PDIP di Balik Dirut TVRI?

PDIP di Balik Dirut TVRI
Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno (kiri) berpose bersama Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto (kanan). (Foto: Twitter)
3 minute read

“I turn the TV on, not one hero in sight” – J. Cole, penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Mungkin benar kalimat super dari sosok Warren Buffett, yang berkata, “Butuh waktu 20 tahun untuk membangun reputasi yang baik dan hanya lima menit untuk menghancurkannya. Jika kamu memikirkan hal ini maka dalam hal apapun kamu akan bertindak hati-hati dan berbeda.” Dahsyat sekali gak sih, gengs?

Mimin sih merasa kalimat motivasi dari salah satu orang terkaya di dunia itu selain dahsyat juga syarat akan kebenaran. Terutama buat membaca fenomena tokoh-tokoh yang kerap terperosok di lubang yang mereka buat sendiri.

Apa mereka lupa nutup lubangnya kali ya? Ya, seperti yang sedang menimpa Direktur Utama (Dirut) Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang baru, yakni Iman Brotoseno.

Pasalnya, Om Iman lagi galau berat nih kelihatannya akibat jejak masa lalunya yang terbongkar. Ngeri, euy. Meski mimingak tahu apakah isu yang berseliweran kayak tukang tawar kreditan itu salah atau benar, hal itu pastinya membuat Om Iman gak akan bisa tidur 8 jam.

Coba deh, gengs. Gimana perasaan kalian kalau kisah masa lalumu di kantin sekolah yang ambil gorengan lima ngaku-nya dua itu (khusus bagi yang pernah jadi pelaku) ketahuan? Malu semalu-malunya gak sih? Lha, Om Iman ini malah ngeri lagi, sebab menyimpan jejak pada persoalan yang dianggap tabu oleh masyarakat kita.

Doi ternyata pernah menjadi kontributor artikel foto untuk majalah Playboy Indonesia, cuy. Bahkan, di akun Twitter-nya @imanbr, Om Iman pernah berkicau begini, “Akhirnya kita menemukan bagaimana cara mempersatukan negeri. Ya, dengan bokep.”

Andai yang buat status itu teman sebangku mimin saat sekolah, mimin sih tidak heran. Namanya juga masih bocah meski pasti mimin akan suruh menghapus segera biar kelihatan berakhlak lah. Tapi, berhubung yang buat status itu sosok Iman Brotoseno, behhh, berat sih ini.

Selain itu juga, kayaknya memang posisi Dirut TVRI ini sejak 2019 sudah geger terus. Banyak alasan sih, mulai dari para pemain lama Dirut yang sering telat bayar gaji karyawan, sampai konflik tarik ulur antara Dirut dengan Dewan Pengawas (Dewas).

Mimin gak tahu jelasnya seperti apa. Atau, jangan-jangan konflik itu sebab di Dirut nih ada lumbung emas banyak? Ya siapa tahu, kan, soalnya setiap ada pertempuran biasanya ada sesuatu barang berharga yang jadi rebutan. Bahkan, Farhandari Komisi I DPR RI juga sempat menduga ada aliran dana Rp 12 miliar untuk pengangkatan Dirut baru ini.

Terlepas dari tuduhan itu benar atau tidak, tapi memang hawanya kayak ada yang janggal. Pasalnya, dalam perekrutan, Dewas TVRI kan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk menyelenggarakan seleksi yang oleh Komisi I DPR RI diminta supaya dihentikan sebab ternyata polemiknya bertambah besar.

Ya, sudah, disepakatilah supaya proses seleksi itu berhenti. Dewas menyatakan setuju nih. Namun, ternyata, si Dewas ini tetap melanjutkan proses hingga Mei, sampai memunculkan tiga kandidat untuk fit and proper test.

Nah, lho, janggal kan? Tapi mau bagaimana lagi, toh Om Iman sudah gagah ketawa-ketiwi menyandang jabatan Dirut baru kok.

Selain itu, catatan karier doi sebelumnya yang pernah menjadi konsultan partai berlambang banteng moncong putih juga disoroti. “Ini sangat strategis untuk Pemilu 2024 di mana PDIP juga butuh media televisi,” ucap Yunus si pengamat sosial.

Wah wah wah, apa jangan-jangan diamnya petinggi DPR dalam konflik ini ada kaitannya dengan kanca sesama baju merah? Upss. Ya, mimin sih husnuddzon saja sih bahwa Om Iman bakal independen kok ke depan. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.