Erick, Juru Damai Ahok-Sandiaga?

Erick Ahok Sandiaga
Erick Thohir dan Sandiaga Uno (Foto: Miftahulhayat/Jawa Pos)
3 minute read

“Ooo… damainya hatiku, kala mentari bersinar lagi,” – Wayang, Damai


PinterPolitik.com

Saga soal penunjukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi pimpinan BUMN akhirnya selesai juga. Setelah dilanda berbagai komentar-komentar tajam, mantan Gubernur DKI Jakarta itu resmi menerima SK yang menyatakan dia menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina. Cie, akhirnya ya Pak Ahok.

Di luar Ahok dan Pertamina, sebenarnya ada banyak kursi petinggi BUMN lain yang bisa diisi oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Saat ini misalnya, santer beredar kabar kalau mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara akan jadi Direktur Utama PLN.

Nah, di tengah berbagai kursi petinggi BUMN yang masih bisa diisi tersebut, ada satu pertanyaan iseng yang bisa diajukan kepada Pak Erick, yakni soal kemungkinan sahabatnya sendiri, Sandiaga Uno jadi pimpinan salah satu perusahaan pelat merah.

Ditanya seperti itu, Pak Erick dengan singkat menjawab kalau Pak Sandi mau membantu BUMN adalah hal yang bagus. Meski demikian, pas ditanya lebih lanjut soal BUMN mana yang bisa diisi oleh Pak Sandi, Pak Erick enggan menyebut lebih rinci.


Pak Sandi sendiri sih sebelum ini sempat dirumorkan akan menjadi petinggi salah satu perusahaan pelat merah. Meski begitu, ia sempat menepis berbagai rumor tersebut dan menyebutkan bahwa kontribusinya tak harus diwujudkan dengan masuk pemerintahan atau BUMN. Hmmm.

Ya, tapi itu kan beberapa waktu yang lalu. Siapa tahu Pak Sandi bisa berubah pikirannya kalau diajak ngobrol oleh sahabatnya sendiri. Tapi ya gak tahu juga, semuanya itu terserah Pak Sandi, kalau mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu lebih nyaman di luar sistem, ya gak bisa dipaksa.

Nah, seumpama Pak Sandi beneran mau menjadi petinggi salah satu BUMN, maka akan ada interaksi unik antara dirinya dengan Pak Ahok yang kini jadi Komut Pertamina. Pak Ahok dan Pak Sandi ini kan rival yang lumayan sengit ketika berlaga di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Kalau misalnya Pak Sandi nantinya bisa diajak untuk jadi pimpinan BUMN, maka Pak Erick bisa mempertemukannya dengan Pak Ahok kalau lagi ngumpul-ngumpul pimpinan BUMN. Nah, mungkin akibat sering ngumpul keduanya bisa melupakan persaingan mereka di 2017 dan jadi lebih akur. Kalau itu kejadian, Pak Erick mungkin bisa disebut juru damai Pak Ahok dan Pak Sandi.

Tapi ya sekali lagi, itu kalau Pak Sandi beneran mau jadi pimpinan perusahaan pelat merah. Kita tunggu aja nih, gebrakan apa lagi yang dilakukan oleh Pak Erick dalam menangani BUMN. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.