PKS Akan Selalu Setia

PKS Akan Selalu Setia
3 minute read

Menyusul pernyataan Gerindra yang akan mendeklarasikan pencapresan Prabowo, sepertinya PKS sudah siap untuk menentukan pasangannya.


PinterPolitik.com

“Saat ini PKS memiliki stok kepemimpinan yang cukup banyak untuk menjadi bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2019.” ~ Presiden PKS Sohibul Iman

Duet maut Gerindra dan PKS sepertinya tak akan mungkin terpisahkan, itulah yang ingin disampaikan oleh Presiden PKS Sohibul Iman maupun Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW). Hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti, PKS mengaku akan selalu setia pada Gerindra, apapun yang akan terjadi nantinya. Uhuy!

Janji suci PKS ini, kok jadi kayak ucapan seorang pria yang kasmaran berat sama wanita yang dicintainya ya? Duh, bikin baper aja deh. Tapi apakah cinta PKS benar-benar suci di hati, dan tidak ada kontrak-kontrak politik pada waktunya nanti? Ah, tak mungkin. Mustahil dong.

Buktinya, walau Anies Baswedan ngaku enggak ada kontrak politik dengan Gerindra, tapi tetap saja, ternyata ada pernyataan yang harus ditandatangani untuk mendukung Prabowo di Pilpres nanti. Eiit, ini bukan hoax. Sebab di salah satu media nasional, Fadli Zon sendiri yang mengatakannya.


Bahkan Wakil Ketua Umum Gerindra ini sendiri yang membuat kontrak tersebut, dan meminta tanda tangan Anies. Wuiiih, ternyata ya. Barangkali, Fadli enggak mau Gerindra dikibuli lagi. Dulu kan Ahok udah dibela-belain biar menang, tapi begitu Prabowo nyapres, eh si Koko malah nyebrang. Sakitnya tuh dikantong, sayang!

Jadi bagi Gerindra, kesetiaan itu perlu. Maka dari itu juga, klopnya sama PKS. Partai Putih Hitam ini, sepertinya memang lebih suka ngintil Prabowo, sebab jatah kursinya enggak cukup buat ‘main mata’ ke parpol lain. Masa enggak cukup? Ya enggak lah, kalau yang diincar kursi presiden dan calon presiden. Ngerti kan?

Nah, karena Fadli sudah janji kalau Prabowo bakal mendeklarasikan diri sebagai calon presiden pada Februari ini. PKS  juga tentu enggak mau ketinggalan dong, walau dinyatakan secara implisit bahwa mereka adalah satu-satunya yang setia pada Gerindra. Tentu secara tak langsung ingin mengatakan, kalau mereka juga sudah mempersiapkan wakilnya, lho. Uhuk uhuk!

Tapi awas lho, jangan terlalu ke pede-an lagi kayak di Pilkada Jabar. Udah berkoar sana-sini dengan pilihannya sendiri dan mengatasnamakan Gerindra, eh ternyata batal. Janji kosong, isu melompong. Sebagai parpol pendukung, PKS paling-paling juga hanya bisa manut dengan apa yang menjadi pilihan Gerindra. Liat saja nantinya. (R24)