Hanura, Telat Rebut Hati Rakyat?

Hanura, Telat Rebut Hati Rakyat?
Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) meresmikan secara simbolis program Bedah Rumah Partai Hanura. (Foto: Tribunnews)
2 minute read

“The greatest gift that you can give to others is the gift of unconditional love and acceptance.” ~ Brian Tracy


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]i usianya yang menginjak 11 tahun, Partai Hanura terinspirasi salah satu program televisi yang bertujuan untuk memikat hati rakyat.

Program itu ialah perbaikan rumah yang sudah mau ambruk menjadi layak tinggal.

Sedari awal kemunculannya di 2006, Partai Hanura seharusnya melakukan hal yang langsung menyentuh rakyat seperti bedah rumah. Tapi yang terjadi justru lain. Ah, sudahlah.

Mengingat akronim Partai ini ialah Hati Nurani Rakyat, ya jelas harusnya melakukan program yang langsung menyentuh hati rakyat. Harusnya loh, harusnya wkwkwk

Tapi sayang sekali ya, di awal Partai Hanura lebih dikenal dengan keberaniannya mengusung langsung Calon Presiden dan Wakil Presiden sendiri. Weleeeh weleeeh

Hmmm, awalnya aja begini, coba kalau awalnya Partai Hanura membedah rumah, mungkin persentase capaian di DPR RI juga menjadi lebih banyak weleeeh weleeeh. Tapi itu juga baru kemungkinan wkwkwk.

Kan pas di awal yang ditangkap masyarakat bukan lagi hati nuraninya, tapi ambisi pribadi kalau begitu sih, weleeeh weleeeh.

Saat itu, adanya kolaborasi Wiranto dan Hary Tanoesudibjo atau yang akrab disingkat WIN-HT mulai menggema.

Weleeeeh weleeeeh, hal ini entah realistis atau justru terlalu mengawang-awang. Walau akhirnya kolaborasi ini kandas tak tentu arah.

Kini Partai Hanura sudah berganti kepemimpinan. Ketua Umum Partai Hanura yang juga menjabat Ketua DPD RI dan Wakil Ketua MPR RI ini menggagas perbaikan rumah bagi masyarakat yang tidak mampu. Hmmm, pasti hati rakyat terenyuh melihat hal ini.

Walau terkesan terlambat, di ulang tahunnya yang ke 11 ini Partai Hanura memiliki persembahan istimewa yaitu membedah 11 unit rumah sebagai hadiah bagi warga Semarang.

Bahkan, katanya Partai Hanura pun merencanakan akan membedah 11 rumah di masing-masing Provinsi yang ada di Indonesia. Nah, ini baru keren, weleeeh weleeeh.

Nah gitu dong, itu baru namanya partai yang bergerak dengan hati nurani rakyat. Tapi kira-kira program ini dilanjutkan atau hanya jadi pemanis aja ya menjelang tahun politik? Entahlah. (Z19)