Manuver Faldo,  Frenemies Prabowo

Manuver Faldo, Frenemies Prabowo
Faldo di youtube (Foto: detikNews)
2 minute read

“Teman yang baik adalah orang yang menyatakan hal yang benar walaupun itu pahit.” – Faldo Maldini.


PinterPolitik.com

Dalam politik memang gak ada yang namanya teman ataupun musuh abadi. Seperti air, semua partai politik bisa mengalir kapan dan kemana saja arah angin membawa mereka.

Contoh kasus yang hits saat ini adalah video kontroversial Faldo yang lagi viral kemarin.

Di video itu Faldo dengan tegas berpendapat dan menjabarkan serentetan alasan mengapa Prabowo tidak akan menang dalam gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Wihh. Kok berani sih Faldo bikin video gini? Ini cuma buat cari sensasi atau memang ada intensi ya? Upss.

Padahal selama ini kan mereka satu geng, tapi kenapa sekarang terkesan kayak lagi mulai musuhan di media sosial ya? Hehehe. Faldo kan emang dari PAN yang merupakan salah satu anggota koalisi Prabowo.


Jadi sebelumnya tuh di bulan April 2019 lalu, Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya Sugiarto sudah menyatakan ke publik kalau dia memberikan hak pilihnya ke Jokowi.

Wacana menteri muda berpenampilan atraktif terus mengemuka. Selengkapnya dalam artikel yang berjudul "Menteri Cantik Jokowi, Siapa Dilirik" di pinterpolitik.com

Posted by Pinter Politik on Thursday, June 13, 2019

Kira-kira di kasus sekarang, apakah unggahan video ini menyatakan kalau Faldo sudah mengikuti jejaknya Bima Arya juga ya?

Udah gitu, setelah video Faldo viral, Bima Arya pakai meminta masyarakat untuk mengapresiasi video Faldo segala lagi.

Wahh. Kalau aku jadi Pak Prabowo sih kayaknya bakal langsung nyanyi lagunya Mbak Cita Citata yang liriknya “sakitnya tuh di sini di dalam hatiku”. Hehehe.

Tapi, kalau kalian pernah nonton film Harry Potter and The Deathly Hallows, si Faldo ini mirip ya sama tokoh Draco Malfoy. Sementara kalau Bima Arya mirip sama Profesor Snape-nya. Iya nggak sih?

Baca juga :  Menanti Nadiem Lawan Isu PKI

Awalnya Malfoy kan mendukung Pangeran Kegelapan, Lord Voldemort. Tapi, saat perang dan Voldemort sudah hampir kalah, dia langsung pergi meninggalkan koalisi dia yang namanya tak boleh disebut itu.

Sementara kalau Profesor Snape, walaupun dari awal kelihatannya ada di kubu Voldemort, tapi ternyata sejak awal hatinya ada di kubu Harry Potter.

Hmm. Apakah kehadiran unggahan video Faldo ini merupakan pernyataan tidak langsung dari PAN untuk meninggalkan koalisi Prabowo dan semakin merapat ke Jokowi?

Kita tunggu ajalah ya nanti gimana kelanjutannya. (R50)