HomeCelotehMenteri Agama Sang Pemaaf

Menteri Agama Sang Pemaaf

Walau masih banyak yang mengecam, namun Menteri Agama Lukman Hakim meminta masyarakat memaafkan Sukmawati.


PinterPolitik.com

“Orang lemah sangat sulit memberi maaf, sebab pengampunan hanya milik orang yang kuat.” ~ Mahatma Gandhi

[dropcap]K[/dropcap]ecam mengecam terkait puisi “Ibu Indonesia” yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri masih belum juga sirna, padahal Putri Proklamator itu udah bikin konfrensi pers untuk menyampaikan permintaan maafnya. Pakai nangis-nangis segala lagi. Ya sih, sumbu pendek emang gampang terbakarnya, susah memadaminnya.

Padahal sih, di Islam sendiri kan diajarkan untuk selalu saling maaf memaafkan. Masa iya kudu nunggu lebaran dulu sih, maapin Sukmawatinya? Jangan malah makin digoreng. Masa iya sih itu ajaran Rasulullah? Jadi buat apa tuh setiap tahun puasa di bulan Ramadhan, kalau emosi masih belum juga bisa dikekang? Ah, entahlah.

Sejatinya sih, kalau ada orang yang khilaf kayak gitu, ya disadarkan dengan baik-baik. Diajak lebih mengenal lagi, kalo cadar itu emang gunanya buat nutupin muka doang, bukan buat keren-kerenan. Kalo Adzan itu emang seruan atau panggilan mengajak shalat, jadi enggak bisa disamain dengan kidung yang emang seni suara. Gitu kan seharusnya? Tapi kenapa malah di bully  dan mau di demo?

Sengaja atau tidak, ya urusannya dia dengan Tuhannya aja lah ya. Tunjukin aja kalau umat Islam itu, enggak se-baper yang banyak orang pikirkan. Kalau udah begitu, masalah kelar kan? Apa iya sih, Sukmawati yang putri tokoh kemerdekaan mau bikin kacau negeri ini? Kalau mau mengacaukan Pilkada partai tertentu, ya mungkin aja sih. Tapi, apa sampe segitunya sih? Hmm.

Acungan jempol lah buat Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dengan ajakan permintaan maafnya. Menteri yang kayak gini nih, kudu ditiru. Pemaaf dan enggak baperan, biarpun ada yang ngatain dia pakai kata kasar juga, ya dia mah santai aja. Tinggal laporin ke Polisi, kan kelar urusan. Nah, di kasus Sukmawati juga gitu lah.

Baca juga :  Baim Wong Saingan Kang Emil?
- Advertisement -

Ngapain juga sampe mencak-mencak sama omongan orang ya Pak, bikin otak rumit dan hati sakit aja. Pas banget deh ama jabatannya. Asal para penipu travel Umroh jangan ikut-ikut dimaapin juga ya Pak, tetap harus diproses ke polisi, lho. Betulin juga lah itu urusan administarasi serta perlindungan jamaahnya. Biar makin amanah lagi tugasnya sebagai menteri agama. (R24)

spot_img

#Trending Article

Ma’ruf Amin Apes di Pilkada 2020

"Kami menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Tangsel karena belum dapat memenangkan harapan perubahan. Hasil penghitungan suara kami tidak banyak dibandingkan paslon lain". - Siti...

Janji Surga ala Ma’ruf Amin?

“Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang memeluk Islam terbanyak di dunia. Siapa yang berkata la ilaha illallah dakholal jannah masuk surga. Berarti penduduk surga itu kebanyakan...

Hadi dan Seragam “Militer” ATR/BPN

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto buat seragam baru bagi ASN dan PNS Kementerian ATR/BPN. Mengapa pergantian seragam ini jadi penting?

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Ceker Ayam, Rahasia Kemajuan Tiongkok?

“Kami berusaha menyerap kenaikan harga komoditas ini, dengan memanfaatkan seluruh bagian ayam. Itu berarti menggunakan setiap bagian ayam, kecuali bulunya, kurasa.” – Joey Wat, CEO...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Anies Ikuti Jejak Soekarno?

“Perubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, dilakukan agar Rumah Sakit ikut ambil peran dalam pencegahan penyakit, sekaligus mempromosikan hidup sehat.” – Anies Baswedan,...

Melacak Arah Petir Brigadir J?

“CCTV harus diuji. Kenapa harus diuji? Pertama CCTV sudah disambar petir. Maka kalau tiba-tiba CCTV ketemu kembali, harus dibikin acara dengan petir, kapan petir...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...