<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>History &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<atom:link href="https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/sejarah-pinpol-tv/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<description>Suara Politik Milineal Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Apr 2025 09:42:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2026/06/favicon-pinpol-150x150.png</url>
	<title>History &#8211; PinterPolitik.com</title>
	<link>https://www.pinterpolitik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kerajaan-Kerajaan Ter-Epic: Dari Majapahit Hingga Dinasti Habsburg</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/kerajaan-kerajaan-ter-epic-dari-majapahit-hingga-dinasti-habsburg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pinter Politik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 09:27:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[Dinasti Habsburg]]></category>
		<category><![CDATA[Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Habsburg]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kejayaan kerajaan]]></category>
		<category><![CDATA[kerajaan terbesar]]></category>
		<category><![CDATA[majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[Peradaban Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah kerajaan]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[warisan sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=159861</guid>

					<description><![CDATA[Pinterpolitik.com – Dari Majapahit hingga Habsburg, ini adalah beberapa kerajaan yang meraih kejayaan di masanya dan meninggalkan banyak warisan dalam sejarah peradaban manusia. Berikut PinterPolitik merangkum episode-episode yang membahas beberapa kerajaan yang berpengaruh baik di Indonesia, maupun di dunia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Kerajaan-Kerajaan Ter-Epic: Dari Majapahit Hingga Dinasti Habsburg" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/1WxhA5Ojve8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/">Pinterpolitik.com</a> – Dari Majapahit hingga Habsburg, ini adalah beberapa kerajaan yang meraih kejayaan di masanya dan meninggalkan banyak warisan dalam sejarah peradaban manusia. Berikut PinterPolitik merangkum episode-episode yang membahas beberapa kerajaan yang berpengaruh baik di Indonesia, maupun di dunia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/03/maxresdefault-1-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pertautan Sejarah Philips dan Karl Marx</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/pertautan-sejarah-philips-dan-karl-marx/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 12:25:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[karl marx]]></category>
		<category><![CDATA[Karl Marx liburan]]></category>
		<category><![CDATA[Lion Philips]]></category>
		<category><![CDATA[Marx dan Lion Philips]]></category>
		<category><![CDATA[Marx dan Philips]]></category>
		<category><![CDATA[Marx main saham]]></category>
		<category><![CDATA[Philips Electronics]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Karl Marx]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah Philips]]></category>
		<category><![CDATA[warisan Karl Marx]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=158372</guid>

					<description><![CDATA[Pinterpolitik.com &#8211; Di tahun 1864, seorang teman lama Karl Marx meninggal dunia. Sang teman ini, memberikan Karl Marx warisan sebesar £820. Jumlah uang tersebut sangat besar di zaman itu. Saya menghitung dengan kalkulator inflasi dan nilainya setara dengan £133 ribu saat ini – kalau dirupiahkan artinya mencapai sekitar Rp2,3 miliar. Marx yang hidupnya rada-rada susah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="IH9W4eIP0YI"><iframe title="Pertautan Sejarah Philips dan Karl Marx" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/IH9W4eIP0YI?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://www.pinterpolitik.com" data-type="link" data-id="https://www.pinterpolitik.com">Pinterpolitik.com</a></strong> &#8211; Di tahun 1864, seorang teman lama <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/karl-marx/" data-type="post_tag" data-id="5050">Karl Marx </a>meninggal dunia. Sang teman ini, memberikan Karl Marx warisan sebesar £820. Jumlah uang tersebut sangat besar di zaman itu. Saya menghitung dengan kalkulator inflasi dan nilainya setara dengan £133 ribu saat ini – kalau dirupiahkan artinya mencapai sekitar Rp2,3 miliar. Marx yang hidupnya rada-rada susah karena bergantung dari karier jurnalis, penulis dan juga sumbangan dari rekan-rekannya, tentu akhirnya mendapatkan duit lebih. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Rumahnya di London dapat perabotan baru, anak-anaknya dibelikan hewan peliharan berupa anjing, kucing dan burung. Marx bersama keluarganya bahkan ngambil liburan 3 minggu di wilayah Ramsgate, Kent – ini wilayah pesisir paling terkenal di Inggris pada abad ke-19. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Walaupun saat liburan itu, si Marx rada-rada ngenes karena dia kena bisul di selangkangan yang bikin dirinya lebih banyak tinggal di penginapan. Anyway, di momen dapat durian runtuh duit warisan ini, Marx menulis sepucuk surat untuk pamannya di Belanda yang adalah seorang pengusaha kaya di daerah Zaltbommel. Ia menyebutkan bahwa dirinya juga spending beberapa dari duit itu di pasar saham. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Yes, Marx main saham, walaupun, kisah ini masih jadi perdebatan karena para sejarawan belum menemukan bukti Marx main saham. Hanya dibuktikan dari kata-kata dia di surat ini. Nah, pertanyaannya, siapa sosok paman Marx yang kaya raya, kerap ngasih duit juga untuk dia, bahkan Marx sering numpang di rumah pamannya itu? Well, namanya adalah <a href="https://www.pinterpolitik.com/tag/lion-philips/" data-type="post_tag" data-id="139366">Lion Philips</a>, dan yes, ada nama Philips di sana. Faktanya, dia adalah kakek dari Gerard dan Anton Philips – dua orang yang mendirikan Philips Electronics – perusahaan elektronik terkemuka di dunia yang kita kenal dengan slogan “terus terang terang terus”!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2025/02/maxresdefault-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah French Toast: Makanan Favorit dari Era Romawi?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/sejarah-french-toast-makanan-favorit-dari-era-romawi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 00:23:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[French Toast]]></category>
		<category><![CDATA[makanan kafe]]></category>
		<category><![CDATA[menu sarapan]]></category>
		<category><![CDATA[sarapan populer]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=151052</guid>

