Gigi Ompong Ancaman PKS

Gigi Ompong Ancaman PKS
Istimewa
3 minute read

“PKS yakin Pak Prabowo akan menagajak wakilnya dari PKS. (Namun bila tidak), ada peluang bagi PKS berkoalisi dengan partai selain Gerindra, walaupun peluang itu kecil.” ~ Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.


PinterPolitik.com

Apa jadinya jika sebuah cinta itu diawali dari sebuah syarat antara kedua pasangan? Pastinya eike jamin gak akan nyaman deh. Bayangin aja ketika ada cowo yang berusaha nembak cewe, tapi jika pernyataan cinta itu mau diterima, maka sang cowo harus bersedia melakukan beberapa hal sebagai sang pacar. Misalnya seperti wajib mengantar jemput saat sedang hangout, barang yang diinginkan si cewe wajib dibelikan, dilarang lama balas chat, gak boleh ngeluh kalau nunggu si cewe dandannya lama, etc.

Ya hal seperti itu juga terjadi di dunia politik. Menjelang Pilpres nanti, Partai Politik (Parpol) mulai sibuk mencari teman koalisi. Tapi yang namanya koalisi, pasti ada kesepakatan yang harus dipenuhi agar Parpol bisa saling terikat. Tapi terkadang kesepakatan ini gak berimbang dan cenderung menguntungkan satu pihak aja. Menang banyak dung.

Liat aja keinginan Partai Demokrat ketika mendekati koalisi Partai Gerindra. Pastinya kedatangan Demokrat gak secara cuma-cuma mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden. Mana ada sih makan siang yang gratis di dunia politik? Minimal nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus bisa dijadikan Cawapres lah ya.

Masalahnya, kan udah ada teman setia di koalisi Gerindra yang sudah mendukung sedari awal. Ya siapa lagi kalau bukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Terlebih lagi partai ini udah mengajukan sembilan nama untuk dijadikan pendamping Prabowo untuk Pilpres 2019 mendatang. Masa Demokrat ujuk-ujuk masuk koalisi dan mengambil jatah Cawapres?


Gak gitu juga keles caranya. Hargai atuh partai yang udah mendukung koalisi ini dari awal. Masa masuk belakangan, tapi minta nomor urut terdepan? Aya aya wae ah. Pantes aja PKS belakangan mulai menunjukan taringnya untuk menakuti Gerindra jika suatu saat memutuskan mengambil Cawapres dari Demokrat setelah gabung berkoalisi.

Bak segarang teriakan singa, PKS mengancam akan membentuk koalisi di luar Gerindra bila partai itu memutuskan mengambil Cawapres dari Demokrat. Ya meskipun tanpa PKS, Gerindra tetap bisa mengusung Prabowo sebagai Capres meskipun koalisi berganti dengan Demokrat. Ancaman PKS ini malah keliatan kayak aungan kucing unyu di hutan belantara.

Emangnya kalau mau membelot balik badan, lantas mau kemana? Membentuk poros ketiga sendirian? Bareng Parpol mana? Palingan Parpol sisanya, seperti Partai Amanat Nasional (PAN) juga akan ikut Demokrat  mendukung Prabowo. Mau gabung dukung Jokowi? Lah, lupa ya kalau #2019GantiPresiden situ yang mulai? Masa abis nusuk terus minta jadi temen? Ya kali dikasih! Ngimpi. (K16)