Prabowo Perlu Briefing Dahnil?

Dahnil Prabowo
Dahnil Anzar Simanjuntak dan Prabowo Subianto (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Cinta bukan hanya sekedar kata. Cinta bukan hanya pertautan hati. Cinta bukan hasrat luapan jiwa. Cinta tak hanya diam,” – Padi, Tak Hanya Diam


Pinterpolitik.com

Semua orang sudah sempat memuji Prabowo Subianto karena kerendahan hatinya. Gimana enggak, Pak Prabowo sempat dikabarkan tidak akan mengambil gajinya dan fasilitas lainnya sebagai menteri pertahanan. Hebat kan, kalau banyak orang ingin jadi pejabat demi gaji dan fasilitas, eh Pak Prabowo justru gak mau menerima hal-hal itu.

Eits, itu semua berlaku sebelum Pak Prabowo-nya sendiri berbicara. Pak Prabowo membantah bahwa dirinya akan menolak gaji dari pemerintah. Selain itu, Pak Prabowo juga bilang kalau fasilitas seperti mobil dan rumah dinas juga masih mungkin ia gunakan. Wah, kumaha ieu teh?

Hmmm, kalau dipikir-pikir, semua pembicaraan terkait dengan Prabowo tak mau terima gaji ini berasal dari cuitan dari juru bicaranya Pak Prabowo sendiri yaitu Dahnil Anzar Simanjuntak. Wah, gimana nih, kok bisa sih juru bicara punya suara yang berbeda dengan orang yang ia wakili?

Eits, ternyata Pak Dahnil ini masih punya pembelaan terkait dengan bantahan orang ya ia wakili suaranya. Jadi Pak Dahnil ini mencuit kalau Pak Prabowo ini taat azas sehingga akan menerima gaji dari pemerintah, namun akan disalurkan untuk yayasan-yayasan seperti yayasan kanker, lembaga zakat, rumah ibadah, dan lain sebagainya.


Hmmm, ini nanti Pak Prabowo membantah cuitan Dahnil lagi gak ya?

Sebenarnya, beda pernyataan dari Pak Prabowo dan Pak Dahnil ini lumayan membingungkan. Idealnya, tidak ada tuh pembantahan dari Pak Prabowo untuk pernyataan Pak Dahnil. Nah, dari hal itu, ini briefing-nya gimana ya? Apa Pak Dahnil ada kekeliruan dalam mengutip atau gimana?

Wah, mungkin harus ada yang diperbaiki nih dalam alur Pak Dahnil mewakili suara Pak Prabowo. Kalau kata Susan H. Miller, juru bicara itu menentukan juga nilai berita dari suatu hal. Nah, dari hal itu, kan sayang juga kalau terjadi apa-apa dengan nilai berita Pak Prabowo dari kiprah Pak Dahnil sebagai jubir.

Ya, semoga beda pernyataan antara Pak Prabowo dan Pak Dahnil gak terulang ya di masa depan. Kan aneh juga kalau punya jubir, tapi Pak Prabowo masih harus memberikan pernyataan tersendiri untuk memperjelas keadaan. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.