Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Prabowo (Hampir) Ghosting Lagi?

Prabowo (Hampir) Ghosting Lagi?


A43 - Wednesday, June 2, 2021 16:00
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada September 2020 lalu. (Foto: Antara)

0 min read

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kini menjadi sorotan publik akibat kabar akan besarnya anggaran pertahanan Rp 1,7 kuadriliun dalam sebuah rancangan Peraturan Presiden (Perpres). Setelah sebelumnya tidak hadir di rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR, Prabowo kini dikabarkan hadir. Untung saja tidak ghosting lagi.


PinterPolitik.com

“Don’t go ghost on me, I'ma go Thriller on you” – Drake, “Mine” (2013)

Siapa sih yang suka di-ghosting? Hampir semua orang pasti tidak mau apabila kena atau jadi korban ghosting. Istilah satu ini biasa digunakan untuk menggambarkan situasi ketika si doi tiba-tiba hilang tanpa kabar dan jejak.

Nah, bagi kalangan milenial dan generasi Z, istilah ini mungkin nggak asing lagi tuh. Lha, gimana nggak? Banyak lho orang yang akhirnya melakukan ghosting – khususnya mereka-mereka yang ditemui di aplikasi-aplikasi pencarian jodoh (dating apps) macam Tinder dan Bumble. Hehe.

Istilah ini makin viral kala ada kabar bahwa putra Presiden Joko Widodo – Kaesang Pangarep – disebut menjadi pelaku ghosting kepada mantan pacarnya yang bernama Felicia Tissue. Eits, tapi, mimin nggak sedang ingin bahas Kaesang ya. Mungkin, itu ranahnya Lambe Turah tuh. Hehe.

Justru nih, kabar semacam ghosting yang sempat membuat mimin sempat geram adalah kabar seputar Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Gimana nggak? Pada hari Senin (31/4) kemarin, Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra ini dikabarkan tidak hadir dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Baca Juga: Kaesang, Pelajaran untuk Prabowo?

Utang Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Padahal nih ya, masyarakat tengah dibuat penasaran oleh kabar yang tersebar di media yang mengatakan bahwa terdapat rancangan Peraturan Presiden (Perpres) yang menempatkan anggaran pertahanan sebesar USD 124.995.000.000 (sekitar Rp 1,7 kuadriliun). Uniknya lagi, tersebar juga tuh surat ditandatangani Pak Prabowo yang menunjuk PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) untuk menjadi pengelola program tersebut.

Alhasil, sejumlah anggota Komisi I DPR dibuat kecewa dong karena ketidakhadiran Pak Prabowo – misalnya politikus PDIP Effendi Simbolon. Hmm, wakil rakyat aja kecewa, apalagi masyarakatnya ya, guys. Hadeeh.

Masa iya Pak Prabowo ini mau ghosting terus kalau masyarakat tengah mencari jawaban? Misal, kala publik diramaikan dengan kasus korupsi yang melibatkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Edhy Prabowo, lagi-lagi, Ketum Gerindra tersebut malah banyak diam dan jarang terlihat di publik dan media.

Wah, masa iya pas tahun 2024 nanti Pak Prabowo juga ghosting-an gini? Hmm. Kan, udah banyak lho yang berharap agar Pak Menhan bisa menjadi calon presiden (capres) paling potensial pada tahun politik tersebut.

Eits, tapi, tenang dulu, guys. Pak Prabowo akhirnya dikabarkan hadir kok di rapat DPR pada hari Rabu (2/6) ini. Ya, itupun terjadi setelah ada rencana atau ancaman pemanggilan paksa. Mari kita tunggu sajalah ya apa penjelasan dari Pak Menhan nanti. (A43)

Baca Juga: Mampu Prabowo Lawan “Mister M”?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait