Konspirasi Ala Hanum Rais

Hanum Rais Nyindir Wiranto
Hanum Rais (Foto : Nasional Kompas)
2 minute read

“You reap what you sow.” – Pepatah


 PinterPolitik.com

Hanum Rais, putri dari Amien Rais baru-baru ini banjir kritikan. Hanum sepertinya menuai benih yang dia tanam.

Pasalnya Hanum memposting ujaran bernada negatif terhadap peristiwa penusukan Menkopolhukam, Wiranto. Hanum menyatakan peristiwa tersebut hanya settingan agar dana deradikalisasi tetap mengucur. Pak Wiranto dituduh cari perhatian dan playing victim karena diduga akan kelaur dari pemerintahan.

Terkait hal ini, Hanum juga menyatakan banyak hoaks bertebaran sebagai efek dari kejadian tersebut. Oleh karena itu, masyarakat jadi gampang tersesat dan mempercayai informasi yang salah. Tapi kan tanpa ada peristiwa penyerangan terhadap Pak Wiranto, masyarakat memang sudah tersesat dan percaya hoaks.


Toh dengan cuitan Hanum bahwa kejadian tersebut adalah settingan, banyak masyarakat yang semakin bingung. Lagian Mbak Hanum pun harusnya sadar kalo sekarang banyak tokoh gak boleh dikritik. Contoh Pak Wiranto, sudah makan korban tiga TNI dan para istrinya karena ada Saptamarga.

Mbak Hanum bisa saja terancam diciduk aparat jika ada yang melaporkan terkait ujaran kebencian yang dialamatkan kepada Pak Wiranto. Sebagai politisi DPRD Yogyakarta Mbak Hanum kurang santun sepertinya.

Apa Mbak Hanum ingin cari sensasi sehingga bisa panjat sosial? Adakah Mbak Hanum penggemar akun Lambe Turah? Karena kalau tidak terbukti ya ini adalah konspirasi, atau lebih receh lagi gosip lampu merah.

Atau lebih parah Mbak Hanum ini sedang berhalusinasi. Saya agak khawatir dengan kondisi Mbak Hanum, mana habis dicecar langsung hapus tweet dan mengunci akun Twitternya. Apakah kenyataan yang Mbak Hanum pahami bahwa penusukan yang berujung operasi besar adalah masalah aliran dana? Mungkin.

Mbak Hanum harusnya belajar dari pengalaman untuk tidak menyebar opini yang belum jelas kasusnya. Contoh Bu Ratna Sarumpaet pun masuk penjara karena penyebaran informasi yang keliru.

Bagaimana pun, nasi sudah menjadi bubur. Cuitan yang bermaksud mengkritisi itu pun disalahartikan dan sudah beredar luas di internet. Jadi ya Mbak Hanum harus siap dengan segala konsekuensinya. (M52)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.