Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Prabowo vs Ma’ruf ‘Panaskan’ Tangsel

Prabowo vs Ma’ruf ‘Panaskan’ Tangsel


F46 - Thursday, July 23, 2020 8:00
Rahayu Saraswati dan Siti Nur Azizah. (Foto: Fajar.co.id)

0 min read

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih” – Jenderal Soedirman, Jenderal Revolusi Indonesia


PinterPolitik.com

Adakah di sini yang nge-fans sama Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi? Kalau ada, pasti tahu kan rivalitas mereka berdua, di atas lapangan. Ingat ya momennya cukup di atas lapangan, tidak selain itu.

Nah, saking sengitnya perburuan rekor demi rekor antar keduanya, sampai-sampai anak-anak mereka juga turut terekspos di publik dengan dikemas seperti kedua bapaknya. Perbandingan karier sepak bola antara Ronaldo Jr. dan Messi Jr. sudah mulai diamati oleh para scouter  (pencari bakat pemain). Bahkan, termasuk ledakan gol juga sudah jadi daya tarik pemberitaan untuk diperbandingkan.

Ya, tentu saja, cuy, kita nggak bisa memprediksi mana yang akan unggul. Namun, yang pasti ke depan, entah miminberusia berapa, pastilah akan menonton kedua anak pesepakbola yang menjadi rujukan sejak 2007 tersebut bersaing di liga papan atas. Asalkan, tidak terbuai dengan nama besar sang ayah, cerita mereka berdua justru akan berjalan lebih sempurna.

Nah, sama kejadiannya nih dengan fenomena di lapangan politik. Sering kali pasti ada toh dua atau lebih kandidat yang ramai dibincang publik. Selain modal sosial, mereka juga punya modal politik dan kultural lewat nama besar keluarga. Kali ini, semua mata mengarah ke sisi barat Pulau Jawa, yakni Tangerang Selatan.

Adalah Rahayu Saraswati – keponakan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto – yang bakal vis-a-visdengan Siti Nur Azizah – putri dari Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Sebenarnya masih ada lagi sih nama kandidat yang punya backing trah pejabat, tapi kita fokus sama Mbak Saras dan Ning Siti aja deh, cuy.

Keduanya sama-sama muda, pun sama-sama punya nama. Atau, istilah jawanya ‘nduwe jeneng’. Bedanya cuman ada di beda posisi kursi.

Namun, lebih dari sekadar unda-undi kementerengan, ada fenomena menarik nih, cuy. Mimin kaget lho, partai yang disinyalir mendukung Mbak Saraswati nih ternyata selain Gerindra, juga ada PDIP.

Sementara, partai yang mendukung Ning Siti salah satunya dari partai yang kerap diseberangkan dengan sang ayah, yakni PKS. Bingung nggak kalian? Sama, mimin juga.

Tapi, nggak perlu berlarut dalam kebingungan sebab kita harus paham hukum perpolitikan, bahwa beda arena beda kolega. Okelah kalau di pusat, PDIP sebelumnya berseberangan dengan Gerindra, tapi itu nggak bisa jadi pakem di arena Tangsel.

Lagian juga, Gerindra kan sudah lumayan mau berjabat tangan dengan PDIP di kabinet kan, cuy? Pun juga, meski PKS nggak ada habisnya kritik pemerintah yang ada nama Ma’ruf Amin di dalamnya, tetap saja itu bisa hanya berlaku di pusat, bukan di Pilwalkot ya.

Justru, yang menarik nih, ke mana kira-kira dukungan elite politik pusat berlabuh? Kalau Pak Prabowo dan Pak Ma’ruf Amin mimin no comment deh, sebab blood thicker than water kan, cuy? Darah lebih kental dari air.

Maksud mimin tuh lebih ke elite yang lain, dalam hal ini Pak Jokowi. Ya meski nggak bisa ikut campur, tapi publik lhosudah paham, bahwa hajatan di daerah pasti ada campur tangan tak terlihat dari pusatnya. Mau bukti? Tengok saja Pilkada Solo ya, cuy. Upps. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait