Kementerian Prabowo Tak Punya Uang?

Kementerian Prabowo Tak Punya Uang
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ketika berkunjung ke Rusia. (Foto: Kementerian Pertahanan Rusia)
3 minute read

“Pull up in that ‘you can’t afford this’” – Nicki Minaj, penyanyi rap asal Trinidad & Tobago


PinterPolitik.com

Hmm, siapa nih yang masih ingat dengan kunjungan-kunjungan luar negeri Menteri Pertahanan Prabowo Subianto? Mungkin, sebagian dari kita pasti tak ingat secara detail mengenai negara mana saja yang udah dikunjungi oleh Pak Prabowo.

Bagaimana tidak? Sejak menjabat, Pak Prabowo dikabarkan telah mengunjungi sebanyak delapan hingga sembilan negara yang berbeda lho – dari Malaysia, Thailand, Turki, Tiongkok, Jepang, Filipina, Jerman, Prancis, hingga Rusia. Wah, dengan kunjungan sebanyak itu, beliau mungkin telah memiliki banyak teman mancanegara tuh.

Tapi, tenang aja. Kunjungan-kunjungan luar negeri Pak Prabowo itu dilakukan atas dasar kepentingan negara kok. Kata Presiden Joko Widodo (Jokowi), rangkaian kunjungan luar negeri Pak Menhan itu merupakan bagian dari upaya diplomasi pertahanan yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan pertahanan Indonesia.

Ya, bisa aja sih benar apa yang dibilang oleh Pak Jokowi. Pasalnya, diplomasi semacam ini memang sering dilakukan kok dalam hubungan antarnegara.


Tapi nih, uniknya, rencana pembelian alat utama sistem pertahanan (alutsista) dari Rusia kayaknya menemui beberapa aral nih. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, menjelaskan bahwa persoalan-persoalan tertentu menghalangi pembelian jet tempur Sukhoi Su-35. Salah satunya adalah persoalan finansial.

Waduh, masa iya persoalan uang jadi penghambat? Kan, Pak Prabowo udah berdiplomasi pertahanan ke Rusia tuh. Soalnya nih, pak Menhan sendiri sempat mengatakan bahwa rencana tengah dikaji ulang terkait efisien atau tidaknya pembelian itu terhadap anggaran negara, termasuk soal penghematan. Hehe.

Hmm, mungkin, Pak Prabowo merasa hal itu nggak perlu dilakukan secara terburu-buru dan perlu mikirin lagi nih soal worth-it atau nggak-nya beli 11 unit jet tempur tersebut. Pasalnya, meski telah rencana pembelian ini telah disepakati, pembelian itu belum juga diimplementasikan nih.

Eits, tapi, tunggu dulu. Mungkin nggak ya kalau pembelian itu tertunda-tunda karena hal lain? Kalau diingat-ingat, pihak Kedutaan Besar Rusia di Indonesia sempat bilang tuh kalau negara lain – khususnya Amerika Serikat (AS) – menekan negara-negara yang ingin membeli pesawat milik Rusia itu, termasuk Indonesia lho.

Apalagi nih, Pak Prabowo sekarang sepertinya punya pilihan jet alternatif tuh. Setelah berkunjung ke Prancis, beliau dikabarkan membuka opsi untuk membeli jet tempur Rafale lho.

Ya, semoga aja Pak Prabowo nggak merasa tertekan oleh negara-negara lain, seperti AS dan Prancis. Lagi pula, AS udah mau buat ngebikin beberapa perjanjian kerja sama kok dengan Pak Prabowo. Apalagi, sekarang beliau udah boleh lho bepergian ke negeri Paman Sam itu. Asyik. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.