					<description><![CDATA[Kalau kalian sering mampir ke kafe atau tempat-tempat yang menyediakan menu sarapan, pasti kerap melihat menu French Toast. Menu ini adalah panganan berupa roti yang dicelupkan ke telur dan susu atau krim yang kemudian dipanggang atau di-toast, sebelum kemudian disajikan dengan siraman madu atau sirup. Sebagai salah satu menu sarapan atau menu anak nongkrong, French [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Sejarah French Toast: Makanan Favorit dari Era Romawi?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/jI3ZgcIM7qg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau kalian sering mampir ke kafe atau tempat-tempat yang menyediakan menu sarapan, pasti kerap melihat menu French Toast. Menu ini adalah panganan berupa roti yang dicelupkan ke telur dan susu atau krim yang kemudian dipanggang atau di-toast, sebelum kemudian disajikan dengan siraman madu atau sirup. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai salah satu menu sarapan atau menu anak nongkrong, French Toast memang jadi favorit banyak orang. Tapi tahukah kalian bahwa meski namanya ada kata “French”, menu ini bukan murni berasal dari Prancis loh. Bahkan, menu ini dipercaya pertama kali populer di era Romawi. Penasaran seperti apa kisahnya? Get your coffee and French Toast of course, then let’s get it started!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/08/maxresdefault-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Bakmie: Makanan Kegemaran Para Presiden RI?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/sejarah-bakmie-makanan-kegemaran-para-presiden-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 12:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[bakmie]]></category>
		<category><![CDATA[bakmie halal]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[makanan populer]]></category>
		<category><![CDATA[mie Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Wim’s Bistro & Café]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=150594</guid>

					<description><![CDATA[Tahukah kalian bahwa bakmie yang kini jadi salah satu makanan paling popular di Indonesia punya sejarah panjang lintas generasi dan benua. Sejak makanan olahan tepung yang kita kenal sebagai “mie” pertama kali dibuat sekitar 4000 tahun lalu di Tiongkok, variasi panganan ini memang berkembang sangat pesat. Catatan ini terbukti dari peninggalan yang ditemukan di Qinghai, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Sejarah Bakmie: Makanan Kegemaran Para Presiden RI?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/bU0R_wNfPjc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tahukah kalian bahwa bakmie yang kini jadi salah satu makanan paling popular di Indonesia punya sejarah panjang lintas generasi dan benua. Sejak makanan olahan tepung yang kita kenal sebagai “mie” pertama kali dibuat sekitar 4000 tahun lalu di Tiongkok, variasi panganan ini memang berkembang sangat pesat. Catatan ini terbukti dari peninggalan yang ditemukan di Qinghai, Tiongkok. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini sekaligus membantah klaim soal mie yang disebut berasal dari wilayah Mediterania. Anyway, toping atau makanan pendamping dari mie memang menjadi penentu variasi makanan ini. Nah, bakmie itu sendiri secara harfiah berarti “mie daging”. Ada sedikit salah kaprah di Indonesia yang mengidentikkan kata “bakmie” dengan mie bertoping daging babi. Kata “bak” bahkan kemudian diartikan sebagai babi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, kata bak adalah dialek Hokkian dengan pinyin rou yang artinya daging. Jadi bisa daging ayam, babi, ceker, dan lain-lain. Seperti bakmie di Wim’s Bistro &amp; Café ini, pakai topping ayam yang di-torch. Udah pasti halal tentunya. Lebih menariknya lagi, bakmie kemudian jadi favorit beberapa presiden yang memimpin di Indonesia loh. Wih, penasaran seperti apa kisahnya? Yuk, get your coffee and bakmie – of course – and let’s get it started!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/maxresdefault-2-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Cookies: Dari Persia ke Meja Ratu Inggris</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/sejarah-cookies-dari-persia-ke-meja-ratu-inggris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 07:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[asal mula cookies]]></category>
		<category><![CDATA[asal usul cookies]]></category>
		<category><![CDATA[camilan manis]]></category>
		<category><![CDATA[cookies Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[cookies Persia]]></category>
		<category><![CDATA[kue kering]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah biskuit]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah cookies]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah kue]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=149521</guid>

					<description><![CDATA[Tahukah kalian, cookies atau kue kering atau biskuit awalnya berasal dari Persia? Well tepatnya dari sekitaran abad ke-7 Masehi. Saat itu, gula mulai umum digunakan dalam masakan, yang membuka jalan bagi penciptaan camilan manis ini. Sejarah penemuan cookies ini berasal dari para tukang roti yang ingin membuat kue seperti biasanya. Saat hendak memanggang kue, para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Sejarah Cookies: Dari Persia ke Meja Ratu Inggris" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/mq7io9vw75c?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tahukah kalian, cookies atau kue kering atau biskuit awalnya berasal dari Persia? Well tepatnya dari sekitaran abad ke-7 Masehi. Saat itu, gula mulai umum digunakan dalam masakan, yang membuka jalan bagi penciptaan camilan manis ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejarah penemuan cookies ini berasal dari para tukang roti yang ingin membuat kue seperti biasanya. Saat hendak memanggang kue, para tukang kue kesulitan menentukan suhu oven yang akan digunakan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penasaran seperti apa kisah cookies atau kue-kue kering yang kalau di Indonesia selalu kita jumpai saat Lebaran? Get your coffee with some cookies of course, and let’s get it started!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/maxresdefault-1-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Politik di Balik Produk FnB: Dari Fanta Hingga Indomie</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/politik-di-balik-produk-fnb-dari-fanta-hingga-indomie/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jul 2024 14:44:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kuliner politik]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan makanan dan politik]]></category>
		<category><![CDATA[kompilasi makanan politik]]></category>
		<category><![CDATA[makanan politik]]></category>
		<category><![CDATA[politik dan FnB]]></category>
		<category><![CDATA[produk makanan dan politik]]></category>
		<category><![CDATA[video makanan dan politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=149454</guid>

					<description><![CDATA[Pinterpolitik.com Produk-produk makanan sering kali memiliki keterkaitan dengan dunia politik. Dalam episode khusus ini, kami menyajikan kompilasi video tentang hubungan antara produk makanan dan minuman (FnB) dengan politik. Saksikan berbagai cerita menarik yang mengungkap bagaimana politik mempengaruhi dan terhubung dengan dunia kuliner. Jangan lewatkan, simak videonya sekarang!]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Politik di Balik Produk FnB: Dari Fanta Hingga Indomie" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/oS8r8WO8jQk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.pinterpolitik.com/" data-type="link" data-id="https://www.pinterpolitik.com/"><strong>Pinterpolitik.com</strong></a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk-produk makanan sering kali memiliki keterkaitan dengan dunia politik. Dalam episode khusus ini, kami menyajikan kompilasi video tentang hubungan antara produk makanan dan minuman (FnB) dengan politik. Saksikan berbagai cerita menarik yang mengungkap bagaimana politik mempengaruhi dan terhubung dengan dunia kuliner. Jangan lewatkan, simak videonya sekarang!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/07/maxresdefault-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ali Sadikin dan Sejarah Tukang Parkir di Jakarta: Pernah Diurus Militer?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/ali-sadikin-dan-sejarah-tukang-parkir-di-jakarta-pernah-diurus-militer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[A97]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 12:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi 70-an]]></category>
		<category><![CDATA[embangunan ekonomi Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[era Orde Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Kemacetan Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[masalah parkir]]></category>
		<category><![CDATA[pusat perbelanjaan]]></category>
		<category><![CDATA[tempat hiburan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=149449</guid>

