Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Dunia > Lagi, Calon Menteri AS Mundur

Lagi, Calon Menteri AS Mundur


E19 - Tuesday, February 28, 2017 9:18
mundur-lagi

0 min read

Apa jawaban Bilden pada saat menolak jabatan tersebut? Ia berkata: "Saya sudah mengabari Menteri Pertahanan Mattis bahwa dengan menyesal saya dengan segala hormat mundur dari pencalonan menteri AL ke-76."


pinterpolitik.com 

WASHINGTON DC – Sudah dua calon menteri dalam pemerintahan Presiden Donald Trump mengundurkan diri. Yang pertama, Vincent Viola, yang dijagokan menjadi menteri angkatan darat, mundur Januari lalu.

Kali ini, yang mundur adalah Philip Bilden,  yang dicalonkan Presiden Trump sebagai menteri Angkatan Laut. Ia menyampaikan kabar pengunduran diri itu, Minggu (25/2/2017).

Kabarnya, Bilden menolak jabatan yang ditawarkan Presiden Trump karena tak sepakat dengan aturan "konfik kepentingan" yang diterapkan pemerintah.

Ceritanya dimulai bulan lalu ketika Trump mencalonkan Philip Bilden, mantan intelijen militer dan pengusaha, untuk memimpin angkatan laut yang akan dikembangkan oleh sang presiden.

Apa jawaban Bilden pada saat menolak jabatan tersebut? Ia berkata: "Saya sudah mengabari Menteri Pertahanan Mattis bahwa dengan menyesal saya dengan segala hormat mundur dari pencalonan menteri AL ke-76."

Yang mengherankan, Bilden mengatakan, sangat mendukung agenda Presiden Trump dan menteri pertahanan untuk membangun angkatan laut dan Korps Marinir.

"Saya akan terus mendukung upaya ini dari luar departemen angkatan laut," katanya.

Ia menambahkan, keputusannya diambil setelah Bilden  merasa tak akan mampu memenuhi standar etika pemerintahan khususnya soal konflik kepentingan.

Keputusan Bilden ini membuat Trump dan Menhan Mattis untuk sementara tak memiliki calon kuat untuk posisi menteri angkatan darat dan angkatan laut.

Mengenai penolakan itu, Menhan Mattis mengatakan, dia sangat kecewa, tetapi memahami keputusan Bilden.

"Dalam beberapa hari ke depan, saya akan mengajukan rekomendasi kepada Presiden Trump seorang calon pemimpin yang bisa membawa AL dan Korps Marinir seperti kehendak presiden," katanya. (Kps/E19)

Berita Terkait