PKS Start Paling Depan?

PKS khawatir menteri
Presiden PKS Sohibul Iman (Foto: pks.id)
2 minute read

“Waktu-waktu terus buktikan, cuma kita yang semakin di depan,” – Noah, Semakin di Depan


PinterPolitik.com

Ada yang suka memperhatikan gak satu per satu berita politik tanah air? Iya sih, memang gak semua orang tertarik dengan dunia politik. Tapi, kalau lagi iseng atau punya waktu, ada hal unik yang mungkin bisa diambil pas kita menyisir berita-berita politik.

Nih, misalnya, kalau kita merhatiin beberapa portal berita kelihatan kalau PKS sekarang itu lagi mulai banyak perhatian dari media. Kayaknya ada aja berita terkait dengan partai dakwah itu di portal-portal berita terkenal negeri ini.

Sorotan terhadap PKS ini mungkin aja ada penyebabnya. Partai yang dipimpin oleh Sohibul Iman ini kan jadi satu-satunya partai yang sudah mendeklarasikan diri sebagai oposisi. Hampir setiap kebijakan pemerintah Pak Jokowi akan menuai reaksi dari partai yang identik dengan muslim perkotaan ini.

Selain itu, statusnya dengan oposisi membuat pertemuan PKS dengan partai-partai lain juga akan mendapatkan liputan tersendiri dari media. Publik kan bakal bertanya-tanya, apakah PKS akan membangun poros oposisi baru pas bertemu dengan partai-partai itu?


Sikap PKS ini boleh jadi lumayan kontras dengan dunia politik negeri ini. Sekarang ini kan ada kecenderungan kalau berita politik itu-itu aja. Selain itu, partai-partai lain terutama yang berkaitan dengan pemerintah mungkin akan lebih menahan untuk mengritik keras pemerintah.

Nah, mungkin aja PKS ini mulai meraup untung dengan posisinya sebagai oposisi. Mereka kan jadi kelihatan beda sendiri saat partai-partai dan kondisi politik terkini sedang begitu-begitu saja. Segala gerak-gerik PKS kemungkinan jadi kontras kalau melihat kondisi itu.

PKS ini mungkin aja sedang menuju  posisi yang serupa dengan PDIP di periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kala itu, PDIP kan kelihatan mencolok karena jadi oposisi yang terus-menerus melontarkan kritik pada pemerintahan Pak SBY.

Baca juga :  Jokowi Menuju Kebangkitan Otoritarianisme?

Kalau diibaratkan balapan, posisi PKS sebagai oposisi ini membuat mereka memiliki pole position atau berada di garis start paling depan. Sedikit banyak terlihat bahwa PKS ini jadi terlihat terdepan sendiri karena posisinya yang kontras dengan partai-partai lain.

Masalahnya gak semua pembalap yang ada di pole position ini keluar sebagai kampiun balapan. Kemungkinan tersalip atau bahkan terkena crash itu tetap ada. Nah, apakah PKS bisa mempertahankan posisi yang sudah menguntungkan itu? Balapannya masih panjang loh sampai 2024. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.