Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Gerindra Si Anak Bawang

Gerindra Si Anak Bawang


K16 - Friday, June 29, 2018 13:54
Prabowo Subianto

0 min read

"Kalau di Pilgub kita memang melawan ‘mainstream’ karena strategi kita adalah memang untuk memperkuat mesin partai. Jadi, sekalipun kita kalah, tapi secara organik Partai Gerindra mesinnya hidup," ~ Wakil Ketua Gerindra, Ferry Juliantono.






PinterPolitik.com

[dropcap]H[/dropcap]asil hitung cepat (quick count) Pilkada Serentak 2018 sepertinya menyisakan duka lara bagi beberapa parpol. Pasalnya tidak semua Parpol mendapatkan kemenangan sebagai mana yang mereka harapkan. Khusus untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub), ada satu partai -berdasarkan hasil hitung capat Komisi Pemilihan Umum (KPU)- hanya memperoleh kemenangan di empat provinsi saja.

Dan eng ing eng, partai itu adalah Gerindra. Siapa sangka ya, partai yang selama ini bisa dibilang menahkodai koalisi partai oposisi ternyata justru memperoleh hasil yang miris. Hasilini menempatkan Gerindra sebagai partai dengan perolehan kemenangan paling sedikit  dari 17 Pilgub. Uuu, kician banget.

Empat Pilgub yang dimenangkan Gerindra hanyalah Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua, versi hitung cepat KPU. Hanya saja untuk Papua, data yang masuk ke KPU masih sedikit di kisaran 10 persen dari total suara.

Ya udah, gak usah ditangisi berlebih. Mungkin ini sebuah karma bagi Gerindra karena hobi menggunakan politik SARA saat kampanye beberapa waktu lalu. Ups. Coba kemarin mereka menggunakan politik santun, mungkin hasilnya akan beda sekarang. Tapi nasi udah menjadi lontong, mau apa coba sekarang?

Keoknya Gerindra di banyak provinsi mengindikasikan partai ini cuma begayaan doang, tapi mesin partainya tumpul. Sok lempar isu menyudutkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tudingan gak berdasar tanpa diimbangi data yang kuat. Wajar aja kalau rakyat pada akhirnya berpaling.

Padahal Gerindra paling getolbersuara sebagai sentral dari poros partai oposisi. Dengan pedenya Gerindra mengusung calon presiden dari kadernya sendiri. Kayaknya, untuk calon wakil presidennya pun tetap mereka yang atur. Mmm, mau menang banyak rupanya. Caur juga ego partainya.

Apa Gerindra nanti masih ngotot mengusung Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sebagai capres? Ayo lah sadar diri. Bikin mupeng aja sih ulah kalian ini. Boleh lah dulu Gerindra berjaya pada Pilpres 2014 silam, tapi nyatanya di Pilgub 2018 partai ini cuma jadi anak bawang aja. Kalau masih begayaan terus, bisa jadi semua partai pada ogah nempel sama Gerindra.(K16)

Berita Terkait