Papa Minta Bantal

Foto: Aktual.com
2 minute read

“Paa ayo bangun udah jam berapa ini?? Paripurna Paa!,” seru Mama. “Aduh Maa papa ngantuk semalem bergadang main saham…,” sahut Papa.


PinterPolitik.com

Papa belum bisa beranjak dari kasur cantiknya. Padahal, Mama sudah teriak-teriak dan mengibas-ibas tirai dipan. Papa terlelap dengan laptop menutupi mukanya yang memang kusut terus. Papa tak pernah tak ngantuk.

Malamnya, Papa memang tidak bisa tidur karena pekerjaan rumahannya, jualan online. Papa jualan saham dan kursi kantor di websitenya. Bisnis Papa ini sedang naik daun dan jadi pemberitaan dimana-mana. Makanya Papa kerja keras.

“Gimana penjualan hari ini, Pa?” tanya Mama sebelum Papa berangkat.

“Meningkat dong Ma, kan iklan kita dimana-mana sebulan terakhir,” jawab Papa, terburu-buru berpakaian karena sudah telat.


Bisnis jualan saham dan kursi kantor ini dilakukannya sebagai sampingan. Sehari-hari dia biasa berkantor di kelurahan. Papa adalah lurah. Kerjanya di kelurahan banyak diapresiasi masyarakat, karena tak hanya Papa yang semakin kaya, masyarakat juga semakin kaya.

Tapi, kerja keras Papa berdampak penurunan fisik baginya. Belum lama, Papa diopname karena tipes, kecapekan.

Sekarang sudah sembuh, tapi efek sampingnya itu, Papa gampang ngantuk. Seperti yang diujar oleh Wakil Lurah Fahri Himzih, Papa berdiri saja ngantuk, apalagi duduk.

Kemarin banget, waktu paripurna dengan jajaran Ketua RW, Papa tertidur pas lagi ngomong.

“… belum ada masukan dari RW 04? Oke selanjutnya masukan dari …” lalu Papa terlelap.

Tidak ada seorang pun yang berani membangunkan. Semua memaklumi kelelahan Papa. Semua bersyukur karena suka dihadiahi kursi oleh Papa.

Kaget terbangun, Papa lalu lupa dia harus bicara apa. Papa malu terus ngeloyor pergi dan rapat diambil alih wakilnya. Papa pulang ke rumah, naik mobilnya, dan tidur sepanjang jalan.

“Apa Papa jualan bantal aja ya Ma? Butuh nih buat di kantor,” tanya Papa ke Mama waktu di rumah.

“Boleh sih Pa, musim hujan ya bikin ngantuk. Kalau perlu sleeping bag sama matras sekalian kalo ada dinas di gunung,” ujar Mama.

Boleh deh Pa, saya pesan satu. Kursi dan bantal sekaligus. (R17)