Prabowo-Sandi Bagi Tugas Ngegombal

Prabowo Sandi Bagi Tugas Ngegombal
Prabowo Subianto dan SandiagaUno. (Foto: Publik Satu)
2 minute read

“Mau ganteng atau tidak, kalau hatinya tidak satu frekuensi, bagaimana?” ~Bacharuddin Jusuf Habibie


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]da teori yang mengatakan, wanita muda lebih memilih mencari pria tampan, sedangkan wanita dewasa akan lebih memilih pria yang mapan. Nah, kalau prianya macam Sandiaga Uno bagaimana dong? Sudah tampan, banyak uang pula. Wah, ini mah semua umur juga bisa kesengsem. Uwuwuwuw.

Ya, ketampanan Sandiaga Uno sudah tidak diragukan lagi. Dari muda sudah terlihat aura gantengnya. Hm, ku jadi penasaran, kira-kira Bang Sandi ini pake produk perawatan kulit merek apa ya? Wajahnya kok bisa tetap mempesona begitu walau sudah memasuki usia tua. Bagi-bagi tipsnya dong Om!

Bagi kubu pemenangan Prabowo-Sandi, wajah Sandi merupakan senjata super untuk menarik suara emak-emak dan mbak-mbak. Pesonanya diyakini mampu membuat para wanita dari segala umur kelepek-kelepek, atau yang tergawat sampai histeris kegirangan.

Memahami potensi ketertarikan kaum hawa terhadap Sandi, koalisi Prabowo-Sandi bahkan membuat satgas khusus emak-emak yang spesial menarik suara di kalangan ibu-ibu.


Wah, strateginya boleh juga. Siapa sih yang nggak tahu kekuatan super emak-emak? Ya, selain punya nyali dalam berkendara tanpa menggunakan helm dan memberi kode sen ke kanan tapi malah belok ke kiri, kelompok emak-emak juga punya pengaruh yang besar dalam keluarga. Biasanya, kalau si Emak udah pilih si A, suami mah ngikut aja. Kalau nggak dikasih jatah kan bahaya. Eh, ini maksudnya jatah makan malam loh ya, bukan yang lain. Hehehe.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pun memberikan pujian kepada cawapres Sandiaga Uno saat peringatan milad PAN. Ia mengakui keahlian Sandi dalam meraih simpati kaum hawa. Dia bahkan mencontohkan kalau anak perempuannya pun tak luput dari pesona Sandi.

Ketua MPR ini menilai Sandi mampu meraih simpati pemilih perempuan di segala usia. Ia pun berharap hal ini dapat memberikan kemenangan pada pasangan Prabowo-Sandi. Nah, kalau Sandi merupakan senjata dahsyat untuk menggaet suara emak-emak, kini saatnya  Prabowo untuk menggaet suara Bapak-Bapak.

Lho, kok, gitu? Masa Sandi dikasih target emak-emak, Pak Prabowo disuruh ngejar bapak-bapak? Hmm, mungkin itu bukan karena Prabowo dianggap tidak lebih tampan dari Sandi ya, bisa saja karena memang perawakan Prabowo yang kebapakan dan berwibawa. Biasanya bapak-bapak kan suka mengidolakan orang berkarisma dengan badan yang uhuy kayak Pak Prabowo. Bener nggak bapak-bapak? (E36)