Cinta Risma untuk Pewarta

Risma wartawan
Tri Rismaharini (Foto: Istimewa)
2 minute read

“Betapa ku cinta padamu,” – Siti Nurhaliza, Betapa Ku Cinta Padamu


PinterPolitik.com

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini baru aja dibikin nangis nih gaes. Eits, mata Bu Risma ini berkaca-kaca bukan karena sedih atau merasa kehilangan ya, tapi matanya dibikin sedikit berair sewaktu memperingati hari ulang tahunnya.

Di hari jadinya beberapa waktu lalu, Bu Risma ini sempat kena prank atau dikerjain oleh para pewarta. Pas lagi mengadakan sesi wawancara, politisi PDIP ini tiba-tiba dikerjai oleh para wartawan di mana ada satu di antara mereka yang pura-pura kesurupan.

Eh, ternyata itu semua cuma settingan karena tak lama setelah itu, ucapan selamat ulang tahun segera mengalir kepada sang wali kota. Bu Risma yang tadinya agak panik melihat fenomena itu seketika jadi terharu karena sikap para jurnalis itu.

Nah, ketika Bu Risma berbicara setelah kejadian prank itu, dia sempat mengutarakan berbagai harapannya. Yang menarik, sambil mata berkaca-kaca, Bu Risma ini menyampaikan harapannya agar para wartawan ini hidup lebih sejahtera. Secara khusus, sang wali kota ini berharap bisa membantu lebih banyak para jurnalis. Wah, so sweet ya.

Sepertinya Bu Risma ini cukup cinta ya sama para pewarta. Memang sih, kerja para jurnalis ini cukup berat, kadang kerja harus gak tahu waktu, dikejar deadline, dimarahin korlip dan editor, udah gitu gajinya masih ada yang gak sebesar pekerja lain. Jadi ya, memang mereka ini perlu ada yang menyayangi lebih jauh.

Nah, Bu Risma sepertinya jadi sosok yang cukup sadar kalau para wartawan ini memang perlu dicintai. Kalau dipikir-pikir, Bu Risma sendiri sebenarnya bisa sangat dikenal seperti sekarang ini karena kerja-kerja para jurnalis.

Gimana coba kerja-kerja apik Bu Risma bisa dikenal dan diakui masyarakat luas kalau bukan karena tinta para wartawan? Bisa dibilang, ada kerja para jurnalis di balik popularitas Bu Risma yang sekarang ini.

Semoga Bu Risma tetap terus bisa menyayangi para wartawan ya. Kan kadang mereka cuma dimanfaatkan buat publikasi doang, tapi terus dihalangi kerja jurnalistiknya. Eh, tapi Bu Risma kan bakal habis masa jabatannya sebagai wali kota, kira-kira bakal butuh tinta para jurnalis lagi gak ya nanti? Kalau mau jadi gubernur atau presiden misalnya?

Ah, terlepas dari itu semua, untuk sekarang sih kita ucapkan dulu aja, “selamat ulang tahun Bu Risma”. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.