					<description><![CDATA[Pinterpolitik.com Pembangunan ekonomi Jakarta di era Orde Baru memang melahirkan gairah baru. Berbagai pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan fasilitas lainnya pun bermunculan. Di tahun 70-an, perekonomian membaik, sehingga banyak orang memiliki daya beli lebih tinggi untuk membeli mobil dan kendaraan lainnya. Namun, selain masalah kemacetan, ada satu masalah baru yang turut muncul, yaitu masalah parkir. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<div class="youtube-embed" data-video_id="HMi-Pd1Yhe0"><iframe loading="lazy" title="Ali Sadikin dan Sejarah Tukang Parkir di Jakarta: Pernah Diurus Militer?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/HMi-Pd1Yhe0?feature=oembed&#038;enablejsapi=1" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://pinterpolitik.com" data-type="link" data-id="https://pinterpolitik.com" rel="nofollow"><strong>Pinterpolitik.com</strong></a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan ekonomi Jakarta di era Orde Baru memang melahirkan gairah baru. Berbagai pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan fasilitas lainnya pun bermunculan. Di tahun 70-an, perekonomian membaik, sehingga banyak orang memiliki daya beli lebih tinggi untuk membeli mobil dan kendaraan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, selain masalah kemacetan, ada satu masalah baru yang turut muncul, yaitu masalah parkir. Kondisi ini mengakibatkan banyaknya kendaraan yang sulit menemukan tempat parkir yang memadai di tengah kota yang semakin padat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/06/maxresdefault-1-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Beras, ”Biang Keladi” Meledaknya Populasi Asia?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/beras-biang-keladi-meledaknya-populasi-asia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[B62]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2024 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[Beras]]></category>
		<category><![CDATA[populasi dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=145257</guid>

					<description><![CDATA[Tahun 1200-an jadi tahun yang sangat spesial bagi Tiongkok. Pada masa itu, populasi daratan yang kini jadi Rakyat Republik Tiongkok itu melewati angka 140 juta orang. Walau angka itu mungkin tidak terdengar terlalu besar di masa sekarang, tapi pada masa itu, Tiongkok menjadi peradaban dengan populasi terbanyak di dunia. Persentasenya mencapai 38,33% dari total penduduk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Beras, ”Biang Keladi” Meledaknya Populasi Asia?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/a8taRzGWxsw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun 1200-an jadi tahun yang sangat spesial bagi Tiongkok. Pada masa itu, populasi daratan yang kini jadi Rakyat Republik Tiongkok itu melewati angka 140 juta orang. Walau angka itu mungkin tidak terdengar terlalu besar di masa sekarang, tapi pada masa itu, Tiongkok menjadi peradaban dengan populasi terbanyak di dunia. Persentasenya mencapai 38,33% dari total penduduk di dunia kala itu yang hanya mencapai 360 juta jiwa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/04/maxresdefault-3-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kedai Kopi dan Politik: Kisah Minuman Politik Perlawanan Ottoman Atas Budaya Eropa</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/sejarah-kedai-kopi-dan-politik-kisah-minuman-politik-perlawanan-ottoman-atas-budaya-eropa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[B62]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2024 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[kedai kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=145193</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Sejarah Kedai Kopi dan Politik: Kisah Minuman Politik Perlawanan Ottoman Atas Budaya Eropa" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/BeAa3I7Oluk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div><figcaption class="wp-element-caption">Tahun 1400-an menandai periode penting di wilayah Kekaisaran Ottoman.Ini adalah periode ketika imperium Islam besar ini makin meluaskan pengaruhnya, salah satunya dengan menundukkan Konstantinopel.Ottoman kemudian menguasai jalur sutera perdagangan dari Eropa ke Asia.</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/04/maxresdefault-1-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Partai Murba: Tan Malaka dan Alat CIA Sabotase PKI?</title>
		<link>https://www.pinterpolitik.com/pinpol-tv/sejarah-partai-murba-tan-malaka-dan-alat-cia-sabotase-pki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[B62]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2024 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[History]]></category>
		<category><![CDATA[PinPol TV]]></category>
		<category><![CDATA[CIA]]></category>
		<category><![CDATA[PKI]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah murba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pinterpolitik.com/?p=145166</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Sejarah Partai Murba: Tan Malaka dan Alat CIA Sabotase PKI?" width="696" height="392" src="https://www.youtube.com/embed/iBQxa0eySjE?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div><figcaption class="wp-element-caption">Soekarno membekukan Partai Murba pada September 1965 atas beberapa tuduhan, salah satunya menerima uang 100 juta dolar Amerika Serikat dari CIA untuk menggulingkan Sang Proklamator. Pertentangan antara Murba dan PKI sangat tajam jelang dan selama awal 60-an. Ketika PKI semakin kuat, Murba menginisiasi kerja sama dengan militer dan pihak lainnya untuk menjegal PKI dengan membentuk Badan Pendukung Soekarnoisme (BPS) yang ternyata kurang disukai Soekarno.</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			<media:content url="https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2024/04/maxresdefault-1024x576.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
