Fadli Kini Dukung Susi?

Mengintip Isi Kepala Fadli Zon
Foto : Tribunnews
3 minute read

“Seandainya kau harus berubah, berubahlah seperti kau mau,” – Anggun C. Sasmi, Kembalilah Kasih


PinterPolitik.com

Kontroversi soal rencana pencabutan larangan ekspor benih lobster oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sepertinya mulai menyeret banyak pihak. Setelah sebelumnya hanya melibatkan Pak Edhy dan pendahulunya yaitu Susi Pudjiastuti, sekarang lebih banyak lagi pihak yang ikut bicara terkait isu ini.

Pak Jokowi misalnya sudah sedikit berkomentar saat ditanyai perkara ini. Selain itu, kolega separtai Pak Edhy Prabowo di Partai Gerindra seperti Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga sudah bersuara untuk mendukungnya.

Nah, di antara kader-kader Gerindra yang ikutan komentar, ada juga nama Waketum Partai Gerindra Fadli Zon. Yang unik, pernyataan Pak Fadli ini boleh jadi gak sepenuhnya sejalan dengan kader Gerindra lain termasuk Pak Edhy sendiri.

Jadi, Pak Fadli ini justru malah meminta Pak Edhy untuk mempertimbangkan kata-kata dari Bu Susi. Kalau kata Ketua BKSAP DPR RI ini, Pak Edhy sebaiknya tidak apriori kepada sosok pendahulunya yaitu Bu Susi yang dianggap punya  nasionalisme tinggi.


Wah, kok Pak Fadli malah meminta mempertimbangkan saran dari Bu Susi sih? Kok gak mendukung sepenuhnya kebijakan dari Pak Edhy yang masih satu partai?

Yang juga unik adalah saran Pak Fadli kepada Pak Edhy ini seperti memutarbalikkan sikapnya kepada Bu Susi. Soalnya, sebelum Bu Susi mengakhiri masa jabatannya di kabinet, Pak Fadli ini tergolong kritis kepada sosok yang juga terkenal dengan perusahaan penerbangannya itu.

Pak Fadli misalnya menyoroti sikap membangga-banggakan jumlah kapal nelayan asing yang berhasil ditenggelamkan. Selain itu, mantan Wakil Ketua DPR RI ini juga menyebut-nyebut soal nasib nelayan yang jadi kelompok termiskin dan rentan terkena kriminalisasi karena persoalan alat tangkap.

Nah, hal-hal tersebut ternyata mengundang komentar dari Bu Susi yang memang punya kebijakan penenggelaman kapal dan pengaturan alat tangkap. Bu Susi membalas komentar Pak Fadli dengan mempertanyakan ukuran keberhasilan yang telah dilakukan Pak Fadli.

Dari hal itu, dapat dilihat kalau keduanya pernah terlibat aksi saling kritik. Oleh karena itu, sikap Pak Fadli yang kini meminta Pak Edhy dengar Bu Susi adalah hal yang bisa dibilang tumben-tumbenan.

Kira-kira kenapa ya Pak Fadli malah jadi meminta Pak Edhy dengar Bu Susi bukannya terus mengritiknya? Apakah ini terkait dengan posisi Pak Fadli yang gak berada di lingkar pemerintahan seperti beberapa kader Gerindra lainnya?

Ya, gak tahulah apa alasan dari Pak Fadli. Yang jelas, kritik itu adalah hal yang biasa, termasuk dari Bu Susi yang didukung Pak Fadli. Semoga aja anggota pemerintahan termasuk Pak Edhy bisa terus terbuka terhadap kritik. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.