Golkar Bikin Jokowi Malu?

caleg eks koruptor golkar
Bambang Soesatyo. (Foto: Warta Pilihan)
2 minute read

“Kekuasaan yang bersekutu dengan korporasi, sering tak malu menjual murah negerinya sendiri.” ~Najwa Shihab


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]engumuman KPU tentang nama-nama calon legislatif eks napi korupsi harusnya menjadi aib bagi parpol-parpol yang tetap mengusung mantan napi eks koruptor di Pemilu 2019. Tapi itu harusnya. Nyatanya ada partai yang merasa bangga punya caleg eks koruptor terbanyak. Tebak siapa partainya? Itu loh, partainya Papa Setya Novanto.

Yup, Golkar mengaku merasa tidak dirugikan dengan pengumuman KPU tersebut. Mereka malah mengaku bangga karena mengusung caleg mantan koruptor sama saja menjunjung tinggi HAM, yakni hak warga negara untuk dipilih dan memilih.

Duieleehhh, ya Golkar mah nggak rugi, tapi rakyat yang rugi kalau sampai salah pilih. Emang bisa jamin kalau si mantan koruptor tersebut nggak akan korupsi lagi?

Mantan Sekjen PBB, Kofi A. Annan pernah bilang, korupsi ibarat penyakit menular yang menjalar pelan namun mematikan, menciptakan kerusakan sangat luas di masyarakat. Korupsi itu merusak mendorong pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Bukankah mengusung pesakitan (orang yang pernah korupsi) itu justru mengancam HAM? Assalamualaikum, akal sehatnya ada? Hehehe.

Jangan remehkan korupsi, itu penyakit kambuhan... Click To Tweet

Kalau kata Plato, budi pekerti yang tinggi adalah rasa malu terhadap diri sendiri. Ya, kalaupun Golkar nggak malu, setidaknya Presiden Joko Widodo harusnya malu, dongs.

Soalnya, waktu debat pilpres perdana bulan lalu, doi menyerang Prabowo Subianto dengan bilang kalau Gerindra paling banyak mencalonkan eks napi korupsi di Pemilu 2019. Eehh, tahu-tahunya, partai pengusungnya sendiri yang paling banyak. Ulalala, senjata makan tuan dong namanya?

Jokowi juga tidak boleh tutup mata kalau di pemerintahannya banyak pejabat yang kena Operasi Tangkap Tangan KPK. Ini bisa dibilang rapot merah yang memalukan banget. Mau ditambahin lagi?

Rasa-rasanya kami ini sudah sangat muak dengan maraknya pemberitaan kasus korupsi yang hampir tiap hari terdengar bagai teror.

Katanya Pakde Jokowi anti korupsi. Katanya ingin membuat sistem birokrasi yang transparan, masak partai golongannya mengusung banyak caleg mantan koruptor? Hayoooo… (E36)