Ketua PA 212 Menyangkal Fakta

ketua pa 212
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif. (Foto: Republika)
2 minute read

“Jangan sok netral!! Tiada yang sehebat itu.” ~Toba Beta


PinterPolitik.com

Kehebohan tabligh akbar Persatuan Alumni 212 di Solo masih berlanjut nih. Gara-gara acaranya disebut berbau unsur politis, alias kampanye colongan, Ketua Umum PA 212, Slamet Ma’arif yang kemarin ikutan nimbrung, diperiksa Bawaslu.

Bawaslu menanyakan beberapa hal terkait hal tersebut. Intinya untuk memastikan ini beneran kampanye colongan atau nggak. Ehhh, tahu-tahu Slamet mengaku kalau dirinya tuh baru tahu kalau selama ini masuk ke dalam tim sukses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Baru tahu banget atau baru tahu aja nih?

Masalahnya, posisi Slamet di timses Prabowo-Sandi itu nggak main-main gaes, doi ini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, ya kali deh dengan posisi sepenting itu nggak tahu. Dulu BPN bikin struktur organisasinya sambil bercanda ya? Atau sambil main Mobile Legend? Ckckck, ada-ada aja.

Itu kenapa minum air putih itu penting. Biar nggak gagal fokus. Click To Tweet

Slamet mengaku dirinya tahu kalau jadi bagian dari BPN malah dari media. Sampai sekarang belum pernah menerima SK dari BPN.


Terus tadi Slamet juga mengaku kalau baru lihat namanya ada di struktur organisasi setelah ditunjukkan oleh Bawaslu. Padahal menurutnya, selama ini ia hanya mendukung fatwa ulama yang mencalonkan Prabowo-Sandi. Nggak pernah mikir untuk masuk kedalam timses paslon nomor urut 02.

Pokoknya, Slamet ikut berjuang di lapangan selama ini hanya sebagai bentuk komitmen terhadap Ijtima’ Ulama. Soal masuk atau nggak masuk tim nggak masalah. Eeehhh, tapi sekarang malah jadi masalah ya?

Faktanya, menurut data Bawaslu, Slamet benar-benar bagian dari BPN. Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Surakarta, Poppy Kusuma juga mengatakan kalau terlapor sempat menyangkal masuk ke dalam BPN. Itu dianggap sebagai bagian dari hak terlapor.

Baca juga :  Sindiran Ma’ruf Kepada Luhut

Mau menyangkal ataupun membenarkan terserah. Semua jawaban yang bersangkutan sudah ditulis dalam berita acara dan ditandatangani oleh Slamet dan pengacaranya.

Sejauh ini, Bawaslu juga sudah memeriksa beberapa saksi terkait pelaporan Ketua PA 212. Berikutnya, Bawaslu berencana akan menghadirkan empat saksi ahli dari Solo dan Semarang.

Ya, semoga aja Pak Slamet gak bohong ya. Tapi ya tetep aneh aja gitu, masa ada orang masuk ke tim sukses, orangnya malah gak tahu? (E36)