Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Indonesia Lebih Hebat dari Rusia?

Indonesia Lebih Hebat dari Rusia?


A43 - Tuesday, October 26, 2021 19:00
Tim putra bulu tangkis Indonesia memenangkan Piala Thomas 2020 dengan mengalahkan Tiongkok pada pertengahan Oktober 2021. (Foto: INABadminton)

0 min read

Indonesia berhasil menjuarai Thomas Cup 2020 pada Oktober 2021 ini. Namun, Sang Saka Merah Putih tidak berkibar dalam pengumuman kemenangan itu. Mengapa demikian?


PinterPolitik.com

Pada suatu hari yang cerah di alternate universe Bumi-45, terlihat sejumlah pihak tengah bersiap untuk menjalankan sebuah forum internasional yang dikenal sebagai B20 (The Big Twenty). Beberapa negara anggota dari B20 adalah Amerika Serikat (AS), Indonesia, Rusia, dan sebagainya.

Mereka pun membicarakan berbagai persoalan krusial yang melanda dunia Bumi-45 – mulai dari persoalan ekonomi hingga ancaman serangan alien. Meski begitu, mereka pun tetap menyempatkan untuk berbincang-bincang santai di tengah-tengah seriusnya berbagai masalah yang dihadapi dunia.

Topik-topik yang mereka obrolkan pun banyak yang menarik. Australia, misalnya, bercerita soal mainan barunya yang baru didapatkan dari AS. Bahkan, mendengar cerita itu, Tiongkok dikabarkan iri dan dengki dengan mainan baru Australia.

Tidak hanya soal mainan baru, mereka juga saling pamer soal bendera-bendera yang mereka gunakan. AS, misalnya, bercerita soal benderanya yang dalam sejarahnya bergonta-ganti – seiring dengan bertambahnya jumlah negara bagian yang ditandai dengan jumlah bintang di bendera Star Spangled Banner.


Amerika: Tuh, coba kalian lihat bendera saya. Bendera saya ganti berkali-kali sepanjang sejarah. Berarti emang udah takdir kalau saya bisa menguasai lebih banyak wilayah di benua Amerika. It is our manifest destiny lah.

Tiongkok: Idih, gitu aja sombong. Saya dong berganti bendera karena perjuangan yang kita lalui. Coba kalau Pak Sam ingat dulu sebelum tahun 1949. Beda kan sama bendera sekarang? Sekarang, bendera saya merah menyala dengan satu bintang besar yang bersinar.

Afrika Selatan: Ya, semua negara punya jalannya masing-masing lah ya. Bendera saya juga punya sejarah panjang juga lho. Dengan bendera kami yang baru, kita meninggalkan sejarah diskriminasi dan apartheid di negara kita – menjadi satu Afsel dengan keberagamannya.


Baca Juga: Pentingnya Emas Olimpiade Bagi Jokowi


Amerika: Widih, keren keren Afsel. Madiba emang top lah. Kalau kamu, Indonesia, kamu pernah ganti bendera nggak?

Indonesia: Kalau saya sih dari awal merdeka nggak pernah ganti bendera. Kan, bendera kami Sang Saka Merah Putih yang bakal berkibar selama-lamanya di Bumi Pertiwi.

Tiongkok: Lho, bukannya kemarin kamu ganti bendera ya, Indonesia? 

Indonesia: Mana ada? Nggak pernah saya ganti bendera pusaka saya.

Tiongkok: Lha, kemarin pas kita ketemu di Thomas Cup 2020? Perasaan kamu pakai bendera yang beda deh.

Indonesia: Hmm, itu.. Itu gara-gara Mbak Wada ngasih hukuman ke saya sih.. Gara-gara katanya saya nggak comply dengan peraturan anti-doping.

Rusia: Hahahaha. First time?

(A43)

Baca Juga: Mimpi Olimpiade Indonesia Terlampau Jauh?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait