PBB Bermain Dua Kaki?

pilihan pbb di pilpres 2019
Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Republika)
2 minute read

“Saling bertemu dan menjadi kawan, adalah mudah. Tetapi tetap bersatu dan hidup damai, itulah yang sukar.” ~Konfusius


PinterPolitik.com

Bentar lagi udah mau tahun baruan nih, PBB kayaknya masih berada di tengah-tengah gelombang kegalauan ajah. Masih abu-abu gitu, mau ke Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atau Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hehehe

Konon, sikap partai akan ditentukan pada Januari 2019. Tapi dilihat dari manuver politiknya belakang ini, kayaknya sih ketebak ya bakal ke mana. Hayooo, tebakan kita sehati nggak nih? Hehehe.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra ngakunya PBB belum mengambil keputusan sama sekali. Sejauh ini, konon aspirasi di antara para kadernya masih imbang, ada yang minta dukung Prabowo ada yang Jokowi. Dan itu dipandangnya lumrah. Karena partainya demokratis.

Doi pun mempersilakan anggota-anggotanya untuk mendukung Jokowi atau Prabowo. Yang penting tidak membawa lembaga partai, tidak membawa bendera partai.


Sepertinya sulit sekali untuk PBB lolos di DPR. Makannya nggak heran deh kalau mau nyari aman dengan main di dua kaki... Click To Tweet

Terus soal posisinya yang kini sedang menjadi pengacara Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril menegaskan hal tersebut hanyalah hubungan sebatas profesionalisme belaka. Namun, dia tidak menampik kalau posisinya sebagai lawyer sedikit banyak akan memberikan dampak positif terhadap partai.

Uhuuyy, kayaknya kalau Pak Yusril pribadi arahnya ke petahana ya? Penerawangannya sepertinya lebih cerah. Yaa, kalau ke yang satunya, dulu kan katanya macam beli kucing dalam karung. Ehhh, itu kata Pak Yusril sendiri loh. Hihiihi.

Pada prinsipnya, Yusril mengatakan PBB saat ini bersahabat dengan semua golongan demi kepentingan PBB itu sendiri agar supaya nganu… itu loh, lolos di DPR 2019 mendatang. Makanya PBB membuka peluang untuk bisa berkawan dan bersahabat dengan siapa pun. Nggak ada lawan dan musuh, semuanya teman selama itu membawa manfaat untuk PPB sendiri.

Baca juga :  Amerika, Kiblat Prabowo Untuk Pertahanan?

Bagi PBB, perbedaan merupakan hal yang lumrah. DPP PBB sangat menghargai dinamika dan perbedaan pendapat yang terjadi. Ia memastikan, perbedaan itu tidak akan membuat perpecahan.

Weleh-weleh, kalau begitu kok jadi kelihatan PBB main di dua kaki ya? Abis mau semua-semuanya gitu. Kenapa hayo? Saking beratnya persyaratan untuk lolos ke parlemen ya? Makanya strateginya mesti sikat sana sini. Ihiw… (E36)