
Ketika dua idola bertengkar, kita sering buru-buru pilih tim.
Perseteruan Aldi Taher vs Baskara βHindiaβ soal isu nilai bukan sekadar gaduh selebritas. Ia cermin dari dua peta moral yang bertabrakan, dan diam-diam bisa membelah masyarakat dari akar rumput.
Yang jarang disorot: ada posisi tengah yang koheren. Anies Baswedan pernah menunjukkannya, menolak sesuatu secara pribadi berdasarkan keyakinannya, tetapi tetap menuntut negara melindungi hak sipil dasar setiap warga tanpa diskriminasi.
Di tengah polarisasi yang dipanaskan algoritma, ruang tengah justru jadi barang langka. Padahal di sanalah mayoritas dari kita sebenarnya berada.
Geser untuk memahami kenapa merawat ruang tengah jauh lebih penting daripada memenangkan satu debat di kolom komentar.