HomeCelotehPendakian Panjang Puan Maharani

Pendakian Panjang Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani mengunggah sebuah video yang berisikan perjalanannya ketika mendaki Kawah Ijen, Jawa Timur, di akun Instagram miliknya. Apakah pendakian ini justru ikut melambangkan pendakian elektabilitas Puan?


PinterPolitik.com

“Mendaki gunung lewati lembah. Sungai mengalir indah ke samudera. Bersama teman, bertualang” – OST. Ninja Hatori

Siapa sih yang nggak suka berlibur dan melaksanakan sebuah escape dari hiruk pikuk perkotaan? Sebagian besar dari kita pasti pengen tuh untuk menikmati keindahan alam dan meninggalkan kesibukan kota yang terkadang merasa mencekam.

Vibe semacam ini mungkin bakal terasa banget setelah menonton film-film petualangan alam seperti 5 cm (2012). Film ini mengisahkan soal lima sahabat yang akhirnya memutuskan untuk mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa – yakni Gunung Semeru – sekaligus untuk menemukan makna persahabatan yang sebenarnya.

Nah, perjalanan-perajalanan menyusuri keindahan alam seperti ini tampaknya nggak hanya menciptakan ketertarikan di kalangan umum, melainkan juga sejumlah politisi. Salah satunya adalah Ketua DPR RI Puan Maharani.

Kalau mimin perhatikan unggahan Mbak Puan di halaman Instagram miliknya, Ketua DPR RI ini mendaki Gunung Ijen lho beberapa waktu lalu. Gunung satu ini terletak di antara Bondowoso dan Banyuwangi di Jawa Timur.

Dalam video unggahan tersebut, Mbak Puan bercerita bahwa, untuk mencapai Kawah Ijen, dibutuhkan sekitar dua jam bila berjalan santai. Ketua DPP PDIP tersebut juga bercerita kalau ketinggian Kawah Ijen ini mencapai 2.368 meter dengan kemiringan jalur pendakian sekitar 25-35 derajat.

Baca Juga: Puan Sulit Taklukkan Ganjar?

- Advertisement -

Hmm, ya, bagus sih kalau akhirnya Mbak Puan berhasil mencapai puncak gunung tersebut. Tapimimin penasaran nih. Kalau “pendakian” jenis lain, Mbak Puan bakal bisa mencapai puncak nggak ya?

Baca juga :  NasDem Adalah Partai Main-main?

Katakanlah, gunung satu ini adalah Gunung Elektabilitas 2024. Waduh, bisa nggak ya mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ini mencapai puncak? Belum lagi, kalau pendakian gunung satu ini perlu cepet-cepetan dengan peserta lainnya tuh, seperti Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma).

Hmm, apa mungkin pendakian ke Kawah Ijen oleh Mbak Puan ini adalah latihan untuk mendaki gunung satu ini ya? Tenang, Mbak Puan. Dengar-dengar, PDIP sudah menyediakan sejumlah “peralatan” untuk pendakian ini. Sampai-sampai, Mas Ganjar sendiri disebut nggak memiliki kesempatan seluas Mbak Puan nihHehe.

Mungkin, lain kali, Mbak Puan bisa mencoba mendaki gunung tertinggi di Jawa seperti lima sahabat yang ada dalam film 5 cm. Boleh jadi, perlu latihan yang lebih sulit untuk menguasai lebih banyak skill. Semangat pendakian panjangnya, Mbak Puan. Hehe. (A43)

Baca Juga: Puan Tak Bisa Jadi Presiden 2024?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

PDIP Takut Jokowi “Dijilat”?

“PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya...

More Stories

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?