Hasto Berharap Lebih?

Hasto Berharap Lebih?
Foto : Istimewa
2 minute read

“Ada tiga kalimat untuk menjadi sukses: lebih tahu dari orang lain, kerja lebih dari orang lain, dan berharap kurang dari orang lain.” ~ William Shakespeare


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]ekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto meminta partai politik di luar koalisi Jokowi menunjukkan sikap tegas jika memang ingin mendukung Jokowi sebagai capres. Hasto mengatakan pihaknya memberikan batas waktu bagi parpol yang akan masuk dalam koalisi pendukung Jokowi.

Weleh-weleh, kok terlihat seperti sales baju di toko Mata Angin ya? Buru-buru nawarin dagangannya terus ngancam kalau promonya sudah mau habis. Ahahaha, bercanda loh pak.

Btw, Hasto ngomong gitu hanya sekedar lucu-lucuan atau gimana ya? Kayaknya ga usah ditanya lagi deh pak, PAN dan Partai Demokrat terlihat sudah sehati tuh sama Prabowo. Jadi ngapain ya pake diumumin gitu segala. Apalagi coba yang mau ditunggu Hasto?

Eh cie cie… takut kalah ya? Hayo ngaku… Hahahaha.


Inget ya pak, saya bercanda loh, jangan sampai kesal apalagi baperHehehe.

Kabarnya gengs, hal yang disampaikan Hasto adalah sebuah jawaban dari pertanyaan terkait komunikasi antara parpol pendukung Jokowi dengan Partai Demokrat dan PAN. Menurutnya, komunikasi dengan Partai Demokrat masih dilakukan.

Untung saja hal tersebut bukan lah sebuah harapan dari penantian yang kian usai… Alah bisa aja nih Pak Hasto merangkai kata-kata yang membuat kita bertanya-tanya begitu. Hehehe.

Lagian pak Hasto, kalaupun Partai Demokrat mau bergabung ke koalisi Jokowi, memangnya Megawati mau PDIP bergandengan sama partainya Pak SBY?

Kalau enggak salah Mega kan benci banget tuh sama SBY karena kekalahannya di Pilpres 2004 saat ia melawan SBY. Ahahaha, jangan macam-macam deh pak.

Memangnya mau nasib bapak sama kayak Fahri Hamzah, statusnya digantung sama PKS. Uppss, Bang Fahri bercanda loh! Ahahaha.

Tetapi memang gengs apa yang disampaikan Hasto itu sebuah penghormatan kepada beberapa parpol, seperti PAN yang kabarnya sempat menginginkan bergabung dengan koalisi Jokowi, tetapi sampai hari terakhir belum sejalan dengan apa yang diinginkan PDIP.

Jadinya ya gitu deh, PAN gagal mau gabung. Tapi Hasto masih berharap sama PAN. Buktinya ia bilang gini: “Mumpung pintunya masih terbuka lebar.” Isa ae pakde Hasto melintir-melintirnya. Ehehehe.

Sekarang sudah ketahuan kan kalau PDIP mulai panik karena Partai Demokrat merapat ke Prabowo. Eh, maksudnya ketahuan kan kalau PDIP sudah mau tutup pintu koalisi. Hehehe, maaf ya gengs, typo mulu. (G35)