Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Fokus BUMN > Perum Bulog Dapat Tugas Impor Gula

Perum Bulog Dapat Tugas Impor Gula


R58 - Friday, March 6, 2020 23:58
GULA

0 min read

Perum Bulog mendapat penugasan impor gula mentah atau raw sugar sebesar 29.750 ton. Stok gula mentah impor ini akan digunakan sebagai bahan baku gula kristal putih (GKP) untuk konsumsi.






PinterPolitik.com

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Bulog, Bachtiar mengatakan penugasan impor gula ini baru saja diputuskan dalam rapat koordinasi pangan dan perdagangan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Kami tadi dapat 29.750 ton impor gula mentah. Kami akan langsung umumkan," kata Bachtiar di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/3).

Bachtiar menjelaskan Perum Bulog pada Jumat ini juga langsung mengumumkan lelang gula mentah agar proses impor dapat segera dilakukan. Pihaknya berharap komoditas gula mentah tersebut dapat masuk ke Indonesia sebelum Ramadhan yang jatuh pada akhir April 2020 mendatang, guna mengantisipasi gejolak harga gula karena tingginya permintaan.

Agar proses pengiriman gula lebih cepat, Bulog mempertimbangkan akan mengimpor dari negara yang berdekatan, seperti Thailand, Australia, dan India. "Kalau sudah ada pemenang lelang ya secepatnya. Sebelum Ramadhan kalau bisa. Hari ini kami umumkan, kalau sudah ada yang daftar langsung (proses)," kata Bachtiar.

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto menjelaskan Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Surat Persetujuan Impor (PI) untuk komoditas gula kristal mentah (GKM) sebanyak 438.802 ton sebagai bahan baku gula kristal putih (GKP) yang dikonsumsi masyarakat.

"Permohonan masuk ya kita keluarkan, yang penting kuotanya kita tambah. Gula kan harganya tinggi karena musim panen belum ada, nanti sekitar Juni, sekarang ini penuhi kebutuhan sebelum Juni saja," kata Agus.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga rata-rata gula pasir nasional pada Jumat ini sudah mencapai Rp 15.800 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan harga acuan tingkat konsumen yang sebesar Rp 12.500 per kilogram.

Sebelumnya, perusahan BUMN lainnya, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah mengajukan surat izin impor gula kristal mentah atau raw sugar sebanyak 250 ribu ton kepada Kementerian Perdagangan.

Sama dengan Perum Bulog, langkah impor PT RNI juga sebagai upaya mengatasi lonjakan permintaan akan kebutuhan gula nasional menjelang Ramadhan dan Lebaran tahun ini. (R58)

https://www.instagram.com/p/B9TQuAxlVMN/?utm_source=ig_embed

? Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait