Papa Pekerja Keras, Pekerja Cerdas

Foto: BeritaSatu
2 minute read

Dipanggil lagi oleh KPK yang tidak penting itu, Papa memilih kerja, kerja, kerja. KPK jangan ganggu kinerja Papa ya!


PinterPolitik.com

Menanggapi undangan KPK untuk kongkow-kongkow di kantor mereka, Papa memilih menolak. Di hari kerja seperti ini, Papa jelas harus bekerja dong. Papa harus reses ke daerahnya di Nusa Tenggara Timur untuk melihat-lihat kondisi masyarakat.

Karena tidak mau datang, Papa kemudian menyuruh anak buahnya Chairuman Harahap untuk menggantikannya. Di sana, Chairuman diminta speak-speak manis supaya KPK senang. Mau apa ya, KPK?

Pasalnya, KPK suka banyak nanya yang mengganggu Papa. Kan sudah diingatkan ya, Papa masih harus disterilkan udaranya perkara sakit jantung kemarin. KPK emang rese deh!

Untuk mencari ketenangan, di Dapilnya sana, Papa juga sowan dengan tetua kerajaan, Raja Leo Nisnoni. Raja Leo yang mengingatkan kalau Papa capek, sudah nyerah aja, gitu. Mengingat penyakit Papa yang bisa tiba-tiba menyerang kalau divonis KPK, Raja Leo cemas.


Papa itu kan sedang serius bekerja ya. Membangun dapil, lalu senyam-senyum. Rapat sampai kelelahan, lalu senyam-senyum. Berangkat ke kantor, lalu senyam-senyum.

Senyam-senyum capek lho! Selain adalah ibadah, senyam-senyum Papa bermakna bahwa DPR sedang baik-baik saja, tidak usah kuatir. Kerja keras Papa bagi dapil dan DPR sungguh tak terkira.

Selain bekerja keras sampai terngantuk-ngantuk, Papa juga pekerja cerdas. Buktinya, dia bisa bertugas ke dapil persis saat KPK mau ngajak dia main. Pinter banget ya cara menghindarnya. Atau KPK aja yang kurang cerdas?

Sudah bisa ngibulin KPK, terus ngasih halang rintang macem-macem ke KPK. Anak buahnya satu-satu diturunin buat nanggepin KPK. Bisa-bisa 100 tahun lagi lah giliran Papa yang main ke KPK. Papa udah males main sama KPK, kemarin dikerjain sih.

Lagian KPK ini ya. Udah tau Papa itu bos besar. Kalau main video game, harus ngelawan kroco-kroconya dulu dong, sampai habis. Kalau sudah, baru ngelawan bos terakhir, Si Papa.

Misimu masih panjang, ya KPK. (R17)