PPP ‘Jegal’ Gatot Nurmantyo?

PPP 'Jegal' Gatot Nurmantyo?
Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Akan ada saat di mana kamu mencoba bertahan, tapi merasa itu adalah pilihan yang salah.” ~ Rohmatikal Maskur


PinterPolitik.com

Partai Persatuan Pembangunan mewacanakan akan mengusung Jenderal Gatot Nurmantyo dalam perhelatan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

Ada yang aneh? Tentu iya. Kok tiba-tiba nama Gatot muncul di Jawa Tengah. Apa hanya reaksional PPP yang tak mau kalah dengan Gerindra dan PDIP?

Seperti telah diketahui, sebelumnya Partai Gerindra sudah mengusung Sudirman Said dan PDIP pun berpeluang mengusung kembali sang petahana, Ganjar Pranowo.

Lalu, supaya tak dibilang ketinggalan kereta, apakah PPP sembrono mewacanakan Jenderal Gatot untuk di Pilgub Jawa Tengah?


Perlu disadari dong, Jenderal Gatot awalnya kan sudah masuk radar Calon Presiden atau Wakil Presiden, seolah diturunkan kelasnya ke tingkatan Gubernur.  Masa mau diturunkan kelasnya, weleeeeh weleeeeh.

Sebenarnya apa maunya PPP? Hmm

Bagi Gatot, untuk maju di Pilpres saja masih berpikir panjang apalagi di Pilgub Jawa Tengah. Makin panjang aja Weleeeeeh weleeeeh.

Walau memang Gatot merupakan putra daerah dari Tegal, Jawa Tengah, tapi kansnya lebih besar masuk dalam perhitungan tingkatan nasional.

Jangan turunkan kelasnya dong ah wkwkwk aneh – aneh aja nih weleeeh weleeeh

Dari wacana yang dibangun PPP, ia mengklaim telah memiliki poros koalisi bersama Partai Demokrat dan Partai Golkar. Tapi, kenapa PPP usung nama Gatot ya?

Apa PPP memang benar – benar melihat peluang kemenangan bila mengusung Gatot di Pilgub Jawa Tengah? Atau justru ingin menjegal Gatot di Pilpres 2019?

Kalaupun spekulasi ini bertujuan tertentu, yang jelas mantan Panglima TNI ini cukup disayangkan bila bertarung hanya di tingkatan provinsi. Weleeeeh weleeeh.

Maka, wacana PPP yang akan mengusung Gatot di Pilgub Jawa Tengah akan bermuara pada cara PPP mengamankan Jawa Tengah sebagai daerah gemuk jelang Pilpres 2019 dan merebut tahta dari kandang Banteng.

Baca juga :
Orde Baru, Mimpi Demokrasi yang Kandas

Atau memang sengaja sebagai cara menjegal agar Gatot tak ikut bertarung di Pilpres 2019?

Terobosannya aneh juga, hmmm pantesan ada dualisme. Upssss weeleeeeh weeleeeh. (Z19)