri dan Emil Dardak. (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Persaingan yang tujuannya hanya untuk bersaing, untuk mengalahkan orang lain, tak pernah mendatangkan banyak manfaat.” ~ Henry Ford


PinterPolitik.com

Perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur semakin memanas. Kedua pasangan calon sudah dipertemukan dalam berbagai forum debat mengenai gagasan dan konsep tentang arah kemajuan Jawa Timur.

Prinsipnya sih, kedua pasangan ini punya niatan baik untuk membenahi Jawa Timur, selebihnya tinggal bagaimana metode dan pendekatan dari gagasannya saja.

Weiiittsss, menariknya, dua calon Wakil Gubernur ini sempat saling serang dalam debat kandidat yang diselenggarakan KPU.

Khususnya saat Puti Guntur membahas kemiskinan yang terjadi di Trenggalek. Wedeeww, merasa terpanggil, Emil Dardak langsung mengonfirmasi kebenaran kabar yang diberikan Puti Guntur.


Tapi Emil Dardak mempertontonkan mimik wajah yang lebih agresif dibandingkan biasanya. Yaiyalaaah, namanya juga daerah yang dipimpinnya, Trenggalek, mana bisa dijelek – jelekin begitu.

Sementara, Puti Guntur masih santai dan tersenyum. Kalau dua – duanya ngotot, berabe juga, weleeeh weleeeh.

Rasa – rasanya jadi teringat dengan persaingan dalam wiracarita Mahabharata antara Jarasanda dan Kresna. Pantaslah Puti Guntur itu santai – santai aja, ia seperti Kresna yang memiliki sikap santai dan memiliki kegemaran menari. Waduh, jadi inget pas Puti Guntur menari deh, tahu sendiri kan ayahnya itu seniman.

Sementara, Emil Dardak yang memiliki sifat menggebu – gebu mengingatkan kita kepada sosok Jarasanda yang diceritakan kuat dan terkenal.

Weleeeeh weleeeh, bener juga sih, Bupati Trenggalek ini kan memang memiliki rekam jejak yang baik jadi ga kesulitan lah kalau mau menentukan arah Jawa Timur. Apalagi istrinya dari kalangan artis kan, wedeeww, terkenal sudah itu hmmm.

Apalagi Kresna dan Jarasanda ini kan memang ditakdirkan bertarung dan bermusuhan, jadi memang semakin sengit lah ya pertarungan politik di Jawa Timur.

Tapi kalau nasib Pilgub Jawa Timur sih jangan dilihat dari wiracarita ini ya, soalnya kalau ngikutin cerita itu pasti Jarasanda kalah. Tapi kalahnya sih sebenernya bukan sama Kresna, tapi sama Bhima, si pengganti Kresna saat pertarungan tersebut.

Waduuuhhh, kalau gini Kresna alias Puti Guntur menang dong. Weeeittss, bentar dulu, kok Puti yang menang sih? Apa karena punya trah Soekarno? Ini hanya wiracarita kok, jadi santai aja kan cuma legenda. Di Pilkada Jatim, bisa saja akhirnya beda. Weleeeh weleeeh. (Z19)