Erick Thohir Tak Suka “Kemewahan”?

Erick Thohir Himbau Pejabat BUMN Hidup Sederhana
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto : Tribun Timur - Tribunnews.com)
2 minute read

“The corruption of the best things gives rise to the worst.” – David Hume, Scottish Philosopher


 PinterPolitik.com

Erick Thohir, Menteri BUMN yang baru saat ini terlihat sedang sibuk beres-beres segudang masalah di instansi pelat merah tersebut. Erick pun menginisiasi reformasi birokrasi dengan merampingkan Kementerian BUMN, dimulai dengan memangkas jabatan eselon I.

Pemangkasan struktur internal ini pun dinilai rekan sejawat Erick, Tjahjo Kumolo MenPANRB akan memuluskan proses birokrasi di BUMN. Reformasi internal dalam badan pemerintah ini pun perlu dicontoh karena sejalan dengan visi Jokowi buat menyederhanakan birokrasi.

Selain perampingan tubuh BUMN, Erick pun mengimbau kepada para pejabat BUMN untuk tak hidup mewah. Imbauan Erick untuk hidup lebih membumi ini terdiri dari dua poin utama.

Pertama, bagi pejabat BUMN jangan kebanyakan makan di restoran mahal. Pasalnya Erick sempat melontarkan pernyataan keras ketika ketemu pimpinan BUMN di restoran mewah sementara instansinya krisis keuangan.

Selain makanan mewah, Erick juga mengimbau bawahannya untuk gak pelesiran pas kerja. Kerja ya kerja, pelesiran mah ntar kalo liburan itu pun pake duit sendiri jangan duit negara dihambur-hamburkan untuk kesenangan pribadi.

Tentu saja Erick marah dan bilang akhlak mereka tercela melihat kondisi itu. Masa sih, ada petinggi BUMN yang keuangan perusahaannya bermasalah, tapi masih hidup seperti itu.

Imbauan Erick itu mungkin aja punya niat yang baik. Meski demikian, kayaknya yang harus diurusi itu masalah yang berpengaruh ke publik, ketimbang masalah pribadi para petinggi perusahaan pelat merah. Ketimbang hanya mengimbau mereka tak hidup mewah, Pak Erick idealnya menyoroti perkara korupsi di lingkar BUMN. Soalnya, korupsi ini sering kali jadi pemicu orang ingin tampil serba mewah.

Banyak Direktur BUMN yang kesandung kasus korupsi. Sebut aja Dirut PT Jasindo Budi Tjahjono, Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro, Dirut PT PLN Sofyan Basir, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam, Dirut Perindo Risyanto Suanda dan Dirut INTI Darman Manggapara.

Dan lagi imbauan untuk hidup sederhana bagi pejabat negara itu udah lama digaungkan sejak zaman kemerdekaan, ya tapi gak berpengaruh. Mending Pak Erick melengkapi itu dengan merancang sistem yang lebih akuntabel dan transparan untuk melacak kinerja pejabat BUMN. Dan yang paling penting jangan lupa fokus pada pemberantasan korupsi yang laten di BUMN. (M52)

 

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.