PKS Minta Tips Kepada Nasdem?

Maksud Sohibul Iman Berbisik Pada Surya Paloh
Sohibul Iman dan Surya Paloh (Foto : Nasional Kompas)
2 minute read

“Ada udang di balik batu.” – Peribahasa Indonesia


 PinterPolitik.com

Saga konflik internal PKS yang telah melahirkan Partai Gelora agaknya masih menarik untuk diikuti. Namun dibanding perkembangannya sekarang, agak asik kalo kita ngomongin soal alasan PKS berangkulan dengan Nasdem.

Sebenernya saga konflik PKS ini berita lama. Semua diduga bermula dari pertikaian antara Faksi Keadilan yang dengan Faksi Sejahtera. Beda Faksi beda pimpinan tentunya. Faksi Keadilan ini disebut-sebut pentolannya terdiri dari Hilmi Aminuddin, Salim Segaf Al-Jufri dan Sohibul Iman.

Sementara itu, Faksi Sejahtera kerap disebut terdiri dari Fahri Hamzah, Anis Matta dan Mahfudz Siddiq yang semuanya sekarang terdepak dari PKS.


Pertikaian internal PKS yang agak mirip keluarga Lannister ini pun kemudian menyingkirkan beberapa elite PKS.

Tak ubahnya sinetron, para pentolan Faksi Sejahtera ini sekarang bikin Partai Gelora yang lambangnya mirip Pepsi. Anis Matta sang Ketum bilangnya sih mau mewujudkan visi PKS yang jelas-jelas bermakna personal bagi dia dan Fahri cs.

Nah, dari hal itu kita mungkin harus melihat langkah yang diambil PKS baru-baru ini. Sohibul Iman dan Surya Paloh kan sempat berangkulan mesra nih yang cukup bikin panas Jokowi. Selain berangkulan Sohibul dan Surya juga berbisik-bisik manja. Kiranya apa yang mereka bisikan? Saya pun agaknya mencoba menerka maksud PKS menerima Nasdem.

Nasdem ini kan terkenal dengan kemampuan memilah-milih kandidat potensial tapi gak dari partainya sendiri. Contoh aja buat Pilpres Nasdem udah nyiapin calon-calon seperti Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

Nah, bagai detektif yang menyambungkan berbagai unsur dalam saga PKS ini, saya pun menarik kesimpulan. Ketika Sohibul Iman berbisik-bisik ke Surya Paloh itu pasti minta bantuin nyari kader! Gimana engga banyak kader PKS pada keluar partai karena jengah dengan konflik internalnya.

Mungkin aja Pak Sohibul minta tips gimana caranya menarik kader-kader jempolan agar mau masuk ke partainya. Kehilangan sosok-sosok semacam Pak Anis dan Pak Fahri jelas harus segera diisi dan partai mana lagi yang punya kemampuan seperti itu selain Nasdem, sehingga layak untuk dimintai saran.

Tapi ya itu kan cuma sekadar tebakan. Kita tunggu aja gimana caranya PKS buat menghadapi perpindahan kadernya ke Gelora. (M52)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Menunggu Langkah Radikal Nadiem