Kemenkominfo, Bom Waktu di Papua

Kemenkominfo, Bom Waktu di Papua
(Foto: Kompas)
2 minute read

“Pembuat hoaks terbaik adalah penguasa. Karena mereka memiliki seluruh peralatan untuk berbohong. Intelijen dia punya, data statistik dia punya, media dia punya.” – Rocky Gerung


PinterPolitik.com

Sudah beberapa hari, Kemenkominfo melakukan pemblokiran akses internet di daerah Papua dan Papua Barat. Tidak ada sebuah kebijakan yang tidak lepas dari kontrovesrsi, begitu juga dengan pemblokiran akses internet ini.

Menkominfo berpendapat bahwa pemblokiran internet perlu dilakukan demi mencegah hoaks dan menjaga keamanan rakyat.

Hmm. Repot juga yak kalau tiap kali ada konflik di Indonesia, terus akses internetnya langsung diblokir. Kan bisnis online-online eyke jadi buntung kalau internetnya sering diblokir. Hehehe.

Nah di sisi lain, banyak juga LSM yang anggap kalau pemblokiran internet adalah sebuah bentuk pelanggaran hak asasi manusia tentang kebebasan berpendapat dan kebebasan dalam memperoleh informasi.


Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Anita Wahid mengatakan bahwa pemblokiran internet ini hanya akan menunda hoaks. Katanya sih kalau internetnya dibuka justru akan menyebabkan banjir hoaks gitu deh.

Setiap kali memendam kemarahan aja, eyke bisa menjadi bom waktu yang meledak-ledak kayak kompor meleduk pas kemarahan itu dilampiaskan. Lha. Bukannya bom waktu hoaks juga akan meledak saat nanti akses internet dibuka kembali?

Makanya nih eyke setuju sama putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini. Ibaratnya angin yang selalu berhembus, apa pun keadaannya yang namanya hoaks mah pasti akan selalu bertebaran di masyarakat.

Bahkan kalau dipikir-pikir, sebelum ada internet pun, cerita-cerita rakyat atau folklore bisa tetap terus beredar dari mulut ke mulut hingga saat ini kan. Jadi apa lah jaminannya kalau akses internet dimatikan akan menghilangkan penyebaran hoaks. Upss.

Nah, ngomongin hoaks, jadi teringat sama pernyataan Rocky Gerung yang bilang kalau penguasa adalah sumber hoaks terbesar deh.

Jangan-jangan justru negara nih yang selama ini jadi penyumbang hoaks terbesar di Papua dan Papua Barat. Eh, ini kalau katanya Rocky Gerung loh ya.

Nah loh. Kalau internet aja yang cuma jadi sarana penyebaran hoaks aja sampe diblokir gitu sama pemerintah, nggak sekalian aja pemerintah memblokir dirinya sendiri dari Papua? Upps. (R50)

Baca juga :  Sanggup Nadiem Lawan Hoaks PKI?