PT KAI dan PT MRT Kelola Transportasi Terintegrasi

PT KAI dan PT MRT Kelola Transportasi Terintegrasi
Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bekerjasama kelola moda transportasi publik (Foto: PinterPolitik)
2 minute read

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Persero menggandeng PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk membentuk perusahaan gabungan (joint venture) untuk pengelolaan sistem transportasi terintegrasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.


PinterPolitik.com

Perusahaan patungan yang bernama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek ini, akan kelola moda transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi yang melibatkan Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyambut baik sinergi antara stakeholder terkait, dalam upaya membangun kawasan terintegrasi moda transportasi. Hal ini sejalan arahan Presiden Jokowi, yang meminta ada perusahaan yang melakukan pengelolaan moda transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi.

“Alhamdulillah arahan tersebut dapat terealisasikan hari ini dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara PT KAI Persero dan PT MRT Jakarta Perseroda,” ujar Erick dalam sambutannya di Kementerian BUMN , Jumat (10/1).

Sementara Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, mengatakan PT KAI bersama PT MRT Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta akan mengembangkan kawasan stasiun dan mengintegrasikan transportasi kereta api di ibukota. “Kami optimis langkah-langkah tersebut dapat mengurangi kemacetan dan memberikan nilai lebih untuk kawasan DKI Jakarta,” tutur Edi Sukmoro.

Menurutnya dalam perjanjian ini, PT KAI Persero akan berperan dalam hal peningkatan prasarana di dalam stasiun, manajemen sirkulasi penumpang dan kendaraan, serta izin akses.

Nantinya perusahaan gabungan joint venture ini akan mengelola dan menata 72 stasiun, termasuk kereta api bandara, dan kereta commuter line (KRL). Untuk fase awal, pihaknya akan menata empat stasiun, yaitu Stasiun Tanah Abang, Stasiun Juanda, Stasiun Senen, dan Stasiun Sudirman.

Edi menambahkan kerja sama ini juga menyasar pengembangan kawasan stasiun dan mengintegrasikan transportasi kereta api di ibu kota Jakarta atau transit oriented development (TOD).

Hadir dalam penandatanganan tersebut Direktur Utama PT MRT Jakarta Perseroda William P. Sabandar, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Persero Edi Sukmoro yang disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (R58)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.