Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Tensi PKS-Gerindra Memanas?

Tensi PKS-Gerindra Memanas?


F46 - Friday, June 12, 2020 18:00
Tensi PKS-Gerindra Memanas?

0 min read

“So many friends turn to enemies. They frenemies” – Big Sean, penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Ketika ada orang yang sudah loyal terhadap sebuah lembaga pimpinannya, gimana sih menurut kalian, gengs? Pasti tidak sedikit orang yang akan mengatakan bahwa dia mungkin akan mati-matian membela. Bahkan, nyawa pun bersedia untuk dipertaruhkan untuk menjaga harkat dan martabat dari pimpinannya tersebut.

Jika kalian pernah nonton film Bumblebee, maka kalian akan mengetahui bagaimana sih sebenarnya arti loyalitas itu. Ceritanya, pada waktu itu Planet Cybertron sedang dalam suasana peperangan besar antara kubu Autobot yang dipimpin oleh Optimus Prime dengan Decepticon yang dipimpin oleh Megatron.

Untuk antisipasi keadaan, sebagai bawahan Optimus Prime, Bumblebee diminta untuk pergi ke bumi sendirian membuat markas baru bagi Autobot. Perintahnya, jika ada kubu Decepticon menyerang, maka Bumblebee harus siap melawan dan menyelamatkan bumi. Singkatnya, dengan tekat yang kuat, Bumblebee berangkat dengan tujuan agar masa depan Autobot terselamatkan terjamin.

Nah, kali ini, cerita tentang loyalitas yang hampir sama dengan Bumblebee sedang terjadi di dunia perpolitikan tanah air, cuy. Hayoo, tahu gak peristiwa apa ini?

Ceritanya, saat ini sedang terjadi perang atau persinggungan antara Habiburokhman sebagai kader Gerindra dengan pihak yang dinilai oleh dia sebagai pemfitnah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, gengs. Saking loyalnya dan sudah merasa jengkel, kekesalan Habiburokhman tersebut diluapkan oleh doi di akun Twitter miliknya.

Kurang lebih Habiburrokhman membuat cuitan seperti ini, cuy, “Enggak ada angin enggak ada badai lu fitnah Pak Prabowo. Diingatkan bahwa nol persen anggota DPR Gerindra yang terjerat korupsi lu ngamuk, apa benar kalau orang terlalu banyak makan uang haram korupsi sapi jadi dungu? Cumak nanyak.”

Ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut, doi mengatakan bahwa beberapa pekan ini ada pihak yang secara sengaja memfitnah Pak Prabowo. Bahkan menurut doi, hal ini dilakukan dengan cara yang tersistematis dan rapi karena, setiap dia membuat cuitan apapun, pasti ada yang berkomentar negatif. Wadadaww, siapa nih?

https://www.instagram.com/p/CBKq8VhBVgn/

Tetapi, sayangnya ketika ditanya siapa atau pihak mana yang menurut dia sedang memfitnah Pak Prabowo, doi tidak menjelaskan secara detail, cuy, hanya bilang, “nanti pada saatnya gue buka semua.” Hmmm, menarik ya, gengs.

Sudah lah pak, buka saja. Kalau memang benar pihak sebelah yang bapak sebut, nanti kan biar terlihat oleh publik. Kalau ditutupi, nanti malah Pak Habiburrokhman loh yang dikira mengada-ada. Hehehe.

Tapi, sebentar, kalau kita simak secara teliti, kok secara implisit menyebut pihak tertentu ya? Soalnya, doi menyinggung soal korupsi daging sapi, cuy. Apa yang dimaksud sama doi pihak yang memfitnah Pak Prabowo adalah orang-orang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)? Soalnya, pihak sebelah juga langsung angkat bicara, gengs.

Direktur Pencapresan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Suhud Alynuddin mengatakan bahwa menyayangkan sikap Habiburrokhman tersebut. Harusnya tidak disikapi secara lebay, sedangkan ini kan negara demokrasi. Perbedaan sikap itu soal yang biasa, terlebih elemen-elemen bekas pendukung.

Terlepas benar atau salah nih ya, cuy, jika ternyata memang benar pihak dari PKS yang dimaksus, apa jangan-jangan mereka masih sakit hati nih. Soalnya, saat ini, PKS sendirian menjadi oposisi pemerintah. Sementara, Gerindra dapat menteri. Hehehe.

Yaa, namanya juga politik, gengs. Tidak ada pertemanan yang abadi. Makanya pemeo “tidak ada kawan dan tidak ada lawan abadi dalam politik, yang adalah hanya kepentingan.” Tapi, ya masa gak ingat momen Pemilu 2019 kemarin yang mesra banget? Yuk, baikan, meski saat ini berada di kubu yang berseberangan. Hehehe. (F46)

https://youtu.be/duzqhV8V_Jo

? Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait