Mobil Mewah, Sri Mulyani Kaget?

Mobil Mewah Sri Mulyani Kaget
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Istimewa)
3 minute read

“Oh yeah, oh yeah, mo’ cars, mo’ lears” – Kendrick Lamar, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Mungkin, sebagian besar dari kita tahu kalau Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati beberapa kali mendapatkan penghargaan atas kinerjanya sebagai menteri. Penghargaan sebagai menkeu terbaik di kawasan Asia-Pasifik misalnya, diperolehnya selama tiga tahun berturut-turut pada 2017-2019 dari FinanceAsia – sebuah lembaga dari Hong Kong.

Katanya nih, beberapa alasan FinanceAsia memberikan penghargaan itu selama tiga tahun berturut-turut adalah keberhasilan Sri Mulyani dalam membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik. Salah satunya adalah tercapainya defisit anggaran paling rendah selama enam tahun terakhir pada tahun 2018.

Bisa jadi, pencapaian dan gebrakan yang dibuat oleh Sri Mulyani ini terus berlanjut dong. Beberapa waktu lalu, misalnya, Menkeu mengadakan konferensi pers guna mengumumkan dan mengungkapkan percobaan-percobaan penyelundupan mobil dan sepeda motor mewah yang terjadi di pelabuhan-pelabuhan Pulau Jawa nih, seperti Tanjung Priok dan Surabaya. Wah, keren juga ya.

Memang sih, semenjak ramai kasus direktur utama Garuda Indonesia dibahas di media dan masyarakat, Sri Mulyani kerap terlihat hadir nih mengumumkan prestasi-prestasinya dalam menghentikan upaya-upaya penyelundupan barang-barang mewah. Apalagi nih, akhir-akhir ini juga ramai kasus kendaraan-kendaraan mewah yang meluncur di jalanan tanpa surat-surat resmi yang lengkap.


Hmm, tapi, kenapa baru sekarang ya tiba-tiba Bu Menkeu kerap tampil di media? Padahal ya, sepanjang tahun 2019, sudah terdapat 57 kasus penyelundupan mobil dan 10 kasus untuk sepeda motor.

Ya, mungkin, Bu Sri Mulyani kini baru sadar nih atas adanya upaya-upaya penyelundupan setelah Menteri BUMN Erick Thohir menyisir kasus Ari Askhara di Garuda Indonesia – apalagi bila menjadi topik hangat di masyarakat. Hehe.

Mungkin, Bu Menkeu sebelum-sebelumnya tengah sibuk bekerja nih dalam memperbaiki kondisi ekonomi makro Indonesia. Apalagi nih, pemerintah sekarang berfokus pada kebijakan-kebijakan ekonomi dan investasi.

By the way, kalau misalnya Bu Menkeu sebelumnya mendapatkan penghargaan soal defisit anggaran, kita mungkin perlu mengingatkan beliau nih. Pasalnya, dengan berbagai persoalan fiskal – seperti tak tecapainya target pajak, defisit anggaran diprediksi bakal melebar lagi nih. Kabarnya, defisit itu diproyeksikan akan mencapai 2,2% dari nilai Produk Domestik Bruto Indonesia pada tahun 2019 ini.

Waduh, mungkin, persoalan defisit anggaran juga penting nih selain adanya percobaan-percobaan penyelundupan. Apalagi, Bu Sri Mulyani tahu sendiri kalau Pak Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin visi dan kebijakan ekonomi beliau dapat tersalurkan. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.