Nasi Goreng Ala Firli KPK (Part 2)

Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. (Foto: IDN Times)
2 minute read

“The minute you start compromising for the sake of massaging somebody’s ego, that’s it, game over.” – Gordon Ramsay, koki selebriti asal Inggris


PinterPolitik.com

Usai beraksi dalam dua operasi tangkap tangan (OTT), aksi lanjutan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tampaknya masih ditunggu-tunggu oleh publik. Penangkapan atas eks-kader PDIP Harun Masiku misalnya, masih menjadi pertanyaan bagi masyarakat dan media.

Tapi, di tengah-tengah masa tunggu ini, Ketua KPK Firli Bahuri akhirnya memberikan aksi yang berbeda. Dalam silaturahmi antara pimpinan dan dewan pengawas KPK beberapa waktu lalu, Pak Firli tampil mengenakan pakaian ala chef dan menunjukkan kebolehannya dalam menyiapkan hidangan nasi goreng.

Hmm, siapa sih memangnya yang tidak suka makanan? Kebolehan yang dimiliki oleh Pak Firli ini langsung menjadi perhatian para awak media.

Apalagi, dalam sejarahnya, masakan khas Indonesia ini juga menjadi hidangan andalan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sampai-sampai, hidangan itu menjadi nasi goreng favorit Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Namun, hidangan nasi goreng yang disajikan Pak Firli itu mendapatkan komentar nih. Komentar ini datang dari mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW).

Hmm, jadi agak mirip dengan beberapa acara serial milik koki terkenal Gordon Ramsay – seperti Hell’s Kitchen, Kitchen Nightmares, The F Word, dan sebagainya. Dalam beberapa reality show tersebut, Ramsay selalu aktif memberi masukan dan komentar terkait masakan-masakan yang disajikan oleh restoran dan hotel yang didatanginya.

Biasanya, masukan Ramsay diberikan untuk meningkatkan kualitas makanan dan layanan restoran itu. Selain itu, koki asal Inggris itu juga mengembangkan variasi menu baru agar dapat disajikan oleh restoran tersebut.

Mungkin, seperti Ramsay, Pak BW juga ingin masakan yang disajikan oleh KPK lebih memiliki banyak variasi. Salah satunya adalah menu “koruptor” yang menurut beliau perlu “digoreng” hingga kering. Hmm, para penggemar gorengan krispi pasti pada datang tuh.

Ya, barang kali, maksudnya Pak BW baik meski terkesan marah-marah seperti Gordon Ramsay. Kan, nggak sedikit juga restoran-restoran yang dikritik oleh Ramsay malah bertahan dan berkembang bisnisnya.

KPK boleh tuh kayaknya menyajikan lebih banyak “gorengan koruptor”. Barang kali, publik malah suka tuh sama menu tersebut. Hehe. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.