Menghitung Tetes Keringat Erick Thohir

Erick Thohir berkeringat
Mantan Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir (Foto: AFP)
3 minute read

“Lihatlah peluhku, tengoklah hatiku,” – God Bless, Kehidupan


Pinterpolitik.com

Bosan gak sih mendengar bursa menteri atau koalisi pasca Pilpres 2019? Mungkin sebenarnya ada yang bosan, ada juga yang penasaran. Nah, kalau para politisi sendiri gimana ya rasanya saat menghadapi hal-hal seperti itu? Kayaknya kalau mereka sih lebih ke deg-degan, takut terpilih atau tak terpilih jadi menteri.

Nah, mantan Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Erick Thohir punya suara tersendiri nih terkait dengan kursi menteri itu. Pengusaha yang dikenal karena pernah jadi pemilik Inter Milan ini menilai bahwa posisi menteri di kabinet Jokowi nanti idealnya diisi oleh orang-orang berkeringat? Wah, maksudnya apa tuh?

Apa kabinet Pak Jokowi nanti harus diisi oleh mamang-mamang buruh angkut di pasar? Atau jangan-jangan mas-mas angkat barbel di pusat kebugaran yang dianggap paling cocok jadi menteri?

Memang sih Pak Erick tidak merinci secara khusus siapa yang dia maksud dengan orang-orang berkeringat. Tapi kalau melihat kiprah pemilik Mahaka Group di kampanye lalu, bisa saja ini terkait dengan dirinya dan tim yang dipimpinnya yaitu TKN Jokowi-Ma’ruf. Kalau dihitung, tetesan keringat Pak Erick dan TKN ini mungkin bisa berember-ember.


Kalau diperhatikan, Pak Erick dan partai-partai di TKN ini kan memang capek banget pas musim kampanye kemarin. Nah, bisa jadi ini semacam kode-kode dari Pak Erick dan mungkin partai-partai di TKN kalau seharusnya merekalah yang diprioritaskan untuk masuk ke dalam kabinetnya Pak Jokowi.

Wah, Pak Erick mau jadi menteri ya? Mau jadi menteri apa ya? Eh, ini cuma nanya doang loh.

Orang berkeringat ini siapa ya maksudnya? Atlet binaraga? Click To Tweet

Pernyataan soal keringat ini sebenarnya mungkin juga terkait dengan berbagai wacana terkait dengan masuknya partai-partai non-TKN ke dalam kabinet Pak Jokowi. Partai-partai seperti Demokrat dan Gerindra santer diisukan akan dapat kursi seiring dengan komunikasi mereka yang sudah terjalin dengan Pak Jokowi.

Merujuk kepada hal tersebut, jangan-jangan Pak Erick dan mungkin juga partai-partai eks TKN ini masih agak kurang sreg nih kalau partai-partai itu ikut gabung Pak Jokowi. Wajar aja sih kalau itu benar, secara TKN yang berlelah-lelah, eh tahunya lawan-lawan Pak Jokowi malah ikutan masuk kabinet.

Yang unik sebenarnya dari pernyataan Pak Erick ini adalah terkait dengan wacana merapatnya Gerindra. Partai berlogo burung Garuda ini kan tempat bernaungnya sahabat Pak Erick sejak kecil yaitu Sandiaga Uno. Nah, apakah Pak Erick ini gak menerima partai sahabatnya sendiri bergabung?

Ya gak tahulah, semuanya masih sekadar spekulasi. Kita tunggu aja nih apa sebenarnya makna keringat dari Pak Erick ini seperti apa. Oh, satu lagi yang penting, kita tunggu aja apakah cucuran keringat Pak Erick akan diganjar hadiah seperti apa oleh Pak Jokowi. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.