PDIP Takut PDIP?

PDIP takut PDIP
Anggota Komisi II DPR RI F-PDIP Cornelis (Foto: Gesuri)
2 minute read

“Mahasiswa takut pada dosen, dosen takut pada dekan, dekan takut pada rektor,” – Taufiq Ismail, Takut ’66, Takut ‘98


PinterPolitik.com

Sepertinya memang sudah menjadi tugas DPR ya untuk mengkritisi pemerintah dalam perkara apapun. Sikap kritis anggota dewan ini nampak misalnya pada rapat yang diikuti oleh Komisi II DPR dengan Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kala itu, Menpan RB Tjahjo Kumolo hadir langsung untuk bertemu dengan para wakil rakyat itu. Nah, ternyata, sosok Pak Tjahjo yang berlatar belakang kader partai ini mendapatkan sorotan khusus dari salah satu peserta rapat.

Di rapat itu anggota Komisi II DPR RI dari fraksi PDIP Cornelis, mempertanyakan kenapa sih Menpan RB dikasih ke PDIP. Ia mempertanyakan kenapa jabatan itu gak diberikan ke partai lain aja gitu.

Hmmm, ini aneh gak sih? Bukannya harusnya Pak Cornelis seneng ada koleganya jadi menteri? Bukannya bisa menguntungkan kalau “bos”-nya para ASN ada di satu kubu dengannya? Kok ini malah PDIP takut sama PDIP?

Kalau merujuk ke pernyataannya Pak Cornelis, sepertinya yang menjadi sorotan adalah rencana Pak Jokowi untuk menyederhanakan birokrasi dengan menghapus sejumlah jabatan eselon. Nah, katanya ia takut kalau para abdi negara ini nanti marah dan balas dendam ke PDIP. Waduh.

Oh, itu penyebab Pak Cornelis khawatir kalau jabatan Menpan RB dikasih ke kader partai. Kirain PDIP dan Pak Cornelis itu mau bersikap kritis supaya jabatan krusial seperti Menpan RB yang memegang banyak ASN gak dipegang kader partai. Ternyata itu toh, penyebab ketakutan Pak Cornelis. Ckckckck.

Ditanya rekan separtanya sendiri itu, Pak Tjahjo ternyata punya jawaban tersendiri. Menurut mantan menteri dalam negeri itu, semua kebijakan itu ada risiko tersendiri, tapi ya risiko itu kan untuk kepentingan bangsa dan negara. Oke deh.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya mungkin PDIP dan Pak Cornelis gak usah khawatir-khawatir banget sama perkara balas dendam. Kan sekarang Pak Tjahjo lagi membuka CPNS besar-besaran, jadi ya akan ada banyak ASN baru yang senang karena dapat pekerjaan idaman.

Nah, tinggal ditunggu aja apakah mereka akan senang juga sama Pak Tjahjo dan PDIP karena telah membuka CPNS. Kalau senang kan lumayan. Lumayan buat apa coba? (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.